English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Apa itu MSTR? US Stock dan Kepemilikan Bitcoinnya

Ocky Satria · 114.5K Views

Apa itu MSTR US Stock dan Kepemilikan Bitcoinnya

Apa itu MSTR?

Jika Anda sering mengikuti perkembangan dunia crypto dan saham Amerika Serikat (US Stock), nama MSTR atau MicroStrategy Incorporated pasti sering muncul. MSTR adalah kode saham (ticker symbol) dari perusahaan MicroStrategy, sebuah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai salah satu perusahaan publik terbesar yang memiliki Bitcoin dalam jumlah sangat besar.

Namun, MSTR tidak sekadar perusahaan biasa di bidang software. Sejak tahun 2020, MicroStrategy menjadi sorotan dunia karena langkah berani CEO-nya, Michael Saylor, yang memutuskan untuk menjadikan Bitcoin sebagai aset utama dalam neraca keuangannya. Langkah ini membuat MSTR bukan hanya saham teknologi, tetapi juga sering dianggap sebagai “saham proxy Bitcoin” karena harga sahamnya sering bergerak searah dengan harga Bitcoin.

Jadi, ketika orang bertanya “Apa itu MSTR dalam crypto?”, jawabannya bukan koin kripto baru, melainkan saham perusahaan teknologi yang memiliki paparan langsung terhadap pergerakan harga Bitcoin.

Klik Banner untuk informasi lebih lanjut terkait program Swap Promo.

 

Profile US Stock MSTR

MicroStrategy Incorporated (NASDAQ: MSTR) didirikan pada tahun 1989 oleh Michael Saylor dan Sanju Bansal. Awalnya, perusahaan ini bergerak di bidang business intelligence (BI), analisis data, dan software enterprise. Produk utamanya, MicroStrategy Analytics Platform, membantu perusahaan dalam mengelola data dan membuat keputusan berbasis analisis.

Namun, sejak 2020, MSTR mengubah citranya secara signifikan. Michael Saylor mengambil langkah radikal dengan membeli Bitcoin menggunakan dana kas perusahaan. Strategi ini didasari oleh keyakinannya bahwa Bitcoin adalah aset lindung nilai terbaik terhadap inflasi dan lebih unggul dibandingkan mata uang fiat tradisional.

Hingga saat ini, MSTR tercatat sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia, bahkan melebihi perusahaan besar seperti Tesla atau Square (kini Block Inc). Berdasarkan laporan publik terakhir, MicroStrategy memiliki lebih dari 226.000 BTC, dengan total nilai kepemilikan mencapai miliaran dolar AS.

Kepemilikan besar ini menjadikan MSTR lebih dari sekadar saham teknologi. Para investor dan analis kini melihat MSTR sebagai salah satu cara tidak langsung untuk berinvestasi dalam Bitcoin tanpa harus membeli kripto secara langsung. Dengan kata lain, ketika Anda membeli saham MSTR, Anda secara tidak langsung membeli “paparan terhadap Bitcoin”.

Hubungan MSTR dan Bitcoin

Hubungan antara MSTR dan Bitcoin bisa dibilang saling memengaruhi. Perusahaan ini membeli Bitcoin dalam jumlah besar menggunakan kombinasi kas perusahaan dan penerbitan obligasi. Artinya, sebagian besar nilai perusahaan kini bergantung pada harga Bitcoin di pasar.

Ketika harga Bitcoin naik, nilai aset MSTR juga meningkat, yang biasanya diikuti dengan kenaikan harga sahamnya di bursa NASDAQ. Sebaliknya, ketika harga Bitcoin turun drastis, saham MSTR juga ikut terkoreksi.

Michael Saylor, sang pendiri, dikenal sebagai salah satu “Bitcoin maximalist” paling vokal di dunia. Ia sering menganggap Bitcoin sebagai bentuk terbaik dari “digital property” dan percaya bahwa Bitcoin suatu hari nanti akan menggantikan emas sebagai penyimpan nilai global. Pandangannya ini turut memperkuat citra MSTR sebagai perusahaan yang berani mengambil posisi jangka panjang dalam aset kripto.

Banyak analis menyebut MSTR sebagai “ETF Bitcoin tidak resmi”, karena memberikan cara alternatif bagi investor institusi yang ingin memiliki eksposur terhadap Bitcoin tanpa harus berurusan dengan regulasi ketat yang biasanya melekat pada aset kripto langsung.

Namun, strategi ini juga bukan tanpa risiko. Karena MSTR memiliki leverage tinggi terhadap Bitcoin, volatilitas harga BTC sangat memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan. Misalnya, saat Bitcoin anjlok di bawah USD 30.000, nilai saham MSTR juga mengalami koreksi tajam. Sebaliknya, ketika Bitcoin menembus rekor baru, MSTR ikut menikmati lonjakan kapitalisasi pasar.

Dengan demikian, MSTR berada di persimpangan antara dunia teknologi dan dunia kripto  menjadikannya unik di antara saham-saham teknologi lain di bursa AS.

Bagaimana Dampkanya Saham MSTR saat BTC Bearish?

Volatilitas harga Bitcoin menjadi risiko utama yang dihadapi MSTR. Eksposur perusahaan yang besar terhadap aset kripto ini membuat nilai sahamnya rentan terhadap fluktuasi pasar kripto.

Dalam analisis teknikal level support utama diidentifikasi berada di $400 dan $390 saat ini melalui platofrm TradingView. Jika harga MSTR saat ini (atau ke depan) menembus dan bertahan di bawah level-level support kunci tersebut (misalnya, di bawah Stop Loss yang disarankan pada $380 dalam analisis tersebut), ini akan mengindikasikan bahwa saham MSTR sedang berada dalam tren menurun (bearish), sejalan dengan pelemahan BTC.

Ketika Bitcoin (BTC) menjadi bearish, ekspektasinya adalah harga saham MSTR akan mengalami penurunan karena peranannya sebagai proxy BTC. Investor disarankan untuk memperhatikan dinamika pasar dan potensi risiko terkait fluktuasi Bitcoin, karena ini adalah pendorong utama nilai MSTR.

Alternatif US Stock Selain MSTR

Meski MSTR menarik karena hubungannya dengan Bitcoin, banyak investor juga ingin menyeimbangkan portofolio mereka dengan saham-saham besar lain yang lebih stabil dan memiliki fundamental kuat. Untungnya, Dupoin Futures kini menyediakan akses bagi Anda untuk trading saham-saham US Stock populer secara mudah, termasuk saham teknologi besar seperti Apple, Microsoft, Google, dan Amazon.

Berikut penjelasan singkat mengenai keempat saham tersebut:

1. Apple Inc. (AAPL)

Apple adalah salah satu perusahaan paling berharga di dunia. Dengan produk unggulan seperti iPhone, MacBook, dan Apple Watch, perusahaan ini terus menunjukkan inovasi dan kestabilan finansial yang luar biasa. Saham Apple sering dipilih oleh investor yang mencari pertumbuhan stabil sekaligus dividen rutin.

Melalui platform Dupoin, Anda dapat memperdagangkan saham Apple dengan spread rendah, eksekusi cepat, dan akses real-time terhadap pasar saham global.

2. Microsoft Corporation (MSFT)

Microsoft adalah raksasa teknologi dengan ekosistem yang luas: dari sistem operasi Windows, layanan cloud Azure, hingga produk Office 365. Di era AI, Microsoft juga menjadi pemain penting berkat investasinya di OpenAI.

Saham MSFT tergolong defensif namun progresif, artinya stabil untuk jangka panjang tetapi juga memiliki potensi pertumbuhan tinggi di sektor kecerdasan buatan dan cloud computing.

Melalui broker Dupoin, Anda bisa ikut merasakan pergerakan saham Microsoft secara langsung di pasar global.

3. Alphabet Inc. (GOOG / GOOGL)

Alphabet adalah perusahaan induk Google, yang mendominasi sektor mesin pencari, periklanan digital, dan teknologi AI. Dengan pendapatan utama dari Google Ads dan YouTube, perusahaan ini menjadi sumber keuntungan besar bagi investor.

Saham Alphabet sering dipilih oleh investor jangka panjang yang percaya pada kekuatan teknologi digital dan pertumbuhan iklan online. Melalui Dupoin, Anda bisa mendapatkan eksposur terhadap saham ini dengan biaya transaksi yang kompetitif dan sistem trading yang transparan.

4. Amazon.com Inc. (AMZN)

Amazon dikenal sebagai raja e-commerce dunia dan pemimpin pasar dalam layanan cloud melalui Amazon Web Services (AWS). Saham Amazon termasuk dalam kategori growth stock yang cocok bagi Anda yang ingin menargetkan pertumbuhan jangka panjang di sektor digital.

Melalui platform Dupoin, Anda dapat memperdagangkan saham Amazon dengan fitur analisis teknikal dan fundamental yang lengkap, membantu Anda mengambil keputusan yang lebih cerdas dan terukur.

Klik Banner untuk informasi lebih lanjut terkait program Welcome Reward.

MSTR atau MicroStrategy bukanlah koin kripto baru, melainkan saham perusahaan teknologi yang memiliki eksposur besar terhadap Bitcoin. Langkah strategis Michael Saylor dalam mengakumulasi Bitcoin menjadikan MSTR sebagai salah satu saham paling menarik di pasar AS bagi para penggemar crypto.

Namun, volatilitas tinggi Bitcoin juga membuat saham ini memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan saham teknologi lain seperti Apple, Microsoft, Google, atau Amazon. Karena itu, penting bagi Anda untuk menyeimbangkan portofolio investasi agar tetap aman dan terdiversifikasi.

Jika Anda tertarik untuk mulai trading saham-saham US Stock, Dupoin menyediakan akses mudah, cepat, dan transparan untuk memperdagangkan berbagai aset global mulai dari Apple, hingga Amazon semuanya bisa Anda lakukan dalam satu aplikasi trading yang aman dan berlisensi resmi.

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!