

Market Analysis
Momentum Bullish Memudar, EUR/USD Menguji Support Kunci 1.1500

EUR/USD
Trend : Bearish | Timeframe 30M
Kesulitan Mendapatkan Dorongan Naik, Euro Masih Melemah
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1.1520, setelah gagal mempertahankan kenaikan menuju area 1.1560 yang sempat menjadi resistance intraday penting. Secara teknikal, harga saat ini sedang menguji area retracement 50% Fibonacci dari kenaikan sebelumnya (1.1445–1.1600), yang menjadi zona penentu arah jangka pendek.
Struktur pasar memperlihatkan momentum bullish mulai kehilangan tenaga. Serangkaian lower highs pada timeframe H1 mengindikasikan tekanan jual yang perlahan meningkat, dengan harga kini bertahan tepat di atas garis tren naik minor. Apabila area 1.1510–1.1500 berhasil ditembus secara meyakinkan, potensi penurunan lebih lanjut dapat terbuka menuju 1.1475–1.1450 sebelum pasar mencari dasar baru.
Dari sisi fundamental, euro masih kesulitan mendapatkan dorongan berarti. European Central Bank (ECB) bersikap hati-hati terhadap prospek inflasi yang mulai turun, sementara data pertumbuhan Jerman dan Perancis menunjukkan pelemahan permintaan domestik. Investor kini menilai bahwa ECB kemungkinan akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama, namun tanpa potensi kenaikan baru.
Di sisi lain, dolar AS masih mendapatkan dukungan dari permintaan safe haven, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap perlambatan global dan ketidakpastian geopolitik Timur Tengah. Hal ini membuat arah EUR/USD untuk sementara condong sideways to bearish hingga ada pemicu baru dari rilis CPI AS atau komentar pejabat The Fed pekan ini.
Saran transaksi adalah jual pada area 1.1545–1.1560, dengan target 1.1500–1.1475, stop loss di atas 1.1580. Skenario alternatif, Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas 1.1575, potensi rebound menuju 1.1600–1.1620 terbuka kembali, tetapi masih dalam konteks konsolidasi menengah. (Lukman Hqeem)
XAUUSD
Trend : Bullish | Timeframe 30M
Harga Emas Melakukan Reli Secara Mengesankan
Harga emas diperdagangkan di sekitar posisi tertinggi hari ini di sekitar $4.147, melanjutkan reli impresif sejak awal pekan setelah pasar kembali bersikap risk-off menjelang rilis data CPI yang akan menjadi katalis utama kebijakan moneter The Fed. Ketidakpastian mengenai waktu pemangkasan suku bunga membuat imbal hasil Treasury 10-tahun tetap cenderung melemah di bawah 4,45%, sementara indeks dolar (DXY) bertahan di 104,20.
Sentimen geopolitik global — terutama ketegangan berlanjut di Timur Tengah dan Laut Merah — tetap memberi lapisan dukungan terhadap permintaan aset lindung nilai. Di sisi lain, pasar obligasi memperlihatkan kurva imbal hasil yang semakin curam, menandakan meningkatnya kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi AS di paruh pertama 2026.
Secara teknikal, harga menembus area Fibonacci 0.786 di $4.108 dan kini menguji level psikologis $4.140–$4.150. Struktur ascending swing tetap dominan, menunjukkan tren bullish impulsif dengan slope MA20 dan MA50 yang positif. RSI 1H berada di kisaran 70–73, menandakan kondisi overbought ringan tanpa adanya divergensi negatif. Selama harga bertahan di atas zona support $4.108 (Fibo 0.786), bias intraday tetap positif. Penurunan di bawah area $4.090 akan menjadi indikasi koreksi minor menuju $4.076 (Fibo 0.618).
Dengan bias intraday yang masih Bullish moderat, potensi melanjutkan kenaikan selama DXY di bawah 104.50 dan yield AS melemah. Saran transaksi adalah beli diatas $4.110 dengan target ke $4.145 – $4.165. Stop loss di $4.090. Skenario pilihan adalah melakukan aksi jual pada $4.105 dengan target ke $4.080 – $4.065, stop loss $4.125. (Lukman Hqeem)
GBP/USD
Trend : Bearish | Timeframe 30M
Poundsterling Melemah, Kehilangan Momentum Bullishnya
Pasangan GBP/USD hari ini bergerak melemah ke area 1.3120, menguji level Fibonacci 61.8% (1.3123) dari tren naik sebelumnya yang dimulai dari 1.3010 hingga 1.3191. Area ini menjadi batas kritis bagi sterling, karena penutupan di bawahnya dapat mengonfirmasi potensi pembalikan arah jangka pendek ke 1.3100 (Fibo 50%) bahkan 1.3070 (Fibo 38.2%).
Secara teknikal, tren jangka pendek mulai kehilangan momentum bullish-nya. Pola candle terakhir menunjukkan tekanan jual meningkat di sekitar 1.3160–1.3180, di mana serangkaian lower highs terbentuk bersamaan dengan turunnya volume beli. Sementara itu, garis tren naik (ascending trendline) yang terbentuk sejak 5 November telah ditembus tipis, mengindikasikan fase koreksi sehat bisa berlanjut.
Namun, dari sisi fundamental, sterling masih disokong oleh ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) tidak akan segera menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, terutama setelah inflasi jasa tetap tinggi. Hal ini bisa menjadi faktor penahan pelemahan lebih dalam, terutama bila dolar AS kembali melemah akibat ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed pada 2026.
Saran transaksi, Sell on rebound di area 1.3145–1.3165, dengan target 1.3100–1.3070, stop loss di atas 1.3185. Skenario alternatif jika harga berhasil bertahan di atas 1.3125, peluang rebound menuju 1.3175–1.3190 tetap terbuka, meski terbatas. (Lukman Hqeem)
Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

