English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

XAU/USD Berbalik Bearish, Emas Terancam Lanjutkan Penurunan

Geraldo Kofit · 1 Views

XAUUSD Berbalik Bearish, Emas Terancam Lanjutkan Penurunan

XAUUSD / GOLD

xau

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : H4

XAU/USD pada timeframe H4 kembali menunjukkan struktur bearish trend, di mana harga gagal menembus area resistance dan membentuk candlestick bearish yang dominan sebagai indikasi tekanan jual. Selain itu, harga juga mulai menembus Moving Average 21 dan 34, yang semakin memperkuat sinyal pelemahan. Dengan kondisi ini, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju Support 1 di level 4581, dan jika tekanan berlanjut, maka target berikutnya berada di Support 2 pada level 4492.

Proyeksi pergerakan hari ini:

●  Jika tekanan Bearish berlanjut, XAUUSD berpotensi turun hingga ke level 4581 hingga 4492

●  Namun, jika harga gagal turun maka potensi penguatan terdekat ada di sekitar level 4708 hingga 4786 menuju Resistance level 1 & 2

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, tekanan terhadap XAU/USD saat ini didukung oleh kembali menguatnya dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Meskipun emas dikenal sebagai aset safe haven, dalam kondisi tertentu investor lebih memilih dolar karena likuiditasnya yang tinggi, sehingga menekan harga emas. Selain itu, kenaikan harga energi akibat konflik geopolitik juga meningkatkan risiko inflasi, yang mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve akan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga yang relatif tinggi.

Suku bunga yang tinggi membuat aset seperti emas (yang tidak memberikan imbal hasil) menjadi kurang menarik dibandingkan instrumen berbunga. Kombinasi dari dolar yang kuat, ekspektasi kebijakan moneter yang ketat, serta tekanan inflasi ini memperkuat potensi penurunan harga emas, sejalan dengan struktur teknikal bearish yang saat ini terbentuk.

 

WTI / OIL

wti

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : H1

West Texas Intermediate (WTI) pada timeframe H1 menunjukan penguatan trend bullish kembali dimana harga telah selesai melakukan rejection yang menjadi support baru pada area diatas Moving Average 21 & 34. Saat ini berpeluang naik ke Resistance terdekat pada level harga 115 hingga Resistance kedua pada level harga 119

Proyeksi pergerakan hari ini:

●  Jika tekanan Bullish berlanjut, WTI berpotensi naik hingga ke level 115 hingga 119

●  Namun, jika harga gagal naik dan koreksi maka potensi penurunan terdekat ada di sekitar level 108 hingga 107

 

 

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi kenaikan harga WTI saat ini sangat didukung oleh sentimen  global, terutama dari sisi geopolitik dan gangguan pasokan energi. Berita terkait serangan drone terhadap fasilitas Kuwait Petroleum Corporation menjadi katalis utama yang memperkuat kekhawatiran pasar terhadap stabilitas produksi dan distribusi minyak di kawasan Timur Tengah.

Serangan tersebut meningkatkan risiko terganggunya supply minyak, apalagi wilayah Timur Tengah merupakan salah satu pusat produksi energi terbesar dunia. Kondisi ini mendorong harga minyak naik karena pasar mulai melakukan pricing terhadap potensi kekurangan pasokan. Selain itu, meningkatnya ketegangan yang melibatkan Iran juga memperbesar kemungkinan eskalasi konflik yang bisa berdampak lebih luas ke jalur distribusi energi global.

 

USD/JPY

usdjpy

Analisa Teknikal

Trend : Bullish

Timeframe : Daily

USD/JPY saat ini berpotensi melanjutkan penguatan setelah menyelesaikan fase secondary trend dan mulai membentuk primary trend baru yang mengarah bullish. Pergerakan harga juga didukung oleh posisi yang tetap berada di atas Moving Average 21 dan 34, yang menjadi indikasi tren naik masih terjaga. Selain itu, terbentuknya bullish divergence memberikan sinyal adanya potensi pembalikan atau penguatan lanjutan. Dengan kondisi ini, harga berpeluang bergerak menuju Resistance 1 di level 160.402, dan jika momentum berlanjut, target berikutnya berada di Resistance 2 pada level 161.745.

Proyeksi pergerakan hari ini:

Jika tekanan Bearish berlanjut, USD/JPY berpotensi naik hingga ke level 159.230 hingga 158.870

Namun, jika harga gagal turun maka pattern rising wedge gagal dan lanjut naik kembali menembus Resistance 1.

 

Analisa Fundamental 

Secara fundamental, penguatan USD/JPY didukung oleh dominasi dolar AS di tengah ketidakpastian global, di mana investor masih cenderung memilih dolar sebagai safe haven utama. Di sisi lain, yen Jepang masih berada di bawah tekanan akibat kebijakan moneter yang relatif longgar dari Bank of Japan, meskipun ada sinyal penyesuaian kebijakan secara bertahap. Selisih suku bunga yang masih cukup lebar antara AS dan Jepang juga menjadi faktor utama yang mendukung penguatan USD/JPY. Kombinasi dari kuatnya dolar, kebijakan Jepang yang masih akomodatif, serta sentimen global yang belum stabil membuat potensi kenaikan pair ini tetap terbuka, sejalan dengan konfirmasi teknikal yang menunjukkan bias bullish.

 

EUR/USD

 eurusd

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : H1

EUR/USD berpotensi mengalami penurunan harga setelah gagal menembus titik tertinggi sebelumnya. Pada timeframe H1, terlihat terbentuk pola Double Top yang menjadi indikasi pembalikan arah ke bearish. Dengan konfirmasi tersebut, harga berpeluang bergerak turun menuju Support 1 di level 1.15226, dan jika tekanan jual berlanjut, maka target berikutnya berada di Support 2 pada level 1.15032.

Proyeksi pergerakan hari ini:

●  Jika tekanan Bearish berlanjut, EUR/USD berpotensi turun hingga ke level 1.15226-an.

●  Namun, jika harga gagal turun dan koreksi maka potensi kenaikan terdekat ada di sekitar level 1.15522-an.

  

Analisa Fundamental

Secara fundamental, potensi penurunan EUR/USD didukung oleh kembali menguatnya dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama dari sisi geopolitik dan pergerakan harga energi. Kondisi ini mendorong investor untuk beralih ke dolar sebagai aset safe haven, sehingga memberi tekanan pada euro. Di sisi lain, ekonomi Eropa masih menghadapi risiko dari kenaikan harga energi yang dapat menekan pertumbuhan, sehingga membuat pergerakan euro menjadi lebih terbatas.

Selain itu, kebijakan moneter European Central Bank yang cenderung lebih hati-hati dibandingkan dengan kebijakan AS juga menjadi faktor pelemah euro. Sementara itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve yang masih relatif ketat membuat dolar tetap kuat. Kombinasi faktor ini mendukung potensi pelemahan EUR/USD, sejalan dengan sinyal teknikal yang menunjukkan peluang penurunan harga.

 

DOW / Dowjones

 dow

Analisa Teknikal

Trend : Bearish

Timeframe : H1

Dow Jones saat ini menunjukkan perubahan struktur tren menjadi bearish. Jika diperhatikan pada timeframe H1, terlihat potensi terbentuknya pola Rising Wedge yang menjadi indikasi momentum pelemahan harga. Kondisi ini membuka peluang penurunan menuju Support terdekat hingga ke harmonic price level 161.8, dengan target berada di area 46477 dan 46422.

Proyeksi pergerakan hari ini:

●  Jika tekanan Bearish berlanjut, DOW berpotensi turun hingga ke level 46477-an.

●  Namun, jika harga gagal turun dan koreksi maka potensi kenaikan terdekat ada di sekitar level 47031-an.

 

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #All-in-One Trading App Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.