

Market Analysis
Rekomendasi Harian Indeks Nikkei 28 September 2026

(Vibiznews – Index) Prediksi perdagangan Indeks Nikkei 225 hari ini, Senin, 28 September 2026, diperkirakan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat terbatas, setelah pada penutupan hari Jumat lalu indeks melonjak 1,30%, atau naik 850,21 poin, ke level 66.364,20. Kenaikan tersebut mencatatkan tren kemenangan beruntun bursa Tokyo selama lima sesi berturut-turut.
Pada pembukaan pagi ini, indeks terpantau sempat bergerak fluktuatif namun berhasil memperluas penguatannya hingga sempat berada di area 66.817, didorong oleh sentimen domestik.
Sejumlah faktor diperkirakan akan membentuk arah pergerakan indeks pada sesi hari ini. Pertama, batas akhir berburu dividen. Hari ini merupakan hari perdagangan terakhir bagi investor untuk mengamankan hak dividen interim periode tengah tahun bagi mayoritas emiten besar di Jepang. Aksi borong dari investor institusi maupun ritel pada sektor perbankan, asuransi, dan manufaktur berorientasi dividen tinggi menjadi mesin penggerak utama pasar sejak pembukaan.
Kedua, resiliensi sektor AI dan chip. Saham-saham infrastruktur teknologi dan kecerdasan buatan di Tokyo terus mendapatkan momentum positif eksternal. Emiten raksasa seperti SoftBank Group dan Kioxia memimpin penguatan awal pekan ini, memanfaatkan rotasi modal regional yang keluar dari bursa Hong Kong.
Ketiga, sikap hati-hati menanti arah kebijakan BOJ. Ruang penguatan indeks hari ini ditahan oleh sikap wait-and-see investor terhadap langkah pengetatan moneter lanjutan dari Bank of Japan. Ketidakpastian mengenai kapan BOJ akan kembali menaikkan suku bunga acuan setelah mencapai 1,25% membuat pasar bergerak lebih hati-hati.
Keempat, geopolitik Timur Tengah. Pasar Asia-Pasifik secara makro juga memantau ketat kebuntuan diplomasi di Timur Tengah, setelah laporan akhir pekan menyebutkan AS menolak proposal gencatan senjata bersyarat dari Iran. Kondisi ini berisiko memicu kembali gangguan pasokan minyak bumi dan menekan prospek biaya energi emiten Jepang.
Analisis Teknikal: Support, Resistance, dan Pivot
Mengacu pada penutupan sesi Jumat di level 66.364,20 sebagai basis kalkulasi, berikut proyeksi teknikal untuk perdagangan hari ini:
Kategori | Level | Kategori | Level
R3 | 67.900 | S1 | 65.830
R2 | 67.400 | S2 | 65.330
R1 | 66.900 | S3 | 64.800
Pivot | 66.364 |
Buy Avg | 66.100 | Sell Avg | 66.600
Rekomendasi Perdagangan
Analyst Vibiz Research menilai bahwa posisi Indeks Nikkei 225 saat ini di kisaran 66.817 telah bergerak di atas area Pivot Point 66.364 dan mendekati level Resistance 1 di 66.900, mengonfirmasi momentum bullish masih terjaga pada awal pekan ini. Penguatan lima sesi berturut-turut, ditambah dorongan aksi berburu dividen, membuat indeks masih memiliki tenaga untuk menguji area resisten terdekat.
Bagi pelaku pasar yang sudah memiliki posisi beli dari reli pekan lalu, disarankan untuk menerapkan strategi trailing stop guna mengamankan keuntungan portofolio. Setelah lima sesi kenaikan beruntun, indeks berpotensi mengalami aksi ambil untung, terutama pasca batas akhir cum-dividend hari ini, ketika minat beli yang bersifat musiman biasanya mereda. Area Support 1 di 65.830 menjadi bantalan pertama yang perlu diwaspadai apabila terjadi koreksi.
Sementara itu, bagi investor yang berencana mengambil posisi beli baru, sebaiknya menahan diri dan menunggu momen koreksi wajar mendekati area Pivot Point di kisaran 66.364, atau area Buy Avg di 66.100. Membeli pada area harga atas setelah reli beruntun memiliki profil risiko yang cukup besar, mengingat sentimen geopolitik Timur Tengah dan ketidakpastian arah kebijakan BOJ masih berpotensi membalikkan arah pasar sewaktu-waktu.

