English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

USDJPY Menguat, Didukung Kebijakan The Fed dan Bank of Japan

Geraldo Kofit · 1 Views

Trump Tegaskan Blokade Iran Tetap Berjalan Sampai Ada Kesepakatan Damai

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa blokade terhadap Iran akan tetap diberlakukan sampai kedua negara benar-benar mencapai kesepakatan damai, meskipun batas waktu gencatan senjata semakin dekat. Situasi ini membuat peluang perpanjangan gencatan senjata menjadi semakin kecil, karena kedua pihak masih belum sepakat dalam negosiasi yang sedang berlangsung.

Ketegangan juga meningkat setelah adanya aksi militer seperti penyitaan kapal Iran oleh AS, yang semakin memperumit proses diplomasi. Bagi market, keputusan untuk mempertahankan blokade ini berarti risiko gangguan pasokan minyak global masih tinggi, terutama karena wilayah strategis seperti Selat Hormuz ikut terdampak. Akibatnya, harga minyak berpotensi tetap volatile atau cenderung naik jika konflik berlanjut, sementara aset safe haven bisa kembali diminati. Selama belum ada kesepakatan final, pergerakan market akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan berita terkait negosiasi dan deadline gencatan senjata ini.

 

Calendar:

Calendar 16 April.png

 

USD/JPY

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, pasangan USD/JPY menunjukkan potensi penguatan setelah gagal melanjutkan penurunan yang signifikan. Secara teknikal, harga membentuk pola double bottom yang mengindikasikan potensi pembalikan arah ke atas. Selain itu, muncul sinyal bullish divergence yang diperkuat dengan terbentuknya pola bullish engulfing sebagai konfirmasi swing low baru. Dengan kondisi tersebut, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 159.525, dengan target berikutnya di level 160.022.

 

Analisa Fundamental 

Secara fundamental, potensi penguatan USD/JPY didukung oleh perbedaan arah kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of Japan. The Fed masih cenderung mempertahankan suku bunga pada level tinggi untuk menjaga inflasi tetap terkendali, sehingga memberikan dukungan terhadap nilai dolar AS.

Sebaliknya, Bank of Japan masih mempertahankan kebijakan moneter yang longgar, termasuk suku bunga rendah dan stimulus yang berkelanjutan. Perbedaan ini menciptakan gap yield yang mendorong aliran dana ke aset berbasis dolar, sehingga memperkuat USD terhadap yen.

Selain itu, kenaikan yield obligasi pemerintah AS juga menjadi faktor penting yang meningkatkan daya tarik dolar. Investor global cenderung mencari imbal hasil yang lebih tinggi, sehingga memperkuat permintaan terhadap USD.
Sentimen pasar yang cenderung risk-on juga turut melemahkan yen sebagai aset safe haven, sehingga memberikan ruang bagi USD/JPY untuk melanjutkan penguatan.

 

 

WTI / OIL

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bearish 

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, harga West Texas Intermediate (WTI) menunjukkan potensi pelemahan yang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari kegagalan harga untuk membentuk resistance yang lebih tinggi dari level sebelumnya, yang mengindikasikan tren bearish masih dominan. Selain itu, harga juga masih tertahan di bawah Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic resistance, sehingga memperkuat tekanan penurunan. Dengan kondisi tersebut, harga berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support terdekat di level 80.58, dengan target berikutnya di level 73.90.

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, tekanan terhadap harga minyak masih didorong oleh kekhawatiran melemahnya permintaan global. Indikasi perlambatan ekonomi di negara-negara konsumen utama membuat prospek konsumsi energi menurun, sehingga memberikan tekanan pada harga minyak. Selain itu, potensi kelebihan pasokan juga menjadi faktor utama. Kebijakan produksi dari OPEC+ serta peningkatan output dari beberapa negara produsen dapat menciptakan kondisi oversupply di pasar, yang semakin menekan harga.

Di sisi lain, penguatan dolar AS turut memberikan tekanan tambahan terhadap harga minyak. Karena minyak diperdagangkan dalam dolar, kenaikan nilai dolar membuat harga minyak menjadi lebih mahal bagi negara lain, sehingga dapat menekan permintaan. Sentimen pasar yang cenderung risk-off juga mendorong investor untuk mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti komoditas energi, sehingga memperkuat tekanan bearish.

 

 

EUR/USD

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, pasangan EUR/USD gagal menembus area resistance sebelumnya di level 1.17985, sehingga membuka peluang terbentuknya swing high baru sebagai indikasi potensi perubahan tren dari bullish ke bearish. Secara teknikal, juga terlihat pola double top yang memperkuat sinyal kemungkinan pembalikan arah ke bawah. Dengan kondisi tersebut, harga berpotensi mengalami penurunan menuju support terdekat di level 1.17291, dengan target berikutnya di level 1.16769.

  

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi pelemahan EUR/USD dapat dipicu oleh penguatan dolar AS yang kembali meningkat. Hal ini biasanya terjadi ketika data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi, sehingga meningkatkan kepercayaan pasar terhadap kekuatan ekonomi AS. Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang masih berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi atau memberikan sinyal hawkish dapat menjadi katalis utama penguatan dolar. Kondisi ini membuat aset berbasis USD lebih menarik bagi investor global.

Di sisi lain, European Central Bank meskipun masih menjaga kebijakan ketat, mulai menghadapi tekanan dari perlambatan ekonomi di kawasan Eropa. Hal ini dapat mengurangi daya tarik euro dan memicu pelemahan terhadap dolar AS. Sentimen risk-off di pasar global juga dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, sehingga semakin menekan pasangan EUR/USD.

 

DOW / Dowjones

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, Dow Jones Industrial Average masih berada dalam kondisi tren bullish yang kuat. Harga telah menyelesaikan pembentukan secondary trend yang kini berfungsi sebagai support terdekat di level 49069. Saat ini, harga kembali membentuk struktur primary trend baru dengan potensi melanjutkan kenaikan menuju resistance terdekat di level 50207, dengan target berikutnya di level 50642.

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, tren kenaikan Dow Jones masih didukung oleh kondisi ekonomi Amerika Serikat yang relatif kuat. Data tenaga kerja yang solid, konsumsi domestik yang stabil, serta aktivitas bisnis yang tetap ekspansif memberikan sentimen positif bagi pasar saham. Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang cenderung lebih fleksibel atau tidak terlalu agresif dalam menaikkan suku bunga menjadi faktor penting. Harapan bahwa suku bunga akan stabil atau bahkan berpotensi turun mendorong likuiditas masuk ke pasar ekuitas dan memperkuat tren bullish.

Kinerja laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar juga masih menunjukkan hasil yang positif, yang semakin memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar saham. Aliran dana dari investor institusional ke sektor-sektor utama turut menjaga momentum kenaikan indeks. Di sisi lain, sentimen risk-on di pasar global juga mendorong minat terhadap aset berisiko seperti saham, sehingga memberikan dukungan tambahan bagi kenaikan Dow Jones.

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.