English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Trump Sebut Ketegangan AS-Iran Mereda, Stabilitas Pasar Kembali Pulih

Geraldo Kofit · 1 Views

Trump Sebut Ketegangan AS-Iran Mereda, Stabilitas Pasar Kembali Pulih

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran saat ini “sangat dekat untuk berakhir” dalam wawancara dengan Fox Business, seiring munculnya kembali harapan adanya kesepakatan damai antara kedua negara. Ia juga menyebut bahwa Iran kemungkinan besar ingin segera mencapai kesepakatan, meskipun situasi masih belum sepenuhnya stabil dan negosiasi masih berlangsung.  

Bagi market, pernyataan ini memberi sinyal bahwa ketegangan geopolitik mulai mereda, sehingga kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak global ikut menurun. Dampaknya, sentimen pasar cenderung lebih positif (risk-on), yang bisa menekan harga minyak dan mengurangi permintaan aset safe haven seperti gold. Namun, karena belum ada kesepakatan final, market tetap 
berpotensi bergerak fluktuatif tergantung perkembangan negosiasi selanjutnya. 

 

Calendar:

Calendar 16 April

 

WTI / OIL

wti

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : H1

Pada timeframe H1, harga West Texas Intermediate (WTI) menunjukkan potensi kenaikan dalam jangka pendek. Hal ini terlihat dari kegagalan harga untuk menembus level low sebelumnya, serta terbentuknya swing low baru yang mengindikasikan adanya tekanan 
beli. Selain itu, indikator stochastic juga menunjukkan adanya bullish divergence, yang semakin memperkuat sinyal potensi kenaikan harga. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang bergerak naik menuju resistance terdekat di level 93.28, dengan target 
berikutnya di level 95.97. 

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi kenaikan harga minyak dalam jangka pendek dapat dipicu oleh sentimen perbaikan permintaan energi, terutama jika terdapat ekspektasi peningkatan aktivitas ekonomi atau konsumsi bahan bakar dalam waktu dekat. Hal ini dapat mendorong aksi beli sementara di pasar minyak. 

Selain itu, faktor geopolitik juga sering menjadi pendorong kenaikan harga minyak. Ketegangan di kawasan produsen utama atau gangguan distribusi dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan, sehingga mendorong harga naik meskipun hanya bersifat 
sementara. 

Di sisi lain, adanya potensi pengetatan pasokan dari OPEC+, baik melalui pengurangan produksi maupun pembatasan output, juga dapat memberikan dukungan terhadap kenaikan harga dalam jangka pendek. 

Namun demikian, kenaikan ini cenderung bersifat terbatas jika secara keseluruhan pasar masih dibayangi oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Oleh karena itu, pergerakan naik lebih berpotensi sebagai rebound teknikal sebelum arah tren utama 
kembali mendominasi.

 

USD/JPY

usdjpy

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, pasangan USD/JPY masih menunjukkan tren bearish yang dominan. Secara teknikal, harga semakin jelas membentuk pola head and shoulders, yang mengindikasikan potensi pembalikan arah ke bawah. Saat ini, harga berpeluang menembus area neckline dan melanjutkan penurunan menuju support terdekat di level 158.269, dengan target berikutnya di level 157.506 jika tekanan jual masih berlanjut. Selain itu, indikator stochastic juga menunjukkan sinyal pelemahan yang cukup kuat, dengan arah menuju area jenuh jual (oversold), sehingga memperkuat potensi penurunan harga dalam waktu dekat.

 

Analisa Fundamental  

Secara fundamental, tekanan pada USD/JPY dipengaruhi oleh perubahan ekspektasi kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of Japan. The Fed mulai menunjukkan kecenderungan lebih dovish seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi dan 
meredanya tekanan inflasi di Amerika Serikat, sehingga melemahkan daya tarik dolar AS. 

Di sisi lain, Bank of Japan mulai memberikan sinyal menuju kebijakan yang lebih ketat, terutama jika inflasi domestik tetap stabil. Ekspektasi ini meningkatkan permintaan terhadap yen Jepang dan memperkuat mata uang tersebut. Selain itu, meningkatnya sentimen risk-off di pasar global juga mendorong investor untuk beralih ke aset safe haven seperti yen. Kondisi ini semakin memperkuat tekanan penurunan 
pada USD/JPY. 

Penurunan yield obligasi pemerintah AS juga menjadi faktor tambahan yang mengurangi daya tarik dolar, sehingga memperbesar peluang pelemahan pasangan ini. 

 

EUR/USD

 eurusd

Analisa Teknikal

Trend : Bearish  

Timeframe : H1 

Pada timeframe H1, pasangan EUR/USD berpotensi mengalami koreksi jangka pendek. Hal ini terlihat dari pergerakan harga yang beberapa kali tertahan di area resistance, serta indikator stochastic yang telah menunjukkan kondisi jenuh beli (overbought). Selain itu, terbentuk pola double top yang mengindikasikan adanya potensi pembalikan arah ke bawah. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang mengalami penurunan menuju support terdekat di level 1.17729, dengan target support berikutnya di level 1.17534. 

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi koreksi EUR/USD dalam jangka pendek dapat dipicu oleh penguatan sementara dolar AS. Kondisi ini biasanya terjadi setelah pergerakan naik yang cukup kuat, sehingga pelaku pasar melakukan aksi profit taking yang mendorong harga 
terkoreksi. 

Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang masih berpotensi mempertahankan suku bunga pada level tinggi atau memberikan pernyataan bernada hawkish dapat menjadi katalis penguatan dolar dalam jangka pendek. 


Di sisi lain, meskipun European Central Bank masih cenderung menjaga kebijakan ketat, pasar dapat melakukan penyesuaian posisi setelah penguatan euro sebelumnya, sehingga memicu tekanan jual sementara. 


Sentimen risk-off jangka pendek juga dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, yang turut menekan EUR/USD

 

DOW / Dowjones

 dow

Analisa Teknikal  

Trend : Bullish  

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, Dow Jones Industrial Average masih menunjukkan kondisi yang solid untuk melanjutkan tren kenaikan, sejalan dengan pergerakan sebelumnya. Setelah sempat mengalami koreksi sementara, harga kini kembali menguat secara signifikan, menandakan bahwa momentum bullish masih terjaga. Dengan kondisi tersebut, harga berpotensi melanjutkan kenaikan untuk menyelesaikan pembentukan primary trend, dengan target resistance di level 49465 dan resistance berikutnya di level 49954 

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.