

Market Analysis
Harga Emas Stabil jelang 2026, Menuju Kinerja Terbaik sejak 1979

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas hari ini stabil setelah sempat mengalami penurunan pada akhir tahun. Namun, masih berada di jalur untuk kinerja tahunan terbaiknya sejak 1979, bersama dengan perak.
Harga emas spot diperdagangkan sekitar US$4.335 per ons, setelah sedikit naik pada perdagangan Selasa (30/12/2025) menyusul penurunan tajam pada hari sebelumnya. Sementara perak bertahan di atas US$75.
Dilansir dari Bloomberg, Rabu (31/12/2025), emas batangan turun tipis 0,1% menjadi US$4.336,72 per ons pada pukul 7:51 pagi waktu Singapura.
Indeks Spot Dolar Bloomberg tetap stabil setelah mengakhiri sesi sebelumnya sedikit lebih tinggi. Perak turun 1,6% menjadi US$75,09 per ons, sementara platinum dan paladium juga turun.
Logam mulia telah mengalami fluktuasi tajam pada bulan ini, mencapai rekor berturut-turut sebelum menanjak kembali karena investor mengambil keuntungan dari reli yang terlalu panas.
Emas telah naik lebih dari 65% tahun ini dan analis memperkirakan kenaikan lebih lanjut karena pembelian bank sentral yang tinggi, kekhawatiran tentang utang negara dan siklus pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve.
Sebelumnya, Kepala FIC dan Riset Komoditas Societe Generale Michael Haigh mengatakan jangan terlalu terpaku pada pergerakan besar. "Setiap akhir tahun [pasar] cenderung tidak likuid,” kata Haigh.
Penurunan pada perdagangan logam mulia sebagian besar disebabkan oleh aksi ambil untung setelah reli musiman yang kuat pada emas dan perak, menurut Haigh.
Secara historis, logam mulia mencatatkan reli akhir tahun yang sangat kuat hingga tahun baru. Emas memberikan keuntungan sekitar 4% pada periode tersebut selama 10 tahun terakhir, sementara perak biasanya naik hampir 7%.

