English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Luncurkan Project Freedom, AS Perketat Pengawalan Kapal di Selat Hormuz

Geraldo Kofit · 1 Views

Luncurkan Project Freedom, AS Perketat Pengawalan Kapal di Selat Hormuz

Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan program baru bernama Project Freedom, yaitu operasi untuk membantu dan mengawal kapal-kapal internasional yang terjebak di Selat Hormuz akibat konflik dengan Iran. Program ini bertujuan membuka kembali jalur pelayaran penting dunia agar kapal-kapal dari negara netral bisa keluar dengan aman dan melanjutkan aktivitas bisnis mereka.

Langkah ini muncul setelah banyak kapal dan ribuan awak terjebak di wilayah tersebut karena blokade dan serangan yang membuat jalur tersebut sangat berbahaya. Trump menegaskan bahwa operasi ini bersifat “kemanusiaan”, tetapi juga memberi peringatan bahwa jika ada gangguan dari pihak Iran, AS siap merespons dengan kekuatan militer.

Bagi market, kabar ini memberikan dua dampak sekaligus: di satu sisi bisa membantu mengurangi gangguan distribusi minyak jika jalur mulai terbuka, namun di sisi lain tetap meningkatkan risiko konflik karena melibatkan langsung kekuatan militer AS di area sensitif. Artinya, harga minyak, emas, dan market global masih akan sangat volatile, karena trader terus menimbang apakah ini awal de-eskalasi atau justru langkah menuju konflik yang lebih besar. 

Calendar:

Calendar 4 May

 

DOW / Dowjones

 dow

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, Dow Jones Industrial Average masih menunjukkan potensi kelanjutan pelemahan harga. Hal ini disebabkan oleh kegagalan harga untuk menutup di atas area resistance pada level 49.801, yang mengindikasikan tekanan jual masih cukup kuat. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 49.495, dengan target berikutnya di level 49.309. Selain itu, struktur pergerakan saat ini juga mengarah pada pembentukan pola ABC correction dari area resistance kuat, yang semakin memperkuat potensi penurunan dalam jangka pendek. 

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, tekanan terhadap Dow Jones masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter ketat dari Federal Reserve. Suku bunga yang tinggi meningkatkan biaya pinjaman bagi perusahaan dan dapat menekan kinerja serta ekspansi bisnis, sehingga berdampak negatif pada pasar saham.

Selain itu, kenaikan yield obligasi pemerintah AS membuat investor cenderung mengalihkan dana dari saham ke instrumen yang lebih aman dengan imbal hasil tetap. Hal ini menyebabkan tekanan jual pada indeks saham, termasuk Dow Jones. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi juga menjadi faktor penting. Jika data ekonomi mulai menunjukkan penurunan aktivitas, maka sentimen investor terhadap aset berisiko akan melemah.

Di sisi lain, aksi profit taking setelah kenaikan sebelumnya juga dapat mempercepat koreksi harga, terutama saat harga gagal menembus resistance kuat. 

 

WTI / OIL

wti

Analisa Teknikal

Trend :  Bullish

Timeframe : Daily

Harga West Texas Intermediate (WTI) saat ini masih berada dalam fase secondary trend. Namun, jika diperhatikan lebih lanjut, pergerakan harga tertahan oleh Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic support. Kondisi ini membuka peluang bagi harga untuk membentuk swing low baru sebelum melanjutkan kenaikan. Dengan demikian, harga berpotensi kembali menguat dan membentuk primary trend menuju resistance terdekat di level 109.04, dengan target lanjutan di level 115.47. Selain itu, jika dilihat pada timeframe 
Daily, tren utama masih menunjukkan kecenderungan bullish. 

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, harga minyak masih didukung oleh permintaan energi global yang relatif kuat, terutama dari sektor industri dan transportasi. Aktivitas ekonomi yang tetap stabil di berbagai negara besar menjaga konsumsi minyak tetap tinggi.

Selain itu, kebijakan pengendalian produksi dari OPEC+ menjadi faktor utama yang menopang harga. Dengan menjaga pasokan tetap terbatas, keseimbangan pasar cenderung berpihak pada kenaikan harga.

Faktor geopolitik juga turut berperan dalam mendukung harga minyak. Ketegangan di wilayah produsen energi dapat meningkatkan risiko gangguan pasokan, sehingga mendorong harga tetap tinggi. Di sisi lain, jika dolar AS tidak mengalami penguatan signifikan, maka harga minyak akan lebih mudah untuk melanjutkan kenaikan karena tetap terjangkau bagi pembeli global. 

 

USD/JPY

usdjpy

Analisa Teknikal

Trend : Bullsih

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, pasangan USD/JPY saat ini berpotensi membentuk secondary trend. Setelah sebelumnya mengalami penurunan agresif akibat intervensi dari Bank of Japan yang memicu pelemahan signifikan pada dolar, harga kini mulai bergerak normal kembali. Dalam jangka pendek, terdapat peluang kenaikan menuju area dynamic resistance pada Moving Average 34 di level 158.293. Namun, kenaikan ini berpotensi bersifat sementara sebelum harga kembali melanjutkan tren bearish sesuai dengan struktur pergerakan sebelumnya. 

 

Analisa Fundamental 

Secara fundamental, penurunan tajam USD/JPY sebelumnya dipicu oleh intervensi dari Bank of Japan untuk menstabilkan nilai yen. Intervensi ini biasanya dilakukan ketika pelemahan yen dianggap terlalu cepat atau berlebihan, sehingga mendorong penguatan yen secara signifikan dalam waktu singkat.

Setelah fase intervensi mereda, pasar cenderung mengalami normalisasi, di mana USD/JPY dapat mengalami rebound sementara. Hal ini wajar terjadi karena pelaku pasar kembali menyesuaikan posisi setelah pergerakan ekstrem.

Namun demikian, arah jangka menengah masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter dari Federal Reservedan Bank of Japan. Meskipun The Fed masih relatif ketat, adanya intervensi aktif dari BOJ menunjukkan komitmen untuk menjaga stabilitas yen, yang dapat membatasi kenaikan USD/JPY.

Selain itu, ketidakpastian pasar dan potensi intervensi lanjutan juga membuat pelaku pasar lebih berhati-hati dalam mendorong harga terlalu tinggi, sehingga tekanan turun tetap berpotensi muncul kembali setelah rebound. 

 

EUR/USD

 eurusd

Analisa Teknikal

Trend : Bullsih

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, pasangan EUR/USD saat ini tertahan dalam fase secondary trend di area Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic support. Kondisi ini perlu diperhatikan, karena jika harga mampu membentuk swing low yang valid di area tersebut, maka terdapat potensi perubahan tren menjadi bullish. Dengan demikian, harga berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 1.17564, dengan target berikutnya di level 1.17887. 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi penguatan EUR/USD dapat dipicu oleh pelemahan dolar AS, terutama jika pasar mulai mengantisipasi perubahan sikap dari Federal Reserve ke arah yang lebih dovish. Ekspektasi penurunan suku bunga atau perlambatan ekonomi AS dapat 
menekan nilai dolar.

Selain itu, jika data ekonomi kawasan Eropa menunjukkan perbaikan atau lebih stabil dari ekspektasi, maka hal ini dapat meningkatkan kepercayaan terhadap euro. Kebijakan dari European Central Bank yang masih relatif menjaga stabilitas inflasi juga dapat memberikan 
dukungan terhadap mata uang euro.

Penurunan yield obligasi pemerintah AS juga menjadi faktor tambahan yang mendukung penguatan EUR/USD, karena mengurangi daya tarik aset berbasis dolar.

Di sisi lain, sentimen pasar yang cenderung risk-on dapat mengurangi permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, sehingga memberikan ruang bagi euro untuk menguat. 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.