English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Mau Punya Saham AAPL dan TSLA? Ini Cara Mudah Jadi Investor Global

Ocky Satria · 59.9K Views

Mau Return Trading Tinggi Perhatikan Volatilitas dan Risiko

Berinvestasi di saham global seperti Apple Inc. (AAPL) dan Tesla Inc. (TSLA) bukan lagi impian yang sulit digapai bagi investor Indonesia. Di era digital saat ini, memiliki saham perusahaan raksasa Amerika Serikat dapat dilakukan dengan mudah melalui platform investasi online.

Berikut ini langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk menjadi investor global, sekaligus memberikan pemahaman tentang pendekatan dan strategi yang bisa diterapkan demi memaksimalkan hasil investasi, khususnya di US Stocks.

Ini 6 Cara Mudah Jadi Investor Global

Menjadi investor global tidak harus rumit. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda pahami untuk menjadi investor Global, seperti

1. Tipe-tipe Investor

Sebelum memulai investasi, penting untuk mengenali tipe investor yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan finansial pribadi. Secara umum, investor dapat dikategorikan menjadi tiga:

  • Konservatif

Investor tipe ini cenderung menghindari risiko. Mereka lebih menyukai instrumen investasi yang stabil dan aman seperti obligasi atau deposito.

  • Moderate (Moderat)

Tipe ini bersedia mengambil risiko terbatas demi potensi imbal hasil yang lebih tinggi. Mereka biasanya menyeimbangkan portofolio antara saham dan instrumen pendapatan tetap.

  • Agresif

Investor agresif tidak keberatan mengambil risiko besar demi imbal hasil yang tinggi. Mereka biasanya memiliki horizon waktu jangka panjang dan portofolio yang didominasi saham.

Memahami tipe investor akan membantu dalam menentukan pendekatan dan strategi investasi yang paling cocok, khususnya jika Anda ingin berinvestasi pada US Stocks atau saham Amerika Serikat, seperti Apple Inc. (AAPL) dan Tesla Inc. (TSLA).

Baca juga: 11 Saham Luar Negeri dengan Dividen Terbesar di Tahun 2026

2. Gaya Investasi Saham

Selain tipe-tipe investor, terdapat beberapa gaya atau pendekatan yang umum digunakan dalam berinvestasi saham, misalnya:

  • Growth Investing

Jika Anda fokus pada perusahaan yang diperkirakan akan tumbuh pesat di masa depan. Misalnya, Tesla (TSLA), sebagai contoh saham growth yang terkenal karena inovasi dan ekspektasi pertumbuhannya, maka Anda memiliki gaya growth investing.

  • Value Investing

Jika Anda adalah seseorang yang mencari saham yang dianggap “undervalued” atau diperdagangkan di bawah nilai wajarnya, maka gaya investi yang sesuai adalah value investing.

  • Income Investing

Untuk gaya income investing dimana seorang investor mengutamakan saham yang memberikan dividen rutin dan tinggi, cocok untuk investor yang menginginkan pendapatan pasif.

  • Index Investing

Selanjutnya, jika Anda mengikuti indeks pasar seperti S&P 500, maka strategi ini dianggap lebih stabil karena menyebar risiko ke banyak saham dalam satu indeks.

Kenapa sebagai investor saham perlu untuk mengetahui gaya investasi? Karena dengan ini akan membantu menentukan pendekatan analisis, strategi masuk/keluar, dan toleransi risiko.

Baca juga: Trading vs Investasi, Trader vs Investor, Pilih Mana?

Wthdraw 100_-min

3. Apa itu Intelligent Investor? Pendekatan Value Investing ala Benjamin Graham, Warren Buffett, dan Charlie Munger

Salah satu pendekatan investasi paling legendaris adalah value investing, diperkenalkan oleh Benjamin Graham dalam bukunya The Intelligent Investor. Pendekatan ini kemudian diadopsi dan dimodifikasi oleh investor kelas dunia seperti Warren Buffett dan mendiang Charlie Munger.

Beberapa prinsip utama value investing yang penting untuk dipahami, adalah:

  • Margin of Safety

Membeli saham dengan harga yang jauh lebih rendah dari nilai intrinsiknya untuk mengurangi risiko. Apa itu nilai intrinsik? Adalah nilai wajar suatu aset, dalam hal ini jika Anda berbicara tentang US Stocks atau saham, prinsip ini membantu agar Anda tidak membeli saat harga overvalue. Margin of safety akan membantu Anda mendapatkan keuntungan lebih banyak karena harga beli jauh lebih kecil dari harga jual.

  • Fokus pada Nilai Jangka Panjang

Selain margin of safety, Value investor percaya bahwa market akan pada akhirnya mencerminkan nilai sebenarnya suatu perusahaan. Oleh karena itu, mereka tidak terganggu oleh fluktuasi jangka pendek atau perubahan harga di suatu periode tertentu karena sudah mengetahui nilai dari saham yang dibeli.

  • Investasi Berdasarkan Fundamental

Kebiasaan dari value investor adalah melihat laporan keuangan, neraca, laba rugi, dan arus kas untuk menentukan kesehatan bisnis, bukan hanya mengikuti tren pasar. Ini adalah fundamental analisis yang menjadi alasan keputusan buy, sell, atau hold dari saham.

  • Karakter dan Integritas Manajemen

Buffett dan Munger menekankan pentingnya tim manajemen yang jujur, transparan, dan kompeten. Kenapa integritas dari manajemen menjadi hal penting? Karena perusahaan akan maju dalam jangka panjang tergantung pada siapa yang mengelola, jika manajemen suatu perusahaan memiliki kredibilitas dan integritas, maka harga dipastikan memiliki future value.

Contoh penerapan:

  1. Buffett membeli saham Apple (AAPL) karena ia melihat value jangka panjang dari ekosistem produknya, loyalitas konsumen, dan kemampuan perusahaan menciptakan recurring revenue.
  2. Charlie Munger terkenal karena pendekatannya yang logis dan menggunakan multidisciplinary thinking dalam mengevaluasi perusahaan.

Value investing bukan hanya tentang membeli saham murah, tetapi membeli perusahaan hebat pada harga yang masuk akal.

Baca juga: Apa yang Bikin Saham AAPL Jadi Favorit Trader Global?

4. Strategi Investasi

Setelah menentukan gaya dan pendekatan, langkah berikutnya adalah menyusun strategi investasi. Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan baik di saham, crypto, dan komoditas.

  • Dollar Cost Averaging (DCA)

Membeli saham secara berkala dalam jumlah tetap, tanpa mempedulikan harga pasar. Strategi ini membantu mengurangi dampak volatilitas harga. Misalnya, Anda ingin membeli saham Apple (AAPL), maka setiap bulan Anda akan mengalokasikan nominal yang sama untuk membeli AAPL berapapun harganya.

  • Buy and Hold

Strategi ini melibatkan pembelian saham dan menyimpannya dalam jangka panjang. Cocok untuk investor yang percaya pada pertumbuhan nilai perusahaan dari waktu ke waktu. Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah untuk investasi forex dan crypto ada pengecualian melakukan strategy ini, dimana crypto Anda hanya bisa buy dan hold di BTC, sedang forex tidak untuk jangka panjang karena ada biaya SWAP.

  • Swing Trading

Strategi jangka menengah yang memanfaatkan pergerakan harga dalam hitungan hari atau minggu, memanfaatkan volatilitas pasar tanpa harus memantau harga setiap menit seperti day trading. Jika Anda trader dengan analisis teknikal yang mumpuni dalam mengidentifikasi titik masuk dan keluar yang optimal, maka swing trading adalah pilihan populer bagi trader yang ingin fleksibel dengan tekanan psikologis yang lebih rendah daripada day trading.

  • Rebalancing Portofolio

Secara berkala meninjau dan menyesuaikan alokasi aset dalam portofolio sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko. Anda bisa melakukan rebalancing portofolio dengan cara menjual aset yang naik signifikan dan membeli yang tertinggal, mencegah emosi pasar, dan menjaga keseimbangan risiko-return. Hal ini dilakukan secara berkala (waktu) atau ketika ada perubahan drastis (toleransi), memastikan portofolio tetap selaras dengan toleransi risiko Anda.

  • Analisis Fundamental vs. Teknikal

Penting untuk Anda memahami kondisi saham yang akan Anda beli atau nilai fundamental dengan menganalisis laporan keuangan, sektor industri, dan prospek bisnis. Sedangkan metode teknikal menggunakan grafik dan indikator teknis untuk menentukan waktu masuk dan keluar. Strategi yang tepat akan bergantung pada waktu yang dimiliki, pengetahuan pasar, dan tujuan finansial Anda.

Baca juga: Mengenal Saham Tesla: Profil, Strategi, dan Peluang Tradingnya!

trading Demo Aman-min

5. Diversifikasi Instrumen: US Stocks vs CFD US Stocks

Ketika ingin berinvestasi di saham AAPL dan TSLA, ada dua jalur utama:

  • US Stocks (Saham AS Langsung)

    • Anda membeli saham asli Apple atau Tesla melalui broker yang menyediakan akses langsung ke pasar saham AS (misalnya NASDAQ).
    • Cocok untuk investor jangka panjang.
    • Biasanya bisa mendapatkan dividen jika perusahaan membagikannya.
    • Membutuhkan konversi mata uang ke USD.
  • CFD (Contract for Difference) US Stocks

    • Anda tidak benar-benar memiliki saham tersebut, tetapi berspekulasi atas pergerakan harganya.
    • Cocok untuk strategi jangka pendek atau leverage.
    • Bisa trading dua arah: profit dari kenaikan atau penurunan harga.
    • Umumnya tidak mendapatkan dividen.

Perbandingan

US Stocks

CFD US Stocks

Kepemilikan

Ya

Tidak

Bisa Trading Dua Arah

Tidak

Ya

Dividen

Ya

Tidak

Leverage

Umumnya tidak

Ya

Risiko Tinggi

Sedang

Tinggi

Pemilihan antara keduanya bergantung pada tujuan dan strategi investasi Anda.

6. Mulai Investasi Global Sekarang

Kini, pertanyaannya bukan lagi “bisa atau tidak?”, tapi “kapan Anda mau mulai?”

Dengan kemajuan teknologi finansial (fintech), banyak platform investasi yang memungkinkan investor Indonesia membeli saham global, bahkan hanya dengan modal awal kecil. Anda hanya perlu:

  • Pilih Platform/Broker Terpercaya

Pastikan platform tersebut terdaftar dan diawasi oleh regulator, seperti BAPPEBTI/OJK (jika menyediakan layanan lokal). Dupoin Futures menjadi pilihan terbaik untuk diversifikasi aset dalam bentuk CFD US Stocks, seperti CFD AAPL atau TSLA.

  • Lakukan Registrasi Akun Trading

Proses registrasi biasanya mudah dan online. Anda akan diminta untuk verifikasi identitas dan bukti alamat.

  • Deposit Dana

Setor dana menggunakan metode pembayaran yang tersedia. Beberapa platform memungkinkan deposit dalam Rupiah yang otomatis dikonversi ke USD.

  • Mulai Beli Saham Favorit Anda

Cari AAPL (Apple) atau TSLA (Tesla) di platform, baca data fundamental, lalu beli sesuai strategi yang telah Anda susun.

  • Monitor dan Evaluasi Investasi

Gunakan tools dan analitik dari platform untuk memantau kinerja saham Anda.

Memiliki saham Apple dan Tesla kini bukan lagi sekadar mimpi. Anda bisa menjadi investor global dari rumah, cukup dengan koneksi internet dan strategi yang matang. Peluang membangun kekayaan tidak lagi terbatas pada dalam negeri saja.

Mulai perjalanan investasi global Anda hari ini! Daftarkan akun trading Anda di platform terpercaya Dupoin Futures dan raih potensi keuntungan dari pasar saham Amerika.

CTA Banner_Welcome Reward

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!