English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Perkuat Dominasi AI, Google akan Suntik Rp 690 Triliun ke Anthropic

Liputan 6 · 1 Views

016682900_1570520377-20191007_125427

Liputan 6.com, Jakarta - Raksasa teknologi Google dilaporkan tengah menyusun langkah strategis dengan rencana investasi fantastis mencapai USD 40 miliar (sekitar Rp 690 triliun) ke perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI), Anthropic.

Mengutip Engadget, Sabtu (25/4/2026), langkah ini mempertegas tren "kesepakatan sirkular" yang kian lazim terjadi di industri teknologi.

Berdasarkan laporan Bloomberg, komitmen pendanaan ini akan dikucurkan dalam dua tahap. Saat ini, Google menyuntikkan dana sebesar USD 10 miliar berdasarkan valuasi perusahaan saat ini.

Sementara itu, sisa USD 30 miliar lainnya dialokasikan sebagai dana tambahan yang akan dicairkan jika Anthropic berhasil memenuhi sejumlah target performa (milestones) tertentu.

Investasi ini bukan sekadar suntikan modal mentah. Kesepakatan tersebut terjalin setelah Anthropic mengumumkan kemitraan bersama Google dan Broadcom untuk pengadaan Tensor Processing Unit (TPU) generasi terbaru.

Dalam perjanjian tersebut, Anthropic berkomitmen untuk menggunakan server dan TPU milik Google. Sebagai imbalannya, Google menjanjikan penyediaan kapasitas komputasi hingga 5 gigawatt pada tahun 2027 guna menyokong pengembangan model AI masa depan milik Anthropic.  

Langkah Google ini memiliki kemiripan mencolok dengan strategi yang diambil oleh Amazon awal bulan ini. Sebelumnya, Amazon telah mengumumkan investasi sebesar USD 5 miliar ke Anthropic, dengan potensi tambahan USD 20 miliar berdasarkan pencapaian target.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Anthropic setuju untuk menggunakan chip Trainium milik Amazon. Kondisi ini menyoroti fenomena unik dalam persaingan AI global:

Pola kesepakatan ini serupa dengan aliansi yang dijalin oleh pemain besar lainnya, seperti Microsoft, OpenAI, dan Nvidia.

Dengan mengamankan jalur pasokan komputasi melalui investasi, Google berupaya memastikan posisi Anthropic--yang juga merupakan pesaingnya--tetap terikat dalam ekosistem infrastruktur miliknya di tengah kompetisi AI yang kian sengit.