English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Dolar AS Menguat, GBPUSD Terancam Turun

Geraldo Kofit · 1 Views

Dolar AS Menguat,  GBPUSD Terancam Turun

GBP/USD  

gbpusd

Analisa Teknikal  

Trend : Bearish I Time Frame : H1 

Pada timeframe H1, GBP/USD menunjukkan potensi pelemahan harga. Hal ini terlihat dari kegagalan harga untuk membentuk higher high di atas resistance sebelumnya pada level 1.35882, yang mengindikasikan adanya tekanan jual. Secara teknikal, kondisi ini membentuk pola koreksi ABC yang membuka peluang penurunan harga menuju support terdekat di level 1.35396, dengan target berikutnya di level 1.35164. Selain itu, indikator stochastic juga menunjukkan arah menurun, yang menandakan bahwa momentum saat ini masih didominasi oleh seller. Setelah fase koreksi ini selesai, harga berpotensi melanjutkan kenaikan kembali sebagai bagian dari primary trend. 

Analisa Fundamental 

Secara fundamental, potensi pelemahan GBP/USD dalam jangka pendek dapat dipicu oleh penguatan sementara dolar AS. Hal ini biasanya terjadi ketika pelaku pasar melakukan aksi profit taking setelah tren kenaikan yang cukup kuat, sehingga 
memicu koreksi pada pasangan ini.

Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang masih berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi juga dapat memberikan dukungan terhadap dolar AS. Jika muncul data ekonomi AS yang lebih kuat dari ekspektasi atau pernyataan bernada hawkish, maka dolar berpeluang menguat dan menekan GBP/USD.

Di sisi lain, meskipun Bank of England masih cenderung menjaga kebijakan ketat, pasar dapat melakukan penyesuaian posisi (rebalancing) setelah penguatan pound sebelumnya, sehingga memicu tekanan jual sementara. 


Sentimen risk-off jangka pendek juga dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, yang turut memperkuat tekanan penurunan pada GBP/USD. 

 

XAUUSD / GOLD 

xau

Analisa Teknikal  

Trend : Bearish I Time Frame : H4  

Pada timeframe H4, XAU/USD menunjukkan potensi koreksi setelah gagal menembus area resistance di level 4870. Pergerakan harga tersebut diikuti dengan terbentuknya swing high yang valid, sebagai konfirmasi adanya tekanan penurunan. Selain itu, indikator stochastic juga telah keluar dari area jenuh beli (overbought), yang semakin memperkuat sinyal koreksi. Dengan kondisi ini, harga berpotensi bergerak turun menuju support terdekat di level 4775, dengan target support berikutnya di level 4732. 

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi koreksi emas dalam jangka pendek dapat dipicu oleh penguatan sementara dolar AS. Kondisi ini biasanya terjadi ketika pelaku pasar melakukan aksi profit taking setelah kenaikan harga yang cukup signifikan sebelumnya, sehingga mendorong harga emas untuk terkoreksi. 

Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang masih berpotensi mempertahankan suku bunga pada level tinggi dalam jangka waktu lebih lama juga dapat memberikan tekanan terhadap emas. Suku bunga tinggi meningkatkan daya tarik aset berbasis imbal hasil seperti obligasi, sehingga mengurangi minat terhadap emas sebagai 
aset non-yielding. 


Di sisi lain, kenaikan yield obligasi pemerintah AS juga menjadi faktor yang menekan harga emas, karena meningkatkan opportunity cost dalam memegang emas. Hal ini dapat mendorong investor untuk sementara waktu mengalihkan dana dari emas ke instrumen 
lain. 

Namun demikian, koreksi ini cenderung bersifat jangka pendek selama tidak ada 
perubahan signifikan pada sentimen global. Permintaan safe haven masih berpotensi 
kembali meningkat jika ketidakpastian pasar muncul kembali.

 

EUR/USD  

eurusd

Analisa Teknikal  

Trend : Bearish I Time Frame : H1 

Pada timeframe H1, EUR/USD tertahan di area resistance pada level 1.18113 dan 1.18013. Secara teknikal, kondisi ini menunjukkan potensi terbentuknya pola koreksi ABC, yang mengindikasikan kemungkinan penurunan harga dalam jangka pendek. Dengan demikian, harga berpeluang bergerak turun menuju area support terdekat untuk membentuk secondary trend terlebih dahulu, sebelum melanjutkan kenaikan kembali sebagai bagian dari pembentukan primary trend yang baru. 

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi koreksi EUR/USD dalam jangka pendek dapat dipicu oleh penguatan sementara dolar AS. Hal ini sering terjadi ketika pelaku pasar melakukan aksi profit taking setelah kenaikan harga yang cukup signifikan sebelumnya, sehingga 
mendorong harga untuk terkoreksi.

Selain itu, ekspektasi kebijakan dari Federal Reserve yang masih berpotensi mempertahankan suku bunga pada level tinggi juga dapat memberikan dukungan bagi dolar AS dalam jangka pendek. Pernyataan bernada hawkish atau data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan dapat menjadi katalis penguatan dolar. 

Di sisi lain, meskipun European Central Bank masih cenderung menjaga kebijakan yang relatif ketat, pasar dapat melakukan penyesuaian posisi setelah penguatan euro sebelumnya. Hal ini dapat memicu tekanan jual sementara pada EUR/USD.

Sentimen risk-off jangka pendek juga dapat meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, yang turut menekan pasangan ini.

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.