

Market Analysis
Potensi Koreksi GBP/USD Semakin Kuat, Target ke Area Support Terdekat

GBP/USD
Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : M30
Pada timeframe M30/H1, pasangan GBP/USD saat ini menunjukkan potensi koreksi penurunan harga setelah gagal menembus area resistance sebelumnya, yang memicu tekanan jual di pasar. Secara teknikal, terdapat dua faktor utama yang memperkuat peluang penurunan tersebut, yaitu munculnya pola Bearish Engulfing sebagai sinyal pembalikan arah serta adanya bearish divergence pada indikator yang menunjukkan melemahnya momentum kenaikan.
Dengan kombinasi kedua faktor ini, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju area support terdekat di level 1.33917 hingga 1.33685 sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Analisa Fundamental
Pada timeframe M30/H1, pasangan GBP/USD saat ini menunjukkan potensi koreksi penurunan harga setelah gagal menembus area resistance sebelumnya, yang memicu tekanan jual di pasar. Secara teknikal, terdapat dua faktor utama yang memperkuat peluang penurunan tersebut, yaitu munculnya pola Bearish Engulfingsebagai sinyal pembalikan arah serta adanya bearish divergence pada indikator yang menunjukkan melemahnya momentum kenaikan.
Dengan kombinasi kedua faktor ini, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju area support terdekat di level 1.33917 hingga 1.33685 sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya.
XAUUSD / GOLD
Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : M30
Pada timeframe M30, XAUUSD terdapat potensi terjadinya koreksi penurunan harga setelah kenaikan agresif yang terjadi pada sesi pagi. Secara teknikal, harga terlihat belum mampu menembus area resistance sebelumnya, sehingga membuka peluang untuk terjadinya retracement atau koreksi jangka pendek.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan harga berpotensi turun menuju area support terdekat di kisaran level 4,756 hingga 4,732 sebagai target koreksi sebelum melanjutkan arah tren berikutnya.
Analisa Fundamental
Secara fundamental, potensi koreksi jangka pendek pada XAUUSD sejalan dengan beberapa sentimen pasar yang menekan harga sementara waktu. Dalam jangka pendek, dolar AS berpotensi mengalami penguatan akibat rilis data ekonomi yang positif serta adanya aksi profit taking dari posisi sebelumnya, sehingga memberikan tekanan pada harga emas. Selain itu, kenaikan yield obligasi AS juga meningkatkan daya tarik aset berbunga dibandingkan emas, yang mendorong peralihan dana oleh investor.
Di sisi lain, setelah kenaikan harga yang cukup agresif, pelaku pasar cenderung melakukan aksi ambil untung, sehingga memicu tekanan jual tambahan. Minimnya sentimen safe haven dalam waktu dekat juga membuat permintaan terhadap emas sedikit berkurang. Kombinasi faktor-faktor ini mendukung potensi koreksi harga XAUUSD dalam jangka pendek sebelum melanjutkan tren bullish utamanya.Suku bunga yang lebih rendah membuat emas lebih menarik karena tidak memberikan yield, sehingga permintaannya meningkat
EUR/USD
Analisa Teknikal
Trend : Bearish I Time Frame : M30
Pada timeframe M30, pasangan EUR/USD saat ini berpotensi mengalami penurunan harga kembali sebagai bagian dari koreksi wajar setelah sebelumnya terjadi kenaikan yang cukup agresif hingga membentuk primary trend baru. Dalam fase ini, harga cenderung membentuk secondary trend atau koreksi jangka pendek, yang didukung oleh munculnya pola Double Top sebagai sinyal pembalikan sementara.
Selain itu, adanya bearish divergence pada indikator turut memperkuat indikasi melemahnya momentum kenaikan. Dengan kombinasi faktor tersebut, pergerakan harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju area support terdekat di level 1.16653 hingga 1.16504 sebelum menentukan arah tren selanjutnya.
Analisa Fundamental
Secara fundamental, potensi koreksi jangka pendek pada EUR/USD didukung oleh beberapa sentimen yang mengarah pada penguatan dolar AS dalam waktu dekat. Setelah mengalami pelemahan sebelumnya, dolar berpeluang menguat akibat rilis data ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik dari ekspektasi, sehingga meningkatkan permintaan terhadap USD. Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve yang masih cenderung berhati-hati dalam menurunkan suku bunga turut memberikan dukungan bagi penguatan dolar.
Di sisi lain, euro juga dapat tertekan oleh ketidakpastian kondisi ekonomi di kawasan Eropa, sehingga mengurangi daya tariknya di mata investor. Ditambah dengan aksi profit taking setelah kenaikan harga yang cukup agresif sebelumnya, hal ini memperkuat peluang terjadinya koreksi pada EUR/USD dalam jangka pendek sebelum melanjutkan tren utamanya.
Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

