English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Tekanan Struktural pada Dolar Buka Jalan Bullish untuk EUR/USD

Luqman Haqeem · 1M Views

EUR/USD

image.png

Trend : Bullish| Timeframe 30M

Tanpa Sentimen Bearish, Euro Menguat Hati-hati

Di sisi Eropa, tidak ada katalis bearish yang signifikan. ECB tetap berhati-hati, tetapi spread imbal hasil AS–UE menyempit, memberi ruang bagi euro untuk mempertahankan keunggulan intraday. Sentimen sesi Eropa cenderung mendukung penguatan euro, sementara sesi AS sering menjadi pemicu breakout karena tekanan dolar semakin terasa.

Pasangan EUR/USD terus menguat karena tekanan pada dolar semakin konsisten. Data AS dalam dua pekan terakhir menampilkan gambaran pertumbuhan yang merapuh: melemahnya retail sales, solidnya klaim pengangguran, hingga perlambatan consumer momentum. Semua ini menguatkan proyeksi penurunan suku bunga The Fed pada Desember, membuat greenback berada dalam tekanan struktural.

Secara teknis, tren minor EUR/USD adalah bullish dengan slope naik yang stabil. Area 1.1600–1.1620 adalah liquidity band yang menjadi target algo jika breakout terjadi. Zona 1.1570 berisi stop cluster intraday — jika ditembus, EUR/USD dapat mengalami penurunan cepat menuju 1.1545. Ignition point utama berada di 1.1605, sedangkan support kritis berada pada 1.1568.

Saran transaksi adalah melakukan Buy ketika pecah di 1.1605 dengan target ke 1.1630–1.1650, Stop loss di 1.1585. Jika terjadi percepatan gerak naik, dapat ditambahkan posisi beli di 1.1618, dengan target 1.1640. 

Skenario pilihan adalah melakukan aksi jual secara agresif jika candle H1 close di bawah 1.1568, target 1.1545. Sementara penurunan cepat dapat pula dimanfaatkan dengan melakukan Sell break di 1.1570, dengan target pendek di 1.1552, momentum play tanpa menunggu retrace. (Lukman Hqeem)

 

XAUUSD 

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 30M

Momentum Emas Dalam Kenaikannya, Kini Merapuh

Harga Emas tetap bergerak naik karena pasar makin mengunci proyeksi pemangkasan suku bunga Bank Sentral AS pada Desember nanti. Sementara data-data ekonomi AS dilaporkan melemah secara konsisten seperti angka retail sales, consumer momentum hingga klaim tunjangan pengangguran. 

Ini semua menciptakan tekanan secara struktural pada Dolar AS. Disaat yang sama, Yield Obligasi AS juga turun lebih jauh. Kedua sentimen ini menjadi latar belakang kondisi perdagangan emas yang biasanya memicu “momentum run”, terutama di perpindahan sesi Eropa ke AS.

Secara teknis, harga emas berada dalam posisi micro-trend bullish dimana membentuk tanjakan miring keatas. Likuiditas pool di 4175 - 4187, dua level yang jika ditembus akan memicu algorithmic chase. Sementara level support kritis di 4148, bila patah kembali akan memicu flush intraday, sebuah sapuan besar yang mengikis kenaikan sebelumnya.

Saran transaksi, para pialang secara agresif dapat memanfaatkan potensi momentum Breakout dengan melakukan aksi beli saat memecah 4175 dengan target ke 4192 – 4205, sementara stop loss dapat diperketat pada 4168. Skenario lain adalah memanfaatkan Impulse Ride, dimana pergerakan harga melakukan spike yang cepat ke 4185, diikuti dengan aksi beli langsung dengan target 4198. 

Sementara saat terjadi serangan balik, lakukan aksi jual secara agresif, memanfaatkan momentum kejatuhan harga secara keras di bawah 4148, dengan target ke 4130. Bahkan aksi jual kilat dapat juga dilakukan saat harga gagal melakukan kenaikan. Jual cepat jika candle H1 berakhir di bawah 4155 dengan stop loss di 4165. 

Pada akhirnya Para pelaku pasar diharapkan memperhatikan kecepatan momentum menjelang sesi AS. (Lukman Hqeem)

 

USD/JPY

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 30M

Momentum USD/JPY Menanjak Namun Rapuh Di Bawah Permukaan

Bank of Japan yang tetap defensif dan enggan mempercepat normalisasi membuat yen berada dalam posisi rawan pelemahan. Namun situasinya tidak sepenuhnya menguntungkan dolar. Tekanan pada Dolar AS akibat prospek penurunan suku bunga The Fed menciptakan dinamika pasar yang kompleks dimana tren naik USD/JPY tetap terjaga, tetapi volatilitas intraday menjadi semakin brutal dan penuh jebakan likuiditas.

Pelaku pasar terus memetakan area short-squeeze pocket di atas 156.50, zona yang kerap memicu order berbasis algoritma untuk mengejar momentum ke level-level atas. Namun di sisi berlawanan, di bawah 155.90 menyimpan klaster stop yang dapat memicu “vertical drop” cepat — sebuah karakteristik khas yen ketika volatilitas melebar tanpa peringatan.

Secara teknikal, USD/JPY berada dalam fase high-tension bull, dimana garis tren intraday yang masih menanjak namun mulai menunjukkan gejala kelelahan. Level 156.50 menjadi ignition point — sebuah pemicu yang bila ditembus dengan volume tinggi dapat membawa harga melesat tanpa retrace signifikan menuju 157.00. Sementara itu, 155.80 menjadi batas kritis: pecahnya level ini biasanya membuka ruang bagi sentimen risk-off yang agresif.

Saran transaksi, melakukan aksi beli saat tembus 156.50, target 156.95–157.10, stop loss di 156.15. Akselerasi cepat jika harga melakukan spike keras ke 156.70, beli langsung dengan target 157.00. Skenario pilihan adalah memanfaatkan putaran balik yang agresif. Lakukan aksi jual jika candle H1 ditutup di bawah 155.95 siapkan target ke 155.60. Aksi jual juga dapat dilakukan setelah harge menembus 155.80, dengan target 155.45, tanpa menunggu konfirmasi panjang, strategi ini murni berdasarkan momentum. (Lukman Hqeem)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.