English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Dolar AS Melemah, Emas Berpotensi Melanjutkan Reli

Geraldo Kofit · 1 Views

Dolar AS Melemah,  Emas Berpotensi Melanjutkan Reli

XAUUSD / GOLD

xau

Analisa Teknikal  

Trend : Bullish  I Time Frame : H1

Pada timeframe H1, pasangan XAU/USD menunjukkan potensi kenaikan secara bertahap setelah terjadi perubahan tren dari bearish menjadi bullish. Hal ini diperkuat oleh terbentuknya pola candlestick bullish engulfing yang mengindikasikan adanya tekanan beli 
yang mulai dominan. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 4582, dengan target berikutnya di level 4610. 


Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi kenaikan emas dalam jangka pendek dapat dipicu oleh pelemahan dolar AS, terutama jika pasar mulai mengurangi ekspektasi kebijakan moneter yang terlalu agresif dari Federal Reserve. Ketika dolar melemah, harga emas cenderung 
menguat karena menjadi lebih terjangkau bagi investor global.

Selain itu, penurunan atau stabilnya yield obligasi pemerintah AS juga memberikan dukungan bagi emas. Yield yang tidak meningkat akan menurunkan opportunity cost dalam memegang emas, sehingga meningkatkan minat investor. 

Faktor lain yang mendukung adalah meningkatnya permintaan safe haven dalam jangka pendek, terutama jika pasar menghadapi ketidakpastian ekonomi atau geopolitik. Kondisi ini mendorong aliran dana masuk ke emas.

Di sisi lain, aksi bargain hunting setelah penurunan harga sebelumnya juga dapat menjadi pemicu kenaikan, karena investor melihat harga emas sudah berada di area yang relatif menarik. 


EUR/USD  

eurusd

Analisa Teknikal  

Trend : Bearish I Time Frame : Daily

Pada timeframe Daily, pasangan EUR/USD masih menunjukkan potensi penurunan harga yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan oleh kegagalan harga untuk menutup di atas area resistance sebelumnya, serta terjadinya breakout pada support minor yang mengindikasikan tekanan jual semakin kuat. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 1.16153, dengan target lanjutan di level 1.15715. 


Analisa Fundamental

Secara fundamental, tekanan terhadap EUR/USD masih didorong oleh kekuatan dolar AS yang tetap dominan. Data ekonomi Amerika Serikat yang relatif kuat—seperti sektor tenaga kerja dan konsumsi—terus mendukung permintaan terhadap USD di pasar global.

Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih mempertahankan suku bunga pada level tinggi menjadi faktor utama. Tingkat suku bunga yang tinggi membuat aset berbasis dolar lebih menarik dibandingkan mata uang lainnya.

Di sisi lain, European Central Bank menghadapi tekanan dari perlambatan ekonomi di kawasan Eropa. Keterbatasan ruang untuk pengetatan kebijakan lebih lanjut membuat euro cenderung melemah terhadap dolar.

Faktor tambahan seperti sentimen pasar yang cenderung risk-off juga meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, sehingga semakin menekan pergerakan EUR/USD. 


GBP/USD  

gbpusd

Analisa Teknikal

Trend : Bearish I Time Frame : Daily

Pada timeframe Daily, pasangan GBP/USD menunjukkan potensi kelanjutan pelemahan harga. Hal ini didukung oleh terbentuknya pola bearish engulfing yang sekaligus menjadi swing high valid, menandakan tekanan jual mulai dominan. Selain itu, harga juga berpotensi menembus area dynamic support yang ditopang oleh Moving Average 21 dan 34, yang semakin memperkuat indikasi bearish. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 1.33806. 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, tekanan terhadap GBP/USD masih dipengaruhi oleh kekuatan dolar AS yang relatif dominan. Data ekonomi Amerika Serikat yang tetap solid terutama dari sektor tenaga kerja dan konsumsi mendukung permintaan terhadap 
USD.

Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih mempertahankan suku bunga tinggi menjadi faktor utama. Tingkat suku bunga yang tinggi membuat aset berbasis dolar lebih menarik dibandingkan mata uang lainnya.

Di sisi lain, Bank of England menghadapi tekanan dari perlambatan ekonomi Inggris. Jika inflasi mulai menurun atau pertumbuhan melemah, maka peluang pelonggaran kebijakan akan meningkat, sehingga menekan nilai poundsterling.

Faktor tambahan seperti sentimen pasar yang cenderung risk-off juga meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, yang semakin memperkuat tekanan pada GBP/USD. 

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.