

Market Analysis
Poundsterling Tertahan di Zona Supply, Risiko Pullback Mulai Meningkat

GBP/USD
Trend : Bearish | Timeframe 30M
Poundsterling Mulai Kehilangan Momentum
Poundsterling masih relatif lebih tangguh dibanding euro, ditopang ekspektasi suku bunga Inggris yang bertahan lebih lama di level tinggi. Namun, ketahanan ini mulai diuji oleh tekanan dolar dan tanda-tanda perlambatan ekonomi global. GBP tidak lagi memimpin reli, melainkan mulai lagging terhadap risk sentiment.
Secara teknikal, GBP/USD saat ini bergerak tepat di bawah zona supply 1.3360–1.3400. Struktur besar masih bullish, namun momentum mulai melemah. Area 1.3300 adalah pivot penting: bertahan di atasnya menjaga struktur higher low, sementara breakdown akan mengubah bias menjadi korektif. Support berikutnya berada di 1.3260, lalu 1.3210.
Saran transaksi, lakukan aksi beli hanya jika terjadi break & close H1 di atas 1.3400, dengan target 1.3450–1.3500. Tanpa breakout, skenario ini belum aktif. Skenario pilihan adalah melakukan aksi jual di area 1.3360–1.3390, dengan target 1.3300 lalu 1.3260. Ini skenario pullback, bukan pembalikan tren mayor. (Lukman Hqeem)
XAUUSD
Trend : Bearish | Timeframe 30M
Harga Emas Dalam Tekanan Ditengah Tren Naiknnya
Emas masih bergerak dalam fase high-volatility consolidation setelah reli tajam beberapa hari terakhir. Pasar saat ini berada pada kondisi wait-and-see pasca rilis data tenaga kerja AS dan ekspektasi lanjutan arah kebijakan The Fed. Walau tekanan suku bunga riil belum sepenuhnya hilang, emas tetap mendapat dukungan kuat dari meningkatnya persepsi risiko global, ketegangan geopolitik, serta kecemasan pasar terhadap perlambatan ekonomi global 2026.
Namun, di level harga setinggi ini, emas mulai menghadapi dilema klasik: safe haven demand masih ada, tetapi profit taking institusional juga mulai agresif. Ini menciptakan kondisi tarik-menarik antara buyer jangka menengah dan seller jangka pendek. Secara fundamental, bias masih konstruktif, tetapi tidak lagi impulsif. Pasar butuh katalis baru untuk mendorong breakout lanjutan di atas area supply psikologis 4.350.
Saran transaksi, Jika bertahan di atas 4.310–4.320, peluang buy masih terbuka dengan target bertahap ke 4.345 hingga 4.355. Breakout valid di atas 4.350 berpotensi membuka aksi lanjutan ke 4.380. Bias ini valid selama harga tidak close H1 di bawah 4.310.
Aksi beli dapat dilakukan dengan melakukan Buy Order di atas 4.355, memanfaatkan supply jangka pendek yang terserap. Dalam skenario ini, emas berpotensi memasuki fase momentum extension, namun tetap disarankan partial profit cepat mengingat kondisi pasar sudah extended.
Skenario pilihan, melakukan aksi jual jika harga gagal bertahan di atas 4.310 dan breakdown dengan volume, sell on rally dapat dipertimbangkan dengan target koreksi ke 4.284 dan 4.262. Skenario ini bersifat pullback correction, bukan pembalikan tren utama, kecuali harga menembus bersih di bawah 4.240. (Lukman Hqeem)
EUR/USD
Trend : Bearish | Timeframe 30M
Euro Melemah, Sell On Rally Masih Relevan
Euro bergerak dalam fase konsolidasi defensif di tengah dominasi dolar yang belum sepenuhnya kehilangan daya tariknya. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed masih cenderung hawkish-hati-hati, sementara dari sisi Eropa belum ada katalis kuat yang mampu mengangkat euro secara agresif. Perbedaan momentum pertumbuhan dan kebijakan moneter membuat EUR/USD lebih reaktif terhadap pergerakan dolar ketimbang sentimen regional Eropa itu sendiri.
Secara korelatif, penguatan emas yang belum diikuti pelemahan dolar secara signifikan menciptakan kondisi divergent risk tone — pasar belum sepenuhnya risk-on.
Secara teknikal, EUR/USD saat ini bergerak di bawah resistance minor 1.1740–1.1760, area yang berulang kali menahan kenaikan. Struktur harga masih range-bound dengan bias bearish ringan. Selama harga gagal reclaim 1.1760, setiap kenaikan cenderung menjadi peluang distribusi.
Support intraday berada di 1.1680, lalu 1.1650 sebagai level kunci. Breakdown bersih di bawah 1.1680 akan memperkuat skenario koreksi lanjutan.
Saran transaksi, lakukan aksi beli jika terjadi penutupan pada kandil H1 di atas 1.1760. Sehingga membuka ruang ke 1.1800. Ini skenario minor dan membutuhkan pelemahan Dolar AS yang nyata. Skenario pilihan adalah melakukan aksi jual di area 1.1735–1.1755, dengan target 1.1680 lalu 1.1650. Selama harga di bawah 1.1760, bias tetap korektif. (Lukman Hqeem)
Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

