English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Divergensi Kebijakan ECB–The Fed Membatasi Penguatan EUR/USD

Lukman Haqeem · 1M Views

EUR/USD

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 30M

Euro Tertahan Sambil Menunggu Kejutan Data Ketenagakerjaan AS

Pasangan EUR/USD diperdagangkan stabil di sekitar 1.1535, setelah reli singkat dari level terendah dua bulan yang terjadi sehari sebelumnya. Sentimen pasar cenderung berhati-hati menjelang rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) AS malam ini, yang akan menjadi penentu arah kebijakan moneter The Federal Reserve selanjutnya.

Secara fundamental, tekanan terhadap euro masih berasal dari divergensi kebijakan moneter antara European Central Bank (ECB) dan Federal Reserve. ECB dalam beberapa pernyataannya menegaskan tidak akan terburu-buru memangkas suku bunga lebih lanjut, namun lemahnya aktivitas manufaktur Jerman dan inflasi kawasan euro yang menurun memberi ruang bagi sikap dovish dalam pertemuan mendatang.

Sebaliknya, dolar AS tetap mendapat dukungan dari data ketenagakerjaan yang solid dan imbal hasil obligasi AS yang bertahan di dekat puncak bulanan.

Secara teknikal, grafik menunjukkan euro masih berada dalam fase korektif setelah membentuk dasar di area 1.1470. Rebound teknikal membawa harga ke area Fibonacci 0.382 di 1.1545, yang kini menjadi resistance penting. Selama harga gagal menembus 1.1568 (Fibo 0.5), bias jangka pendek masih netral ke bearish.

Saran transaksi, adalah melakukan aksi beli EUR/USD di atas 1.1555, dengan target 1.1585–1.1600, stop loss 1.1510. Sementara skenario pilihan adalah melakukan aksi jual di 1.1545–1.1560, target 1.1495–1.1470, stop loss 1.1580. Pasar akan bergerak signifikan pasca rilis NFP — data di atas ekspektasi berpotensi memperkuat dolar dan menekan euro kembali ke kisaran 1.1480. (Lukman Hqeem)

 

XAUUSD 

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 30M

Harga Emas Stabil di Bawah Tekanan Dolar, Menunggu NFP AS

Harga emas bergerak stabil di sekitar level $3.990 per troy ounce pada perdagangan Jumat (07/11/2025), mengalami tekanan di sesi Asia. Dolar AS yang masih bertahan di dekat puncak empat bulan menahan minat beli emas, sementara pelaku pasar menunggu rilis laporan ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payrolls) malam ini untuk petunjuk arah kebijakan Federal Reserve selanjutnya. Sayangnya, dengan penutupan pemerintahan AS, kemungkinan masih akan ada penundaan perilisan data NFP ini.
 
Meningkatnya imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun dan ekspektasi bahwa Fed akan menahan suku bunga hingga awal 2026 menekan permintaan terhadap emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. Namun, ketidakpastian akibat penutupan sebagian pemerintahan AS dan kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor pendukung harga.

Secara teknikal, grafik 4 jam menunjukkan emas masih berkonsolidasi dalam rentang $3.950–$4.010, dengan area Fibonacci 0.618 di $3.998 menjadi pivot utama hari ini. Pola higher low yang terbentuk sejak 5 November memberi indikasi potensi penguatan lanjutan jika harga mampu menembus resistance $4.012 (Fibo 0.786). RSI bergerak di sekitar 54, menunjukkan ruang penguatan masih terbuka meski momentum cenderung netral.

Saran transaksi adalah melakukan beli di atas $4.012 dengan target $4.035–$4.050, stop loss $3.982. Skenario pilihan adalah melakukan aksi jual di area $3.998–$4.010 dengan target $3.965–$3.945, stop loss $4.020. (Lukman Hqeem)

 

GBP/USD

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 30M

Pound Tertahan Menjelang Keputusan BoE, Fokus Pasar Pada NFP AS

Pound sterling diperdagangkan mendatar di sekitar level $1.3117 pada Jumat siang, setelah sempat menyentuh area tertinggi dua hari di sesi Asia. Investor menahan langkah besar menjelang rilis laporan ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payrolls) malam ini, sementara prospek kebijakan moneter Bank of England (BoE) tetap menjadi perhatian utama.

Dari sisi fundamental, pernyataan terbaru dari pejabat BoE menunjukkan perpecahan di antara anggota komite kebijakan — sebagian besar mendukung penahanan suku bunga di 4,00%, sementara beberapa mengisyaratkan kemungkinan pemangkasan pada awal 2026 jika inflasi terus melambat. Data manufaktur Inggris yang masih kontraktif serta lemahnya produktivitas menambah tekanan pada sterling, meski inflasi upah yang masih tinggi menahan nada dovish berlebihan.

Sementara itu, dolar AS bertahan kuat karena ekspektasi bahwa Fed akan menunda pemangkasan suku bunga hingga kuartal pertama 2026, didukung oleh data ADP dan ISM yang lebih baik dari perkiraan. Hal ini menahan potensi penguatan signifikan pada pound.

Secara teknikal, GBP/USD masih bergerak dalam fase rebound dari area 1.3020, dengan Fibonacci 0.382 di 1.3147 kini menjadi resistance terdekat. Selama harga bertahan di bawah 1.3190 (Fibo 0.5), tren jangka pendek masih bearish.

Saran transaksi melakukan aksi beli dalam skenario breakout, di atas 1.3150, target 1.3185–1.3210, stop loss 1.3090. Sebaliknya, sebagai skenario alternatif adalah melakukan aksi jual di 1.3140–1.3160, target 1.3080–1.3045, stop loss 1.3185. (Lukman Hqeem)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.