English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Trump Klaim AS Akan Raih “Kemenangan Total” atas Iran dalam Dua Pekan, Pasar Cermati Arah Konflik

Geraldo Kofit · 1 Views

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa AS berpotensi mencapai apa yang disebutnya sebagai “kemenangan total” atas Iran dalam waktu dua minggu ke depan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah berlangsungnya negosiasi dan upaya diplomatik yang menurut Trump menunjukkan perkembangan positif.

Komentar Trump langsung menjadi perhatian pelaku pasar karena muncul saat ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi salah satu faktor utama penggerak harga minyak, emas, dan aset berisiko lainnya. Meski menggunakan nada optimistis, Trump juga mengindikasikan bahwa proses menuju penyelesaian konflik masih bergantung pada hasil pembicaraan yang sedang berlangsung.

Bagi trader, pernyataan ini dapat diartikan sebagai sinyal bahwa pemerintah AS melihat peluang tercapainya kesepakatan atau deeskalasi konflik dengan Iran dalam waktu dekat. Namun, pasar tetap akan menunggu perkembangan nyata di lapangan karena setiap perubahan situasi geopolitik dapat memicu volatilitas tinggi pada harga energi, nilai tukar, dan pasar saham global.

Ke depan, fokus investor akan tertuju pada hasil negosiasi antara AS dan Iran serta respons dari pihak-pihak yang terlibat di kawasan Timur Tengah. Jika pembicaraan menghasilkan kemajuan yang signifikan, sentimen pasar berpotensi membaik. Sebaliknya, apabila ketegangan kembali meningkat, aset safe haven seperti emas dapat kembali    menjadi    pilihan    utama

 

Calendar:

Calendar August,  18.png

 

WTI / OIL

image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bearish

Timeframe: H4 

Pada timeframe H4, Gold berpotensi mengalami koreksi naik setelah tekanan jual yang cukup kuat dalam beberapa sesi sebelumnya. Pergerakan harga saat ini menunjukkan peluang terbentuknya secondary trend bullish, dengan target kenaikan menuju area resistance 4.353 dan selanjutnya ke 4.381. Selama harga mampu bertahan di atas area support terdekat, peluang pemulihan harga masih tetap terbuka.

Selain itu, indikator Stochastic masih bergerak naik menuju zona overbought (jenuh beli), yang menunjukkan bahwa momentum beli masih mendominasi pergerakan dalam jangka pendek. Keselarasan antara arah Stochastic dan pergerakan harga mengindikasikan bahwa tekanan bullish masih cukup kuat untuk mendorong Gold melanjutkan koreksi kenaikannya menuju area resistance yang telah ditentukan.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, peluang koreksi naik pada Gold dapat didukung oleh meningkatnya minat beli setelah penurunan tajam yang terjadi sebelumnya. Kondisi harga yang sudah berada di area relatif rendah sering kali menarik perhatian investor untuk melakukan buy on weakness, terutama ketika pasar mulai mengurangi tekanan jual jangka pendek dan melakukan penyesuaian posisi setelah pergerakan bearish yang agresif.

Selain itu, apabila Dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield) mulai mengalami pelemahan sementara akibat aksi profit taking, maka hal tersebut dapat memberikan ruang bagi emas untuk bergerak naik. Permintaan terhadap aset safe haven juga berpotensi meningkat apabila muncul ketidakpastian baru terkait kondisi ekonomi global atau geopolitik. Kombinasi faktor tersebut sejalan dengan analisis teknikal yang menunjukkan momentum rebound pada timeframe H4, sehingga Gold berpeluang melanjutkan koreksi naik menuju area resistance 4.353 hingga 4.381.

 

USD / JPY

 image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bullish

Timeframe: H4

Pada timeframe H4, USDJPY mulai menunjukkan tanda-tanda kehilangan momentum bullish setelah beberapa kali tertahan di area resistance 160.269 hingga 160.385. Kegagalan harga untuk melanjutkan kenaikan di area tersebut mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai melemah dan membuka peluang terjadinya koreksi dalam jangka pendek.

Selain itu, indikator Stochastic membentuk bearish divergence, di mana pergerakan indikator mulai melemah meskipun harga masih berada di area puncaknya. Stochastic juga telah keluar dari zona overbought (jenuh beli), yang menjadi sinyal awal berkurangnya momentum bullish. Dengan kondisi tersebut, USDJPY berpotensi mengalami koreksi turun menuju support terdekat di level 159.954, dan apabila tekanan jual semakin kuat, target penurunan berikutnya berada di 159.825.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, penguatan USDJPY masih didukung oleh solidnya kondisi ekonomi Amerika Serikat, terutama setelah data Non-Farm Payrolls (NFP) dirilis lebih baik dari ekspektasi pasar. Data tersebut memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja AS masih kuat, sehingga mendukung Dolar AS dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat oleh Federal Reserve.

Di sisi lain, Yen Jepang masih berada dalam tekanan akibat perbedaan kebijakan moneter yang cukup lebar antara Amerika Serikat dan Bank of Japan. Selama suku bunga Jepang tetap berada pada level yang rendah dan belum ada perubahan kebijakan yang signifikan dari BOJ, maka Yen berpotensi tetap lebih lemah dibandingkan Dolar AS. Kombinasi kuatnya data ekonomi AS, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield), dan lemahnya Yen mendukung skenario bullish pada USDJPY, sejalan dengan analisis teknikal yang mengarah pada potensi kenaikan menuju area resistance 160.500 hingga 160.704.

 

EUR / USD

 image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bearish

Timeframe: Daily

Pada timeframe Daily, EUR/USD berpotensi mengalami koreksi naik setelah mengalami tekanan jual yang cukup signifikan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Saat ini harga telah membentuk swing low yang kuat dan mendapatkan konfirmasi melalui pola Bullish Engulfing, yang menjadi sinyal awal bahwa tekanan bearish mulai mereda dan peluang pembentukan secondary trend semakin terbuka.

Selain itu, indikator Stochastic juga bergerak naik dan sejalan dengan pergerakan harga, menunjukkan adanya peningkatan momentum beli dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area support yang telah terbentuk, EUR/USD berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 1.15541, dengan target berikutnya berada di 1.15709 apabila momentum bullish tetap terjaga.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, EUR/USD berpeluang mengalami rebound atau koreksi naik setelah pelemahan tajam yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tekanan beli dapat muncul akibat aksi profit taking terhadap posisi Dolar AS setelah penguatan yang signifikan pasca rilis data ekonomi Amerika Serikat. Kondisi ini sering dimanfaatkan pelaku pasar untuk mengamankan keuntungan, sehingga memberikan ruang bagi Euro untuk melakukan pemulihan sementara.

Selain itu, pasar cenderung melakukan penyesuaian posisi sambil menunggu data ekonomi penting berikutnya dari Amerika Serikat dan kawasan Eropa. Berkurangnya momentum penguatan Dolar AS dalam jangka pendek dapat menjadi katalis bagi penguatan Euro. Kombinasi faktor tersebut sejalan dengan analisis teknikal yang menunjukkan terbentuknya Bullish Engulfing, swing low yang kuat, serta pergerakan Stochastic yang mengarah naik, sehingga membuka peluang bagi EUR/USD untuk melanjutkan koreksi menuju area resistance 1.15541 hingga 1.15709.

 

DOW / Dowjones

 image.png

Analisa Teknikal

Trend: Bearish

Timeframe: Daily

Pada timeframe Daily, Dow Jones Industrial Average (DJIA) masih menunjukkan kecenderungan bearish meskipun tekanan jual mulai tertahan oleh area dynamic support yang dibentuk oleh Moving Average 21 dan 34. Bertahannya harga di area tersebut membuka peluang terjadinya retest ke resistance pertama di level 51.201, yang dapat menjadi fase koreksi atau secondary trend sebelum pasar menentukan arah pergerakan berikutnya.

Namun demikian, indikator Stochastic masih menunjukkan pelemahan yang cukup kuat dan telah memasuki zona oversold (jenuh jual), menandakan bahwa momentum bearish masih mendominasi. Selama harga gagal menembus dan bertahan di atas area resistance, potensi pembentukan primary trend bearish masih terbuka dengan target penurunan menuju support 50.367, dan apabila tekanan jual berlanjut, harga berpotensi melanjutkan pelemahan hingga 49.759 sebagai target support berikutnya.

Analisa Fundamental

Dari sisi fundamental, Dow Jones Industrial Average (DJIA) berpotensi mengalami koreksi lebih dalam setelah reli yang cukup panjang dalam beberapa bulan terakhir. Sentimen pasar dapat menjadi lebih berhati-hati apabila investor mulai melakukan profit taking dan mengevaluasi kembali valuasi saham-saham berkapitalisasi besar yang telah mencatat kenaikan signifikan. Kondisi ini dapat memicu tekanan jual meskipun tren jangka panjang masih relatif positif.

Selain itu, apabila pasar kembali memperkirakan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, maka minat terhadap aset berisiko seperti saham dapat berkurang. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield) juga berpotensi mendorong sebagian investor mengalihkan dana dari pasar saham ke instrumen pendapatan tetap. Faktor-faktor tersebut sejalan dengan analisis teknikal yang menunjukkan pelemahan momentum, kondisi Stochastic yang mengarah ke zona oversold, serta potensi terbentuknya secondary trend sebelum melanjutkan penurunan menuju area support 50.367 hingga 49.759.
 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.