Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia
English
Masuk
Daftar
0
Analisis PasarAnalisis Pasar

Analisis Pasar

BOJ Buka Peluang Percepat Kenaikan Suku Bunga, Waspadai Inflasi Jepang

KONTAN · 1 Tampilan

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ) membuka peluang untuk mempercepat kenaikan suku bunga jika tekanan inflasi meningkat.

Sikap ini mencerminkan kekhawatiran para pembuat kebijakan terhadap risiko kenaikan harga yang semakin tinggi dan bertahan lama.

Risalah rapat BOJ pada September yang dirilis Kamis (5/11/2026) menunjukkan, sejumlah anggota dewan menilai kenaikan suku bunga masih diperlukan untuk menjaga inflasi tetap terkendali.

Bahkan, salah satu anggota mengisyaratkan bahwa BOJ perlu mempercepat pengetatan kebijakan moneter jika tekanan harga melampaui perkiraan.

"Jika muncul tanda-tanda kenaikan harga yang menyimpang ke atas dari perkiraan, BOJ perlu mempercepat laju kenaikan suku bunga," demikian salah satu pandangan anggota dewan yang tercatat dalam risalah tersebut.

Anggota dewan lainnya menilai BOJ tidak perlu terburu-buru mengambil tindakan. Namun, bank sentral harus mengarahkan kebijakan secara tepat untuk mencegah kenaikan harga yang berlebihan dan berlangsung terus-menerus.

Dalam rapat September, BOJ menaikkan suku bunga acuan menjadi 1,25%, level tertinggi dalam 31 tahun.

Langkah tersebut sekaligus menandai perubahan pendekatan kebijakan moneter BOJ yang kini lebih berfokus menjaga inflasi agar tidak melampaui target 2%.

Kekhawatiran terhadap inflasi juga terlihat dari proyeksi sejumlah anggota dewan. Mereka memperkirakan inflasi konsumen akan meningkat mulai musim gugur, seiring hasil survei yang menunjukkan semakin banyak produk pangan mengalami kenaikan harga.

Selain itu, konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang kembali mendorong kenaikan harga minyak mentah dinilai berpotensi mempertahankan tekanan inflasi di Jepang.

Meski mempertahankan suku bunga pada rapat berikutnya di Oktober, BOJ tetap menunjukkan kewaspadaan terhadap risiko inflasi. Sikap tersebut semakin memperkuat ekspektasi pasar bahwa bank sentral Jepang berpeluang kembali menaikkan suku bunga pada Desember.

Salah satu anggota dewan juga mengingatkan BOJ agar tidak terlalu berhati-hati dalam merespons tekanan harga.

"BOJ harus terus bertindak tepat waktu tanpa terlalu berhati-hati dalam menaikkan suku bunga," demikian pandangan anggota tersebut.

Anggota dewan itu juga mendorong pendalaman analisis terhadap risiko inflasi sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan moneter berikutnya.