

Market Analysis
Dolar Makin Perkasa, Daya Tarik Emas Semakin Meredup

XAUUSD / GOLD

Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : H4
Pada timeframe H4, harga Gold (XAU/USD) masih menunjukkan kecenderungan pelemahan lanjutan. Secara teknikal, harga ditutup dengan pola candlestick Bearish Engulfing dan membentuk swing high pada area resistance di level 4734 dan 4764, yang mengindikasikan
bahwa tekanan jual masih cukup dominan.
Dengan kondisi tersebut, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 4674, dengan target support berikutnya di 4647 apabila tekanan bearish tetap berlanjut. Area support tersebut juga berdekatan dengan dynamic support yang dibentuk oleh Moving Average (MA) 21 dan 50, sehingga menjadi area penting untuk diperhatikan.
Selain itu, indikator stochastic juga masih menunjukkan pergerakan turun menuju area
oversold (jenuh jual), yang memperkuat sinyal pelemahan harga dalam jangka pendek.
Analisa Fundamental
Dari sisi fundamental, potensi pelemahan lanjutan pada Gold (XAU/USD) didukung oleh menguatnya US Dollar serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi ini biasanya mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven karena investor cenderung beralih ke instrumen yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.
Selain itu, pasar masih memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga pada level tinggi lebih lama apabila data ekonomi Amerika Serikat tetap solid, terutama dari sektor tenaga kerja dan inflasi. Ekspektasi tersebut memberikan dukungan
tambahan bagi USD dan menekan harga emas dalam jangka pendek.
Di sisi lain, membaiknya sentimen pasar global juga dapat mengurangi permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Ketika investor lebih optimis terhadap pasar saham dan pertumbuhan ekonomi, aliran dana cenderung berpindah dari emas ke aset berisiko lainnya.
Dengan kombinasi faktor-faktor tersebut, secara fundamental Gold masih memiliki peluang untuk melanjutkan pelemahan, sejalan dengan sinyal teknikal yang menunjukkan pola Bearish Engulfing, terbentuknya swing high di area resistance, serta momentum bearish
yang masih dominan pada timeframe H4.
EUR/USD

Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : H4
Pada timeframe H4, pasangan EUR/USD kembali menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Secara teknikal, harga membentuk pola Double Top yang mengindikasikan potensi pembalikan arah bearish. Saat ini, harga sedang mendekati area neckline yang menjadi support utama di level 1.17476.
Apabila level support tersebut berhasil ditembus ke bawah, maka peluang penurunan lanjutan semakin terbuka dengan target support berikutnya di 1.17231. Selain itu, indikator stochastic juga menunjukkan pergerakan turun menuju area oversold (jenuh jual), yang memperkuat tekanan bearish dalam jangka pendek. Konfirmasi tambahan terlihat dari terbentuknya bearish divergence, yang menandakan momentum kenaikan mulai melemah dan potensi koreksi turun semakin besar.
Analisa Fundamental
Dari sisi fundamental, potensi pelemahan EUR/USD pada timeframe H4 didukung oleh kembali menguatnya US Dollar di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat yang masih cenderung ketat. Investor masih melihat peluang Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama apabila data ekonomi AS tetap solid, terutama dari sektor tenaga kerja dan inflasi. Kondisi ini memberikan dukungan terhadap USD dan menekan pergerakan EUR/USD.
Di sisi lain, kawasan Eropa masih menghadapi tantangan pertumbuhan ekonomi yang melambat, sehingga pasar mulai memperkirakan European Central Bank akan lebih berhatihati dalam mempertahankan kebijakan moneter ketat. Perbedaan ekspektasi kebijakan
antara ECB dan The Fed menjadi salah satu faktor yang memperbesar tekanan terhadap Euro.
Selain itu, meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven ketika pasar berada dalam kondisi risk-off juga dapat mendorong penguatan USD. Hal ini semakin memperkuat potensi koreksi EUR/USD, terutama setelah harga gagal mempertahankan momentum kenaikan di
area resistance.
Dengan kombinasi faktor-faktor tersebut, secara fundamental EUR/USD memiliki peluang untuk melanjutkan pelemahan, sejalan dengan sinyal teknikal yang menunjukkan pola Double Top, bearish divergence, dan tekanan turun menuju area support pada timeframe
H4.
GBP/USD

Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : Daily
Pada timeframe daily, pasangan GBP/USD menunjukkan tanda-tanda pelemahan setelah gagal menembus area resistance sebelumnya. Kegagalan breakout tersebut membentuk pola false break, yang mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai melemah. Selain itu, harga
juga membentuk swing high baru yang lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya, sehingga memperkuat sinyal potensi pembalikan arah.
Jika diperhatikan lebih lanjut, struktur harga pada timeframe daily mulai membentuk pola Double Top, yang merupakan sinyal bearish. Saat ini, harga berpotensi menguji level support terdekat di 1.35135 yang berfungsi sebagai area neckline. Apabila neckline tersebut berhasil
ditembus ke bawah, maka peluang pelemahan lanjutan semakin terbuka dengan target
support berikutnya di level 1.34531.
Analisa Fundamental
Dari sisi fundamental, potensi pelemahan GBP/USD pada timeframe daily didukung oleh kembali menguatnya US Dollar di tengah meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve masih akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama. Jika data ekonomi Amerika Serikat tetap kuat, terutama dari sektor tenaga kerja dan inflasi, maka USD cenderung mendapatkan dukungan lebih besar di pasar.
Di sisi lain, tekanan terhadap Poundsterling juga dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi United Kingdom. Pasar mulai memperkirakan bahwa Bank of England akan lebih berhati-hati dalam mempertahankan kebijakan moneter ketat apabila pertumbuhan ekonomi mulai melemah. Kondisi ini dapat mengurangi daya tarik GBP dalam jangka pendek.
Selain itu, meningkatnya sentimen risk-off di pasar global juga dapat mendorong aliran dana kembali ke aset safe haven seperti USD, sehingga memberikan tekanan tambahan terhadap GBP/USD. Hal ini sejalan dengan kondisi teknikal yang menunjukkan kegagalan breakout resistance dan potensi pembentukan pola Double Top.
Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

