English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Ancaman Bazoka Dagang Eropa Picu Reli EUR/USD

Analisa Forex · 114.8K Views

Ancaman Bazoka Dagang Eropa Picu Reli EURUSD

Duet EUR/USD jadi primadona pasar forex hari ini (20/1/2026) sehubungan dengan eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Sementara kedua kubu saling mengadu ancaman tarif perdagangan, Euro naik pesat dari 1.1570-an kemarin hingga mencapai level tertinggi dua minggu pada kisaran 1.1770 terhadap Dolar AS tadi sore.

Presiden AS Donald Trump terus mengulangi ancamannya akan menerapkan tarif tambahan terhadap barang impor asal Uni Eropa, Norwegia, dan Inggris Raya hingga mereka memperbolehkan Amerika Serikat membeli Greenland. Di sisi lain, para petinggi Eropa mulai melontarkan berbagai opsi untuk menanggapi tekanan Trump.

Pelaku pasar mengkhawatirkan kemungkinan Uni Eropa akan menggunakan opsi “trade bazooka” alias bazoka perdagangan untuk menghadapi ancaman tarif AS. Bazoka tersebut mengacu pada mekanisme Instrumen Anti-Pemaksaan (ACI) yang dapat berdampak ekonomi besar terhadap negara yang bermusuhan dengan Uni Eropa.

Dalam kerangka ACI, Uni Eropa dapat membatasi akses perusahaan AS untuk menjual produk di pasar Eropa. Uni Eropa juga bisa menambah biaya dan pungutan atas impor barang dan jasa dari AS, membatasi investasi AS di wilayahnya, serta melarang pemberian kontrak sektor publik untuk perusahaan-perusahaan asal AS.

Mengingat eratnya relasi ekonomi AS-Uni Eropa, peluncuran bazoka perdagangan dapat mengguncang perekonomian AS dan dunia. Akibatnya, aksi jual langsung melanda Dolar AS dan investor berbondong-bondong cari aman dalam logam mulia. Sebaliknya, mata uang rival AS justru menguat termasuk EUR/USD.

Lonjakan EUR/USD baru termoderasi setelah publik menyadari bahwa Uni Eropa tidak mungkin meluncurkan ACI dalam waktu dekat. Pelaksanaan ACI membutuhkan persetujuan dari minimal 15 dari 27 negara anggota Uni Eropa melalui proses pertimbangan yang cukup lama. Dibandingkan ACI, Uni Eropa lebih mungkin memutuskan untuk meluncurkan tarif balasan terhadap Amerika Serikat atau maju ke meja perundingan.

“Menerapkan tarif sebesar 93 miliar adalah garis pertahanan pertama (untuk Uni Eropa),” kata Mohit Kumar, kepala ekonom Eropa di Jefferies. “ACI membutuhkan mayoritas yang memenuhi syarat. (Padahal) Jerman telah menyatakan bahwa mereka lebih memilih negosiasi. Oleh karena itu, skenario dasar saya tetap bahwa bazoka ini kemungkinan besar tidak akan digunakan.”

“Skenario dasar saya tetap bahwa akal sehat akan menang. Solusi di mana Amerika Serikat mendapatkan hak (pengelolaan) mineral eksklusif dan peningkatan kehadiran militer di Greenland tetapi tetap berdaulat seperti semula, bisa menjadi jalan ke depan,” imbuh Kumar.