English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Harga Minyak Turun Rabu (7/1) Pagi, Dipicu Pernyataan Trump soal Minyak Venezuela

KONTAN · 88.2K Views

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak turun pada perdagangan Rabu (7/1/2026) pagi. Pukul 07.21 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 56,38 per barel, turun 1,31% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 57,13 per barel.

Mengutip Bloomberg, harga minyak turun setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Venezuela akan menyerahkan 50 juta barel minyak mentah ke AS, yang akan dijual dengan harga pasar untuk menguntungkan kedua negara.

Dalam unggahan di media sosial, Trump mengatakan bahwa Otoritas sementara Venezuela di Venezuela akan mengedarkan sekitar 30 juta barel hingga 50 juta barel minyak mentah kualitas tinggi yang merupakan minyak yang dikenai sanksi.

Pasar terus mencerna dampak dari penggulingan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan Amerika, dan apa artinya bagi ekspor minyak dan industri energi negara tersebut.

Trafigura Group dan pedagang lainnya akan mengadakan pembicaraan dengan AS tentang bagaimana mereka dapat kembali membeli minyak mentah Venezuela dijadwalkan akan bertemu dengan para eksekutif energi di Gedung Putih pekan depan.

Sementara itu, AS dan sekutu Ukraina berupaya mencapai kesepakatan perdamaian yang dapat membuka jalan bagi pengurangan pembatasan ekspor minyak mentah Rusia. Sehingga makin menambah potensi kelebihan pasokan minyak di pasar global.