English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Momentum Bullish USD/JPY Berlanjut di Tengah Kebijakan Ultra-Longgar BoJ

Lukman Haqeem · 1M Views

USD/JPY

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 30M

Dolar AS Menguat, USD/JPY Naik Dekati Level Krusial

Pasangan USD/JPY terus memperpanjang penguatannya ke area 154.90, mendekati level psikologis 155.00. Dukungan utama datang dari imbal hasil obligasi AS yang kembali naik setelah komentar hawkish beberapa pejabat Federal Reserve yang menegaskan perlunya mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. 

Sementara itu, yen Jepang masih tertekan oleh kebijakan ultra-longgar Bank of Japan yang belum menunjukkan sinyal normalisasi dalam waktu dekat. Intervensi verbal dari otoritas Jepang belum efektif menahan pelemahan yen, membuat pasar tetap berpihak pada dolar.

Secara teknikal, struktur harga menunjukkan gelombang impulsif dengan konfirmasi pola Elliott Wave yang menandakan fase bullish lanjutan. Harga kini bergerak di atas retracement Fibonacci 0.786 (154.43) dan mencoba menembus level 1.000 (154.87).

Breakout bersih di atas area ini berpotensi membuka ruang menuju 155.30–155.60 sebagai target jangka pendek, sementara support terdekat berada di 154.40 dan 154.00. RSI masih menunjukkan momentum positif meski mulai mendekati zona jenuh beli, menandakan potensi koreksi minor sebelum melanjutkan kenaikan.

Saran transaksi, dengan bias pergerakan harga tetap bullish, bertahan di atas 154.40. Strategi yang direkomendasikan adalah buy on dip di area 154.40–154.60 dengan target 155.30, disertai stop loss ketat di bawah 154.00. Jika terjadi penutupan candle di bawah 154.00, maka potensi koreksi lebih dalam menuju 153.60 akan terbuka. Namun secara keseluruhan, dominasi dolar AS masih menjadi tema utama dalam sesi perdagangan Asia hingga awal sesi New York hari ini. (Lukman Hqeem)

 

XAUUSD

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 30m

Investor Mulai Berhati-hati Kembali, Harga Emas Bertahan Kuat

Harga emas bertahan kuat di area $4.130, melanjutkan reli pekan ini seiring meningkatnya sentimen risk-off menjelang rilis data inflasi AS (CPI) malam ini. Investor cenderung berhati-hati karena hasil data CPI akan menentukan arah ekspektasi terhadap kebijakan moneter The Fed. Imbal hasil Treasury 10-tahun turun tipis ke 4,43%, menandakan meningkatnya permintaan aset aman. 

Sementara itu, indeks dolar (DXY) masih stabil di sekitar 104,25 — menunjukkan pasar menunggu konfirmasi baru sebelum mengambil posisi lebih besar. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan sinyal perlambatan ekonomi AS tetap menjadi katalis pendukung bagi emas sebagai aset lindung nilai.

Secara teknikal, struktur grafik menunjukkan pola gelombang Elliott telah menyelesaikan siklus impuls (5) dengan koreksi ABC yang mencapai area Fibonacci 0,786 di $4.102. Area tersebut kini menjadi support kunci jangka pendek. Selama harga bertahan di atas $4.102, bias intraday tetap positif. Resistance terdekat berada di $4.145 (high sebelumnya) dan $4.150 (zona psikologis). RSI 1H berada di sekitar 65–68, menandakan momentum bullish masih berlanjut meski mulai mendekati area overbought ringan.

Saran transaksi, dengan memanfaatkan tren Bullish moderat, melakukan aksi beli selama harga emas di atas $4.115–$4.120, dengan target $4.145 – $4.165, stop loss $4.098. Skenario alternatif adalah melakukan aksi jual jika harga emas tembus di bawah $4.098, dengan target ke $4.075 – $4.060, stop loss $4.115. (Lukman Hqeem)

 

EUR/USD

image.png

Trend : Bearish | Timeframe 30m

Dolar AS Kembali Menguat, Euro Terseok

EUR/USD melemah ke area 1.1580 setelah dolar AS kembali menguat di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve belum akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. Data inflasi produsen AS (PPI) yang lebih tinggi dari perkiraan memperkuat pandangan bahwa tekanan harga masih bertahan, sehingga mendukung imbal hasil obligasi AS dan menekan mata uang utama lainnya. 

Dari sisi Eropa, komentar dovish dari beberapa pejabat ECB memperlihatkan kekhawatiran terhadap lemahnya prospek pertumbuhan ekonomi zona euro, terutama setelah data industri Jerman kembali turun. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat sentimen terhadap euro cenderung negatif dalam jangka pendek.

Secara teknikal, struktur grafik menunjukkan pola Elliott Wave yang telah menyelesaikan lima gelombang impuls naik di sekitar 1.1620 sebelum terkoreksi dalam fase gelombang (a)-(b)-(c) menuju area support Fibonacci 0.382–0.5. Harga saat ini berada di sekitar 1.1570–1.1580, menandakan potensi fase konsolidasi sebelum arah baru terbentuk. Resistance utama terlihat di 1.1600 dan 1.1630, sementara support terdekat berada di 1.1550 dan 1.1520. RSI masih netral, membuka ruang untuk pergerakan dua arah dalam sesi Eropa–Amerika.

Dengan bias netral-bearish dalam jangka pendek, saran transaksi yang direkomendasikan adalah sell on rally di area 1.1600–1.1615 dengan target 1.1550, serta stop loss di atas 1.1630. Jika harga mampu bertahan di atas 1.1630, potensi pembalikan naik menuju 1.1670 bisa terbuka. Namun selama dolar AS tetap dominan dan yield obligasi tinggi, tekanan pada euro kemungkinan masih berlanjut hingga sesi New York malam ini. (Lukman Hqeem)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.