English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

USDJPY Lanjut Bullish, Didukung Yield dan Kebijakan Moneter

Geraldo Kofit · 1 Views

BOJ Diprediksi Tahan Suku Bunga, Tapi Tetap Kasih Sinyal Kenaikan ke Depan

Bank of Japan (BOJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level sekitar 0,75% dalam pertemuan bulan April, meskipun tekanan inflasi masih tinggi. Keputusan ini diambil karena kondisi global yang belum stabil, terutama akibat konflik di Timur Tengah yang membuat harga energi seperti minyak naik dan menambah ketidakpastian ekonomi.

Namun meskipun tidak menaikkan suku bunga sekarang, BOJ tetap menunjukkan sikap “hawkish” atau cenderung ingin menaikkan suku bunga di masa depan. Hal ini karena inflasi di Jepang masih cukup kuat, didorong oleh kenaikan harga energi dan biaya impor. Beberapa analis bahkan memperkirakan kenaikan suku bunga bisa terjadi dalam beberapa bulan ke depan jika tekanan inflasi terus berlanjut

Bagi trader, kondisi ini berarti yen Jepang berpotensi menguat jika BOJ benar-benar menaikkan suku bunga nanti, sementara pasar saham Jepang bisa mendapat tekanan jika kebijakan menjadi lebih ketat. Saat ini market masih dalam fase “wait and see”, sehingga pergerakan pair seperti USD/JPY dan indeks Jepang cenderung sensitif terhadap pernyataan dan kebijakan BOJ selanjutnya.

Calendar:

Calendar February, 19.png

 

USD/JPY

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, pasangan USD/JPY menunjukkan penguatan harga yang cukup signifikan. Hal ini didukung oleh terbentuknya pola bullish flag sebagai sinyal kelanjutan tren naik. Selain itu, harga juga telah melakukan breakout dan retest ke area Moving Average yang berfungsi sebagai dynamic support, sehingga memperkuat potensi kenaikan lanjutan. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang bergerak naik menuju resistance terdekat di level 160.408, dengan target berikutnya di level 162.198.

Analisa Fundamental 

Secara fundamental, penguatan USD/JPY masih didorong oleh perbedaan kebijakan moneter yang cukup kontras antara Federal Reserve dan Bank of Japan. The Fed masih mempertahankan suku bunga pada level tinggi untuk menjaga inflasi, sehingga mendukung kekuatan dolar AS.

Sebaliknya, Bank of Japan masih cenderung mempertahankan kebijakan moneter longgar dengan suku bunga rendah. Perbedaan ini menciptakan selisih imbal hasil (yield gap) yang besar, sehingga mendorong aliran dana ke aset berbasis USD dan melemahkan yen.

Selain itu, yield obligasi pemerintah AS yang masih tinggi juga menjadi faktor utama yang memperkuat dolar. Selama yield tetap menarik, investor global cenderung memilih USD dibandingkan yen.
Sentimen pasar yang cenderung risk-on juga turut menekan yen sebagai aset safe haven, sehingga memberikan ruang bagi USD/JPY untuk terus menguat.

 

WTI / OIL

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

Harga West Texas Intermediate (WTI) menunjukkan potensi penguatan yang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari struktur harga yang telah menyelesaikan fase secondary trend dan saat ini tertahan di area Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic support. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tren bullish masih terjaga. Dengan demikian, harga berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 99.98, dengan target berikutnya di sekitar level 103.64.

Analisa Fundamental

Secara fundamental, penguatan harga minyak didukung oleh ekspektasi permintaan energi global yang tetap kuat. Aktivitas ekonomi yang stabil, terutama di negara-negara besar, mendorong peningkatan konsumsi minyak dari sektor industri dan transportasi.

Selain itu, kebijakan produksi dari OPEC+ yang cenderung menjaga pasokan tetap terbatas menjadi faktor utama. Pembatasan produksi atau pengendalian output membuat suplai tidak berlebihan, sehingga mendukung kenaikan harga.

Faktor geopolitik juga turut berperan dalam mendorong harga minyak. Ketegangan di wilayah produsen energi dapat meningkatkan risiko gangguan pasokan, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga. Di sisi lain, jika dolar AS berada dalam kondisi stabil atau melemah, hal ini juga dapat mendukung kenaikan harga minyak karena menjadi lebih terjangkau bagi pembeli global.

 

 

EUR/USD

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, pasangan EUR/USD menunjukkan potensi pelemahan harga yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan oleh kegagalan harga dalam melanjutkan kenaikan, sehingga membentuk swing high baru di area resistance pada level 1.17543 dan 1.17292. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan jual yang mulai dominan. Dengan demikian, harga berpeluang turun menuju support terdekat di level 1.16778, dengan target lanjutan di level 1.16209.

Analisa Fundamental

Secara fundamental, tekanan terhadap EUR/USD masih didorong oleh kekuatan dolar AS yang relatif stabil. Data ekonomi Amerika Serikat yang tetap solid, seperti sektor tenaga kerja dan konsumsi, terus memberikan dukungan terhadap USD di pasar global.

Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih cenderung mempertahankan suku bunga tinggi menjadi faktor utama. Sikap ini membuat aset berbasis dolar tetap menarik bagi investor dibandingkan mata uang lainnya. 

Di sisi lain, European Central Bank menghadapi tantangan dari perlambatan ekonomi di kawasan Eropa. Meskipun kebijakan masih relatif ketat, ruang untuk pengetatan lanjutan semakin terbatas, sehingga melemahkan daya tarik euro. Faktor tambahan seperti sentimen pasar yang cenderung berhati-hati (risk-off) juga meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, yang semakin menekan EUR/USD.

 

DOW / Dowjones

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, Dow Jones Industrial Average menunjukkan bahwa harga telah menghentikan fase koreksi di atas Moving Average 21 dan 34, yang mengindikasikan bahwa tren bullish masih terjaga. Selain itu, terbentuknya swing low yang valid pada timeframe lebih kecil seperti H4 dan H1 semakin memperkuat potensi kelanjutan kenaikan. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang naik secara bertahap menuju resistance terdekat di level 49.931. Jika level tersebut berhasil ditembus, maka harga berpotensi melanjutkan kenaikan ke resistance berikutnya di level 50.578.

Analisa Fundamental

Secara fundamental, penguatan Dow Jones masih didukung oleh kondisi ekonomi Amerika Serikat yang relatif solid. Data seperti pertumbuhan ekonomi, sektor tenaga kerja, dan konsumsi masyarakat yang stabil memberikan sentimen positif bagi pasar saham.

Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang cenderung lebih netral atau berpotensi melonggarkan kebijakan moneter juga menjadi faktor pendorong. Harapan bahwa suku bunga akan stabil atau bahkan turun dapat meningkatkan likuiditas dan mendorong aliran dana ke pasar ekuitas.

Kinerja laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar yang tetap kuat juga mendukung kenaikan indeks. Hal ini meningkatkan kepercayaan investor untuk tetap mempertahankan atau menambah posisi di pasar saham. Di sisi lain, sentimen pasar yang cenderung risk-on turut memperkuat pergerakan bullish, karena investor lebih memilih aset berisiko seperti saham dibandingkan aset safe haven.

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.