

Analisis Pasar
Weekly Market Outlook: 30 Oktober 2026

BOJ Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Namun Sinyal Kenaikan Masih Terbuka.
Bank of Japan (BOJ) diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di level 1,25% dalam rapat kebijakan pada 30 Oktober 2026. Meskipun belum diperkirakan menaikkan suku bunga pada pertemuan kali ini, BOJ masih menunjukkan kecenderungan hawkish karena risiko inflasi tetap meningkat dan suku bunga riil Jepang masih berada di wilayah negatif. Proyeksi inflasi untuk tahun fiskal 2027 dan 2028 juga diperkirakan tetap berada di atas target 2%. (Think ING)
Dari sisi pasar, ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember 2026 semakin diperhatikan, dengan pasar memperhitungkan peluang kenaikan sebesar 25 basis poin. Sikap hawkish BOJ berpotensi memberikan dukungan terhadap JPY dan menekan pasangan USDJPY. Namun, penguatan USD serta sikap kebijakan The Fed yang masih ketat dapat membatasi pelemahan USDJPY. (Think ING)
IHSG Tertekan Hampir 2%. Kembali Terancam Jebol Level Psikologis 5.000 Pagi Ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan jual pada perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026. Setelah ditutup melemah 3,49% ke level 5.098,05 pada perdagangan sebelumnya, IHSG dibuka turun 0,61% ke level 5.066 pada pukul
09.01 WIB. Tekanan semakin besar akibat pelemahan nilai tukar Rupiah, arus keluar modal asing (capital outflow), serta kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan klasifikasi pasar Indonesia oleh MSCI dari Emerging Market menjadi Standalone Market. (Bloomberg Technoz)
Sentimen negatif tersebut diperkuat oleh aksi jual investor asing yang mencapai Rp1,52 triliun di pasar reguler, dengan tekanan besar pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. Kondisi ini meningkatkan risiko pelemahan lanjutan IHSG dan membuat level psikologis 5.000 menjadi perhatian utama pelaku pasar. (Bloomberg Technoz)
Fundamental Analysis
XAUUSD – Harga emas masih menghadapi tekanan dari ekspektasi kebijakan moneter The Fed yang cenderung hawkish. The Fed mempertahankan suku bunga di level 3,75%–4,00%, tetapi terdapat dua pejabat yang menginginkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin. Pasar juga masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada Desember, sehingga ekspektasi imbal hasil obligasi dan kekuatan USD berpotensi membatasi daya tarik emas. Pada perdagangan 30 Oktober, harga emas tercatat turun sekitar 0,3% ke US$4.008 per troy ounce. (Reuters)
USDJPY - Pasangan USDJPY masih menghadapi ketidakpastian menjelang keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ) pada 30 Oktober 2026. BOJ diperkirakan mempertahankan suku bunga di level 1,25%, tetapi pasar mengantisipasi pernyataan yang lebih hawkish dan peluang kenaikan suku bunga pada Desember. Ekspektasi tersebut diperkuat oleh inflasi inti Tokyo yang masih berada di 2,6% secara tahunan, di atas target inflasi BOJ sebesar 2%. Kondisi ini berpotensi meningkatkan permintaan terhadap JPY dan memberikan tekanan terhadap USDJPY. (Reuters)
NIKKEI - Indeks Nikkei 225 berpotensi menghadapi tekanan jual seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap sektor teknologi dan saham-saham semikonduktor. Pelemahan saham Alphabet di Wall Street akibat kekhawatiran terhadap besarnya investasi AI turut memicu aksi jual pada saham teknologi Jepang. Pada perdagangan 30 Oktober 2026, Nikkei tercatat turun sekitar 1,3% ke level 63.808,89, dengan saham Advantest dan JX Advanced Metals menjadi salah satu pemberat indeks. (Wall Street Journal)
Calendar:
Technical Analysis
XAUUSD
Technical Trends
- Short Term = Bearish
- Medium Term = Bearish
- Long Term = Bearish
Commodity Pick
Technical Review
Pada timeframe Daily, Gold masih dalam tendensi pelemahan signifikan akibat Sentiment Hawkish Suku bunga yang masih akan terjadi kenaikan 1x kembali. Dan Secara Teknikal Harga tidak mampu menembus resistance kuat 4080 dan membentuk Swing high baru dan berpotensi bergerak turun ke Support level terdekat 3980 hingga 3946.
USDJPY
Technical Trends
- Short Term = Bearish
- Medium Term = Bearish
- Long Term = Bullish
Commodity Pick
Technical Review
Pada timeframe Daily, USDJPY kembali mengalami rejection kuat pada zona resistance 158.342–159.047, yang mengindikasikan adanya tekanan jual di area tersebut. Saat ini, harga menunjukkan tendensi pelemahan dan berpotensi membentuk pola ABC Correction. Selama tekanan bearish masih berlanjut, USDJPY berpeluang bergerak turun menuju zona support terdekat di 154.673–155.443.
NIKKEI
Technical Trends
- Short Term = Bearish
- Medium Term = Bearish
- Long Term = Bearish
Index Pick
Technical Review
Pada timeframe Daily, indeks Nikkei gagal menembus zona resistance di 65.097–66.328 dan membentuk Swing High baru yang dikonfirmasi oleh pola Bearish Doji. Kondisi ini mengindikasikan potensi pembalikan arah dan membuka peluang terbentuknya pola ABC Correction. Jika tekanan jual berlanjut, indeks Nikkei berpotensi mengalami pelemahan menuju zona support terdekat di 59.222–60.554.
Peringatan Risiko: Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi dan edukasi. Seluruh konten di atas tidak dapat dianggap sebagai nasihat keuangan, ajakan, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen investasi apa pun. Perdagangan aset finansial (Saham, Forex, Komoditas) melibatkan risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kehilangan modal. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari keputusan investasi pembaca. DYOR (Do Your Own Research) sangat disarankan
Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.


