

Market Analysis
Gagal Tembus Resistance, EURUSD Berpotensi Melanjutkan Tren Bearish

GBP/USD

Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : Daily
Pada timeframe Daily, pasangan GBP/USD menunjukkan potensi pelemahan setelah membentuk swing high baru, yang menandakan kegagalan harga untuk melanjutkan kenaikan lebih tinggi. Kondisi ini mengindikasikan tekanan jual mulai mendominasi pasar. Dengan demikian, harga berpeluang turun menuju support terdekat di level 1.35536. Selain itu, struktur pergerakan harga juga membentuk pola ABC correction, yang memperkuat potensi penurunan menuju area dynamic support pada Moving Average 21 dan 34 sebagai
target selanjutnya.
Analisa Fundamental
Secara fundamental, tekanan terhadap GBP/USD masih didorong oleh kekuatan dolar AS yang tetap solid. Data ekonomi Amerika Serikat yang kuat, khususnya dari sektor tenaga kerja dan konsumsi, terus meningkatkan permintaan terhadap USD. Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih mempertahankan suku bunga tinggi membuat aset berbasis dolar lebih menarik bagi investor global. Di sisi lain, Bank of England menghadapi tekanan dari kondisi ekonomi Inggris yang cenderung melambat. Jika inflasi mulai terkendali, maka peluang pelonggaran kebijakan meningkat, yang dapat melemahkan poundsterling. Faktor tambahan seperti sentimen pasar yang cenderung risk-off juga meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, sehingga memberikan tekanan
tambahan pada GBP/USD.
XAUUSD / GOLD

Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : H4
Pada timeframe H4, pasangan XAU/USD menunjukkan potensi pelemahan lanjutan menuju area support terdekat di level 4559 hingga 4518. Hal ini disebabkan oleh kegagalan harga untuk menembus Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic resistance, sehingga tekanan jual masih mendominasi. Selain itu, struktur harga juga mengindikasikan potensi terbentuknya pola double top, yang semakin memperkuat sinyal penurunan dalam jangka pendek.
Analisa Fundamental
Secara fundamental, tekanan terhadap harga emas saat ini dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang kembali meningkat. Ketika dolar menguat, harga emas cenderung melemah karena menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih cenderung mempertahankan suku bunga tinggi menjadi faktor utama yang menekan emas. Suku bunga tinggi meningkatkan daya tarik aset berbunga seperti obligasi dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Kenaikan yield obligasi pemerintah AS juga memperbesar opportunity cost dalam memegang emas, sehingga mengurangi minat investor terhadap aset safe haven tersebut. Di sisi lain, sentimen pasar yang relatif stabil atau cenderung risk-on juga dapat mengurangi permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai.
EUR/USD

Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : H1
Pada timeframe H1, pasangan EUR/USD kembali gagal menembus area resistance sebelumnya dan membentuk swing high baru, yang mengindikasikan adanya tekanan jual. Kondisi ini membuka peluang bagi harga untuk melemah menuju area support terdekat di level 1.17139. Selain itu, terbentuknya pola bearish pennant semakin memperkuat indikasi potensi penurunan harga sebagai konfirmasi lanjutan dari tren bearish jangka pendek.
Analisa Fundamental
Secara fundamental, tekanan terhadap EUR/USD masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS yang kembali meningkat. Data ekonomi Amerika Serikat yang relatif kuat, terutama dari sektor tenaga kerja dan aktivitas konsumsi, terus mendukung permintaan terhadap USD.
Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih mempertahankan suku bunga tinggi menjadi faktor utama. Tingginya suku bunga membuat aset berbasis dolar lebih menarik bagi investor dibandingkan mata uang lainnya.
Di sisi lain, European Central Bank menghadapi tantangan dari perlambatan ekonomi di kawasan Eropa, yang membatasi ruang untuk kebijakan moneter yang lebih agresif. Hal ini membuat euro cenderung berada di bawah tekanan.
Sentimen pasar yang cenderung berhati-hati (risk-off) juga meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, sehingga semakin memperkuat tekanan terhadap EUR/USD.
Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

