English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Risk-Off Dominan, GBPUSD Terancam Melemah Lebih Dalam

Geraldo Kofit · 1 Views

GBP/USD


image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bearish I Time Frame : H4

Pada timeframe H4, pasangan GBP/USD menunjukkan potensi pelemahan harga yang cukup signifikan. Saat ini, harga telah menyelesaikan pembentukan secondary trend dan membentuk swing high baru di area resistance pertama pada level 1.35450.

Area tersebut juga diperkuat oleh Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic resistance, sehingga harga belum mampu menutup di atas level high sebelumnya. Selain itu, munculnya sinyal bearish divergence semakin menguatkan potensi penurunan harga.
Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang melemah menuju support terdekat di level 1.34746, dengan target berikutnya di level 1.34094.

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi pelemahan GBP/USD dalam jangka pendek didorong oleh penguatan dolar AS. Hal ini biasanya terjadi ketika data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi, sehingga meningkatkan permintaan terhadap dolar. 

Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang masih berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi atau memberikan sinyal hawkish menjadi faktor utama yang mendukung penguatan dolar. Kondisi ini membuat aset berbasis USD lebih menarik bagi investor global. 

Di sisi lain, Bank of England meskipun masih menjaga kebijakan moneter yang relatif ketat, menghadapi tantangan dari potensi perlambatan ekonomi Inggris. Hal ini dapat mengurangi daya tarik poundsterling dalam jangka pendek. Sentimen pasar yang cenderung risk-off juga dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, sehingga semakin menekan GBP/USD.

 

XAUUSD / GOLD

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bearish I Time Frame : H4

Pada timeframe H4, pasangan XAU/USD telah mengalami pelemahan harga yang cukup signifikan. Secara teknikal, terdapat beberapa faktor yang mendukung penurunan ini, di antaranya harga membentuk lower high atau titik puncak yang lebih rendah dari sebelumnya, yang mengindikasikan potensi tren turun.

Selain itu, munculnya sinyal bearish divergence juga memperkuat indikasi pelemahan yang sejalan dengan pergerakan harga saat ini. Dengan kondisi tersebut, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 4767, dengan target berikutnya di level 4736.

Analisa Fundamental

Secara fundamental, pelemahan emas saat ini didorong oleh penguatan dolar AS yang kembali meningkat. Hal ini biasanya terjadi ketika pasar merespons data ekonomi Amerika Serikat yang solid, sehingga meningkatkan permintaan terhadap dolar dan menekan harga emas.

Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang masih cenderung mempertahankan suku bunga tinggi juga menjadi faktor utama. Suku bunga yang tinggi meningkatkan daya tarik aset berbasis imbal hasil seperti obligasi, sehingga mengurangi minat terhadap emas sebagai aset non-yielding. 

Kenaikan yield obligasi pemerintah AS turut memperkuat tekanan terhadap emas, karena meningkatkan opportunity cost dalam memegang emas. Investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen dengan imbal hasil yang lebih menarik. Namun demikian, pelemahan ini berpotensi bersifat sementara selama kondisi ketidakpastian global masih ada. Permintaan terhadap emas sebagai safe haven tetap bisa kembali meningkat jika terjadi gejolak pasar.

 

EUR/USD

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bearish I Time Frame : H4

Pada timeframe H4, pasangan EUR/USD tertahan di area resistance pada level 1.17903. Area tersebut juga diperkuat oleh Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic resistance, sehingga harga gagal melanjutkan kenaikan di atasnya.

Dengan kondisi ini, harga berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support terdekat di level 1.17296, dengan target berikutnya di level 1.16783. Selain itu, indikator stochastic telah keluar dari area jenuh beli (overbought) dan didukung oleh terbentuknya bearish divergence, yang semakin menguatkan potensi penurunan harga dalam jangka pendek.

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi pelemahan EUR/USD dalam jangka pendek didorong oleh penguatan dolar AS yang kembali meningkat. Hal ini dapat terjadi jika data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan hasil yang solid, sehingga meningkatkan kepercayaan pasar terhadap kekuatan ekonomi AS.

Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang masih berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi atau memberikan sinyal hawkish menjadi faktor utama penguatan dolar. Kondisi ini membuat aset berbasis USD lebih menarik bagi investor global. Di sisi lain, European Central Bank meskipun masih cenderung menjaga kebijakan ketat, menghadapi tekanan dari perlambatan ekonomi di kawasan Eropa.

Hal ini dapat mengurangi daya tarik euro dan memicu pelemahan terhadap dolar. Sentimen risk-off di pasar global juga dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, sehingga semakin menekan EUR/USD.

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.