English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Rekomendasi Forex EUR/USD 22 September 2026 : Tertekan Penguatan Dolar AS; Harapkan Dukungan Pejabat ECB

Vibiznews · 1 Views

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada hari Senin, tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,20% pada 1.1464.

Euro tertekan penguatan dolar AS.

Selain itu, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Jerman (Bund) tenor 10 tahun ke level terendah satu minggu di angka 3,442% turut memperlemah selisih suku bunga yang menguntungkan euro.

Namun, penurunan harga minyak mentah sebesar 4% pada hari Senin memberikan dukungan bagi ekonomi Zona Euro dan mata uang euro, mengingat Eropa merupakan importir sebagian besar kebutuhan energinya.
Selain itu, laporan bulanan Bundesbank yang dirilis pada hari Senin bernada agak hawkish dan mendukung euro, karena laporan tersebut memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jerman yang lebih kuat pada kuartal keempat di tengah harga energi yang tetap tinggi.

Dalam laporan bulanan yang dirilis pada hari Senin, Bundesbank Jerman menyatakan bahwa PDB kuartal ketiga hanya akan tumbuh secara “moderat” akibat faktor jangka pendek seperti rendahnya permukaan air Sungai Rhine; namun, ekonomi diperkirakan akan kembali tumbuh dengan laju yang “lebih kuat” pada kuartal keempat dan “tetap berada di jalur pemulihan saat ini.” Bundesbank menambahkan bahwa “harga yang terus tinggi—tidak hanya untuk minyak mentah tetapi juga untuk gas alam dan listrik—dapat memperbesar dampak langsung maupun tidak langsung serta menunda kembalinya tingkat inflasi ke angka 2%.”

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 46% bagi ECB untuk menaikkan suku bunga sebesar +25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 29 Oktober.

Malam nanti akan dirilis data Consumer Confidence Flash September Zona Euro yang diindikasikan menurun.
Juga akan ada pernyataan dari pejabat ECB Buch.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak turun jika penguatan dolar AS berlanjut. Namun jika harga minyak berlanjut menurun, akan menguatkan Euro. Jika pernyataan pejabat ECB memberikan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga ECB, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1452-1.1440. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1486-1.1508.