English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Arah Kebijakan The Federal Reserve Masih Fleksibel di Tengah Ketidakpastian Global

Geraldo Kofit · 1 Views

The Fed Masih Buka Peluang Turunkan Suku Bunga, Tapi Semua Bergantung pada Arah Inflasi

Bank sentral AS (The Fed) kembali menegaskan bahwa peluang penurunan suku bunga masih terbuka, namun dengan satu syarat utama: inflasi harus benar-benar turun sesuai ekspektasi.

Dalam risalah rapat terbaru, para pejabat The Fed memilih untuk “wait and see”, karena kondisi ekonomi masih dipenuhi ketidakpastian terutama dari faktor eksternal seperti konflik geopolitik dan pergerakan harga energi. Meski begitu, mayoritas pejabat masih cenderung ke arah pemangkasan suku bunga jika data ekonomi mendukung, walaupun ada sebagian kecil yang mulai mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga jika inflasi tetap tinggi.

Calendar:

Calendar April, 7.png

 

WTI / OIL

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, West Texas Intermediate menunjukkan potensi terjadinya kenaikan kembali. Hal ini didukung oleh terbentuknya swing low pada area support pertama, yang mengindikasikan adanya reaksi beli dari pasar. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang mengalami koreksi naik menuju area resistance terdekat, yaitu di level
102.30 sebagai target pertama dan 106.80 sebagai resistance berikutnya.

Dari sisi indikator, Stochastic juga menunjukkan sinyal penguatan dengan membentuk pola double bottom, yang mengindikasikan bahwa momentum bearish mulai melemah dan berpotensi berbalik ke arah bullish.

 

Analisa Fundamental

Pada timeframe H4, West Texas Intermediate menunjukkan potensi terjadinya kenaikan kembali. Hal ini didukung oleh terbentuknya swing low pada area support pertama, yang mengindikasikan adanya reaksi beli dari pasar. Dengan kondisi tersebut, harga berpeluang mengalami koreksi naik menuju area resistance terdekat, yaitu di level
102.30 sebagai target pertama dan 106.80 sebagai resistance berikutnya.

Dari sisi indikator, Stochastic juga menunjukkan sinyal penguatan dengan membentuk pola double bottom, yang mengindikasikan bahwa momentum bearish mulai melemah dan berpotensi berbalik ke arah bullish.

 

USD/JPY

image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : H4

Pada timeframe H4, pasangan USD/JPY menunjukkan penguatan harga yang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari beberapa faktor teknikal yang mendukung, seperti munculnya pola Bullish Engulfing di area support, yang mengindikasikan adanya tekanan beli yang kuat. Selain itu, indikator Stochastic juga membentuk pola double bottom, yang menandakan bahwa momentum bearish mulai melemah dan berpotensi berbalik naik.

Dengan kombinasi sinyal tersebut, USD/JPY berpeluang melanjutkan koreksi kenaikan menuju area resistance terdekat di level 159.292, dengan target lanjutan di 159.484. Kenaikan ini merupakan bagian dari fase koreksi harga setelah sebelumnya mengalami penurunan cukup panjang akibat terbentuknya pola Rising Wedge.

 

Analisa Fundamental 

Secara fundamental, potensi kenaikan pada USD/JPY dalam jangka pendek didukung oleh beberapa faktor yang mendorong penguatan dolar AS. Salah satunya adalah ekspektasi bahwa Federal Reserve masih akan mempertahankan kebijakan moneter yang relatif ketat atau menunda penurunan suku bunga, terutama jika data ekonomi AS tetap solid. Hal ini membuat yield obligasi AS tetap tinggi dan menarik bagi investor, sehingga meningkatkan permintaan terhadap USD.

Di sisi lain, Bank of Japan masih cenderung mempertahankan kebijakan moneter yang longgar, sehingga menekan nilai yen. Selain itu, dalam kondisi pasar yang cenderung stabil (risk-on), permintaan terhadap yen sebagai aset safe haven biasanya menurun. Kombinasi faktor-faktor ini mendukung potensi penguatan USD/JPY dalam jangka pendek, sejalan dengan analisa teknikal yang mengarah ke area resistance
159.292 hingga 159.484.
 

EUR/USD

 image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : H1

Pada timeframe H1, pasangan EUR/USD saat ini menunjukkan perubahan tren dari bullish menjadi bearish. Hal ini terlihat dari ketidakmampuan harga untuk menembus resistance tertinggi di level 1.16962, serta terbentuknya lower high di area 1.16796, yang mengindikasikan mulai melemahnya momentum kenaikan.

Selain itu, pada area resistance juga terbentuk pola Double Top, yang merupakan sinyal pembalikan arah ke bearish. Dengan adanya konfirmasi tersebut, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju area support terdekat di level 1.16426, dengan target lanjutan pada support berikutnya di level 1.16152. Kombinasi dari struktur lower high dan pola Double Top ini memperkuat indikasi bahwa tekanan bearish masih berlanjut dalam jangka pendek.

  

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi pelemahan pada EUR/USD didukung oleh penguatan dolar AS dalam jangka pendek serta tekanan terhadap euro. Dari sisi dolar, ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang relatif ketat lebih lama terutama jika data ekonomi seperti tenaga kerja dan inflasi masih solid mendorong kenaikan yield obligasi dan meningkatkan permintaan terhadap USD.

Di sisi lain, euro berpotensi tertekan oleh ketidakpastian ekonomi di kawasan Eropa serta kemungkinan European Central Bank yang lebih cepat melakukan pelonggaran kebijakan untuk menopang pertumbuhan. Selain itu, dalam kondisi pasar yang cenderung risk-off, dolar AS kembali diminati sebagai aset safe haven. Kombinasi faktor-faktor ini memperkuat tekanan bearish pada EUR/USD, sejalan dengan analisa teknikal yang mengarah ke area support 1.16426 hingga 1.16152.

 

DOW / Dowjones

 image.png

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

Pada timeframe Daily, Dow Jones Industrial Average saat ini menunjukkan penguatan yang cukup signifikan. Dari sisi teknikal, kenaikan ini didukung oleh terbentuknya pola Double Bottom, yang merupakan sinyal pembalikan arah dari bearish ke bullish. Pola tersebut telah terkonfirmasi setelah harga berhasil menembus area neckline, sehingga membuka peluang untuk melanjutkan tren kenaikan.

Dengan struktur harga yang sudah valid, pergerakan Dow Jones saat ini masih berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area resistance terdekat, yaitu di level 48,923 dan 49,483. Level-level tersebut menjadi target kenaikan selanjutnya dalam fase bullish yang sedang berlangsung.

 

 Analisa Fundamental

Secara fundamental, penguatan pada Dow Jones Industrial Average didukung oleh kombinasi faktor ekonomi dan sentimen pasar yang positif. Salah satu pendorong utama adalah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai melonggarkan kebijakan moneter, termasuk potensi penurunan suku bunga, terutama jika inflasi terus menunjukkan tren menurun. Kondisi ini meningkatkan likuiditas di pasar dan mendorong aliran dana ke aset berisiko seperti saham. Selain itu, kinerja perusahaan-perusahaan besar di AS yang tetap solid serta laporan keuangan yang positif turut meningkatkan kepercayaan investor.

Di sisi lain, stabilitas ekonomi Amerika Serikat terutama dari sektor tenaga kerja dan konsumsi memberikan fondasi yang kuat bagi pertumbuhan pasar saham. Ditambah dengan sentimen risk-on global, di mana investor lebih agresif dalam mengambil risiko, hal ini semakin memperkuat potensi kenaikan Dow Jones, sejalan dengan analisa teknikal yang mengarah ke area resistance 48923 hingga 49483.

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.