English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Permintaan Global dan Supply Ketat Dorong West Texas Intermediate Terus Naik

Geraldo Kofit · 1 Views

Wall Street Cenderung Stabil Meski Harga Minyak Naik, Negosiasi AS–Iran Masih Mandek

Futures pasar saham Amerika Serikat bergerak cenderung stabil setelah sebelumnya mencapai level tertinggi, meskipun tekanan mulai muncul akibat kenaikan harga minyak dan mandeknya negosiasi damai antara AS dan Iran. Harga minyak terus naik karena pembicaraan kedua negara belum menghasilkan kesepakatan, sementara jalur penting seperti Selat Hormuz masih terganggu sehingga pasokan global tetap ketat.

Kondisi ini membuat minat risiko investor sedikit menurun (risk appetite melemah), karena market mulai khawatir konflik bisa berlangsung lebih lama dan berdampak pada inflasi global. Di sisi lain, perhatian trader juga tertuju pada laporan keuangan perusahaan besar teknologi dan keputusan suku bunga The Fed, yang bisa menjadi penggerak market berikutnya.

Bagi trader, situasi ini menunjukkan market sedang berada di fase “menunggu kepastian”, di mana saham cenderung sideways, sementara harga minyak tetap kuat karena faktor geopolitik. Artinya, pergerakan market bisa berubah cepat tergantung perkembangan negosiasi AS–Iran dan kondisi supply minyak global.

 

Calendar:

Calendar September,  27.png

 

WTI / OIL

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : H4

Harga West Texas Intermediate (WTI) masih menunjukkan potensi penguatan yang berkelanjutan. Hal ini terlihat dari pergerakan harga yang tetap tertahan di area dynamic support, yaitu Moving Average, sehingga menjaga struktur tren tetap bullish. Saat ini, harga juga mengindikasikan pembentukan primary trend yang mendukung kelanjutan kenaikan. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang naik menuju resistance terdekat di level 97.52, dengan target berikutnya di level 99.94.

Analisa Fundamental

Secara fundamental, kenaikan harga minyak masih didukung oleh ekspektasi permintaan energi global yang tetap kuat, terutama jika aktivitas ekonomi di negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China menunjukkan stabilitas atau perbaikan. Permintaan dari sektor industri dan transportasi menjadi pendorong utama konsumsi minyak.

Selain itu, kebijakan produksi dari OPEC+ yang cenderung menjaga keseimbangan pasokan juga menjadi faktor penting. Pembatasan produksi atau pengendalian output dapat membuat suplai tetap ketat, sehingga mendukung kenaikan harga.

Faktor geopolitik juga berperan besar dalam pergerakan minyak. Ketegangan di wilayah produsen energi dapat meningkatkan risiko gangguan pasokan, yang pada akhirnya mendorong harga minyak naik. Di sisi lain, stabilitas atau pelemahan dolar AS turut mendukung harga minyak, karena membuat komoditas ini lebih terjangkau bagi pembeli global, sehingga meningkatkan permintaan.

 

USDJPY

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, pasangan USD/JPY menunjukkan potensi pelemahan setelah gagal menembus area resistance sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan jual yang mendorong harga berpeluang turun menuju support terdekat di level 159.142. Secara teknikal, penurunan ini didukung oleh terbentuknya pola double top serta struktur ABC correction.

Selain itu, harga juga telah menutup di bawah Moving Average 21 dan 34 yang kini berfungsi sebagai dynamic resistance. Indikator stochastic yang berada di area jenuh jual (oversold) juga menunjukkan bahwa momentum bearish masih cukup kuat dan belum ada tanda kenaikan yang signifikan dalam waktu dekat.

Analisa Fundamental 

Secara fundamental, pelemahan USD/JPY dapat dipicu oleh penurunan kekuatan dolar AS, terutama jika pasar mulai mengantisipasi perubahan kebijakan dari Federal Reserve ke arah yang lebih dovish. Jika ekspektasi penurunan suku bunga meningkat, maka daya tarik dolar dapat berkurang.

Selain itu, penurunan yield obligasi pemerintah AS juga menjadi faktor penting yang dapat menekan USD. Yield yang lebih rendah membuat investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berbasis dolar.

Di sisi lain, Bank of Japan berpotensi memberikan sinyal perubahan kebijakan, seperti pengurangan stimulus atau penyesuaian kebijakan suku bunga. Jika hal ini terjadi, yen dapat menguat dan menekan USD/JPY.
Faktor tambahan seperti meningkatnya ketidakpastian global (risk-off) juga dapat mendorong permintaan terhadap yen sebagai aset safe haven, sehingga memperkuat yen dan menyebabkan penurunan USD/JPY.

 

EURUSD

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, pasangan EUR/USD telah menyelesaikan fase pembentukan secondary trend. Hal ini terlihat dari terbentuknya swing low yang valid pada timeframe H4 serta adanya reaksi (rejection) harga terhadap Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic support. 

Dengan kondisi tersebut, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 1.17882, dengan target berikutnya di level 1.18497. Selain itu, indikator stochastic juga telah keluar dari area jenuh jual (oversold), yang mengindikasikan adanya momentum penguatan dan peluang kenaikan lanjutan dalam jangka pendek.

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi kenaikan EUR/USD dapat didukung oleh pelemahan dolar AS, terutama jika pasar mulai mengantisipasi kebijakan yang lebih dovish dari Federal Reserve. Jika ekspektasi penurunan suku bunga meningkat atau data ekonomi AS menunjukkan perlambatan, maka tekanan terhadap USD akan bertambah.

Di sisi lain, European Central Bank masih memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan moneter yang relatif ketat guna mengendalikan inflasi. Ekspektasi suku bunga yang tetap tinggi di kawasan Eropa dapat memberikan dukungan terhadap euro.

Selain itu, perbaikan sentimen ekonomi di kawasan Eropa atau rilis data yang lebih baik dari perkiraan juga dapat memperkuat euro terhadap dolar. Kondisi ini dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap mata uang euro. Sentimen pasar yang cenderung risk-on juga berperan dalam melemahkan dolar sebagai aset safe haven, sehingga memberikan ruang bagi EUR/USD untuk menguat.

 

DOW / Dowjones

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, Dow Jones Industrial Average menunjukkan bahwa harga telah menghentikan fase koreksi di atas Moving Average 21 dan 34, yang mengindikasikan bahwa tren bullish masih terjaga. Selain itu, terbentuknya swing low yang valid pada timeframe lebih kecil seperti H4 dan H1 semakin memperkuat potensi kelanjutan kenaikan.

Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang naik secara bertahap menuju resistance terdekat di level 49.931. Jika level tersebut berhasil ditembus, maka harga berpotensi melanjutkan kenaikan ke resistance berikutnya di level 50.578.

Analisa Fundamental

Secara fundamental, penguatan Dow Jones masih didukung oleh kondisi ekonomi Amerika Serikat yang relatif solid. Data seperti pertumbuhan ekonomi, sektor tenaga kerja, dan konsumsi masyarakat yang stabil memberikan sentimen positif bagi pasar saham.

Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang cenderung lebih netral atau berpotensi melonggarkan kebijakan moneter juga menjadi faktor pendorong. Harapan bahwa suku bunga akan stabil atau bahkan turun dapat meningkatkan likuiditas dan mendorong aliran dana ke pasar ekuitas.

Kinerja laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar yang tetap kuat juga mendukung kenaikan indeks. Hal ini meningkatkan kepercayaan investor untuk tetap mempertahankan atau menambah posisi di pasar saham. Di sisi lain, sentimen pasar yang cenderung risk-on turut memperkuat pergerakan bullish, karena investor lebih memilih aset berisiko seperti saham dibandingkan aset safe haven.

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.