English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Altcoin dan Forex: Apa Hubungan Keduanya dalam Dunia Trading Modern?

Beladdina Annisa · 127.6K Views

Dunia trading saat ini semakin luas, tidak hanya mencakup pasar valuta asing tetapi juga dunia aset digital seperti altcoin. Keduanya memiliki karakteristik, peluang, dan risiko yang berbeda, namun tetap saling berhubungan dalam dinamika ekonomi global. 

Artikel ini akan membahas secara mendalam hubungan altcoin dan forex, perbandingan keduanya, hingga strategi yang bisa diterapkan trader modern untuk menggabungkan dua pasar ini dalam satu portofolio investasi.

Apa Itu Altcoin dalam Dunia Keuangan Digital?

Altcoin singkatan dari “alternative coin”, yang berarti semua aset kripto selain Bitcoin (BTC). Altcoin muncul sebagai bentuk inovasi dan penyempurnaan terhadap konsep yang diperkenalkan oleh Bitcoin, baik dari sisi teknologi, efisiensi transaksi, maupun tujuan penggunaannya.

Jika Bitcoin dirancang sebagai mata uang digital terdesentralisasi pertama yang berfungsi sebagai penyimpan nilai (store of value), altcoin memiliki fungsi yang lebih beragam. 

Contohnya, Ethereum (ETH) mendukung teknologi smart contract dan aplikasi terdesentralisasi (dApps), Solana (SOL) menawarkan kecepatan transaksi tinggi dengan biaya rendah, sementara Binance Coin (BNB) menjadi token utilitas dalam ekosistem Binance.

Keberagaman fungsi inilah yang membuat altcoin diminati oleh trader dan investor. Mereka melihat potensi besar dari teknologi blockchain di baliknya. 

Selain itu, volatilitas harga altcoin yang tinggi menjadi daya tarik tersendiri bagi trader jangka pendek yang mencari peluang profit cepat. Namun, volatilitas ini juga berarti risiko besar, sehingga dibutuhkan strategi dan pemahaman yang matang sebelum terjun ke pasar kripto.

Sekilas Tentang Trading Forex

image.png

Forex merupakan pasar global tempat memperdagangkan mata uang antarnegara. Pasar ini adalah yang terbesar di dunia, dengan volume transaksi harian mencapai lebih dari USD 7 triliun. 

Trader forex memperdagangkan pasangan mata uang (currency pairs) seperti EUR/USD, GBP/JPY, atau USD/IDR, dengan tujuan memperoleh keuntungan dari perubahan nilai tukar antar mata uang tersebut.

Forex beroperasi 24 jam sehari selama lima hari kerja dalam seminggu, terbagi dalam tiga sesi utama: Asia, Eropa, dan Amerika. Likuiditas yang tinggi dan kemudahan akses menjadikan pasar forex populer di kalangan trader global.

Selain itu, forex memiliki beragam instrumen seperti spot trading, futures, options, hingga contracts for difference (CFD). Pergerakan harga di pasar ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan bank sentral, data ekonomi seperti inflasi dan tingkat pengangguran, serta situasi geopolitik.

Berbeda dengan kripto yang masih relatif baru, pasar forex telah diatur secara ketat oleh lembaga resmi seperti BAPPEBTI di Indonesia, FCA di Inggris, atau CFTC di Amerika Serikat, sehingga memberikan perlindungan lebih baik bagi para trader.

Hubungan Antara Altcoin dan Forex

Meski tampak berbeda, altcoin dan forex memiliki hubungan erat dalam konteks ekonomi makro. Keduanya dipengaruhi oleh faktor global seperti inflasi, suku bunga, dan nilai tukar dolar AS.

Contohnya, ketika The Federal Reserve (bank sentral AS) menaikkan suku bunga, dolar AS cenderung menguat. Hal ini membuat investor mengalihkan dana dari aset berisiko seperti altcoin ke aset yang lebih stabil seperti forex atau obligasi. Akibatnya, harga altcoin sering mengalami penurunan tajam saat kebijakan moneter ketat diberlakukan.

Dari sisi kelebihan, pasar forex lebih stabil, memiliki likuiditas tinggi, dan didukung oleh sistem regulasi kuat. Sementara pasar kripto (termasuk altcoin) lebih bebas dan terbuka 24 jam tanpa henti, memberikan peluang besar bagi trader yang ingin memanfaatkan momentum harga kapan pun.

Namun, pasar kripto cenderung lebih sensitif terhadap sentimen, berita, dan aktivitas spekulatif. Misalnya, satu cuitan dari tokoh seperti Elon Musk dapat mengguncang harga altcoin secara signifikan. Sementara di forex, pergerakan harga lebih sering dipengaruhi oleh data ekonomi dan kebijakan pemerintah.

Singkatnya, meskipun forex dan altcoin berada di dua dunia berbeda, tradisional dan digital keduanya memiliki hubungan yang saling memengaruhi dalam dinamika volatilitas global.

Perbandingan Trading Altcoin dan Forex

image.png

Untuk memahami perbedaan altcoin dan forex, penting melihat beberapa aspek utama seperti regulasi, keamanan, likuiditas, leverage, serta analisis pasar.

1. Regulasi dan Keamanan

Pasar forex diatur ketat oleh lembaga resmi, sehingga trader mendapat perlindungan hukum. Sebaliknya, pasar altcoin masih bersifat decentralized, sehingga risiko penipuan, peretasan, dan manipulasi harga masih cukup tinggi.

2. Likuiditas dan Jam Perdagangan

Forex memiliki likuiditas luar biasa karena diperdagangkan oleh bank sentral, korporasi besar, dan investor institusional. Sementara altcoin memiliki likuiditas yang bervariasi tergantung popularitas coin. Kelebihannya, altcoin bisa diperdagangkan 24 jam nonstop, termasuk akhir pekan.

3. Leverage dan Risiko

Forex memungkinkan penggunaan leverage tinggi, bahkan hingga 1:500, yang memperbesar potensi profit sekaligus risiko. Altcoin juga bisa diperdagangkan dengan leverage, namun volatilitas harga yang ekstrem membuat risikonya lebih besar dibanding forex.

4. Analisis Pasar

Trader forex cenderung menggunakan analisis fundamental (data ekonomi, kebijakan moneter, inflasi) dan analisis teknikal (grafik harga). Sementara trader altcoin lebih mengandalkan analisis teknikal dan fundamental proyek, seperti whitepaper, tim pengembang, dan utility token.

Dengan perbedaan-perbedaan tersebut, trader perlu menyesuaikan strategi mereka agar dapat memanfaatkan peluang dari kedua pasar tanpa terjebak risiko yang sama.

Strategi Diversifikasi: Menggabungkan Altcoin dan Forex

image.png

Salah satu strategi yang menarik bagi trader modern adalah menggabungkan altcoin dan forex dalam satu portofolio untuk menciptakan keseimbangan risiko dan peluang.

Misalnya, seorang trader bisa membuka posisi EUR/USD di pasar forex sebagai aset yang lebih stabil, sambil memiliki posisi ETH/USDT di pasar kripto untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi.

Forex memberikan kestabilan dan arah harga yang lebih mudah diprediksi berdasarkan data ekonomi, sedangkan altcoin menawarkan keuntungan dari tren teknologi blockchain dan sentimen pasar. Ketika dolar AS menguat, biasanya harga kripto melemah, dan sebaliknya. Kombinasi ini bisa menjadi bentuk diversifikasi yang efektif untuk menekan risiko portofolio secara keseluruhan.

Namun, penting bagi trader untuk mengatur proporsi alokasi modal dengan bijak. Jangan menaruh terlalu banyak modal di altcoin karena volatilitasnya tinggi. Sebaliknya, gunakan forex sebagai pondasi stabil dalam portofolio trading.

Tips untuk Trader Forex yang Ingin Masuk ke Pasar Altcoin

image.png

Bagi trader forex yang tertarik mencoba trading altcoin bagi trader forex, berikut beberapa tips penting untuk memulai dengan aman:

1. Mulai dari Coin dengan Fundamental Kuat

Fokus pada aset digital yang sudah mapan seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Binance Coin (BNB). Coin besar ini memiliki ekosistem kuat dan tingkat keamanan lebih baik dibanding altcoin baru.

2. Gunakan Modal Kecil dan Batasi Risiko

Jangan langsung menempatkan seluruh modal pada pasar kripto. Mulailah dengan persentase kecil dari total dana trading dan selalu pasang stop loss untuk menghindari kerugian besar akibat volatilitas ekstrem.

3. Pelajari Pola Pergerakan Harga Kripto

Meskipun grafik altcoin mirip dengan forex, pola pergerakan harga sering kali lebih cepat dan tidak selalu mengikuti logika ekonomi tradisional. Banyak pergerakan harga dipicu oleh sentimen komunitas, halving, atau perkembangan teknologi proyek.

4. Gunakan Exchange Resmi dan Aman

Pastikan Anda menggunakan platform trading kripto yang sudah terdaftar dan memiliki reputasi baik. Pilih broker forex yang diawasi oleh BAPPEBTI dan exchange kripto dengan sistem keamanan tinggi.

Dengan memahami risiko dan peluang dari kedua pasar ini, trader forex dapat memperluas wawasan dan menambah potensi keuntungan tanpa mengorbankan stabilitas modal.

Altcoin dan forex sama-sama menjadi bagian penting dari ekosistem trading modern. Perbedaan karakteristik keduanya justru membuka peluang baru bagi trader untuk memperluas strategi dan mendiversifikasi aset.

Dengan memahami hubungan altcoin dan forex, perbedaan altcoin dan forex, serta teknik trading altcoin bagi trader forex, Anda bisa menjadi trader yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Dunia finansial terus berkembang dan kini saatnya Anda ikut berkembang bersama dua pasar terbesar ini.

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!