English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Harga Emas Hari Ini Selasa, 4 November 2025 di Pasar Spot

Bisnis · 973K Views

image.png

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas global kembali turun ke bawah US$4.000 per troy ounce pada perdagangan hari ini, Selasa, 4 November 2025 pukul 06.30 WIB di pasar spot. 

Harga emas diperdagangkan pada periode ini pada level US$3.993,19 per troy ounce. Nilai ini mencerminkan pelemahan US$8.23 atau turun 0,24% dibandingkan penutupan. 

Dilansir dari Bloomberg, harga emas berbalik tertekan setelah China mengeluarkan kebijakan baru dengan mengakhiri potongan pajak lama bagi sejumlah pengecer. 

Pada akhir pekan lalu, pemerintah China mengumumkan bahwa beberapa pengecer tidak lagi dapat mengompensasi pajak pertambahan nilai (PPN) secara penuh atas penjualan emas yang dibeli dari Bursa Emas Shanghai dan Bursa Berjangka Shanghai. Kebijakan tersebut memicu penurunan saham perusahaan perhiasan emas di negara tersebut.

Berdasarkan kebijakan baru tersebut, kompensasi PPN bagi produsen emas non-investasi seperti perhiasan dan produk industri turun menjadi 6% dari sebelumnya 13%. Perusahaan non-anggota bursa juga akan terdampak ketika menjual produk investasi seperti emas batangan.

"Perubahan pajak di negara konsumen emas terbesar akan menekan sentimen global," kata Adrian Ash, Direktur Riset BullionVault. Meski demikian, ia mencatat adanya pemulihan di pasar London yang menunjukkan sentimen bullish tetap terjaga.

Citigroup dalam analisanya menyebut perubahan kebijakan ini akan membuat seluruh industri menaikkan harga untuk mengatasi tekanan biaya.

Sementara itu, analis TD Securities Dan Ghali menilai revisi pajak tersebut mungkin tidak langsung berdampak pada harga emas mengingat permintaan grosir Tiongkok sudah turun 28% di bawah rata-rata lima tahunan pada kuartal sebelumnya.

Harga emas telah bergerak volatil setelah menyentuh rekor pada Oktober lalu, didorong lonjakan pembelian ritel. Namun, kepemilikan produk emas yang diperdagangkan di bursa (ETP) tercatat turun dua pekan berturut-turut. Meskipun demikian, harga emas masih naik lebih dari 50 persen sepanjang tahun, didukung permintaan bank sentral dan fungsi emas sebagai aset lindung nilai.

Di sisi korporasi, kenaikan harga emas mendorong aktivitas merger dan akuisisi. Coeur Mining Inc. mengumumkan rencana akuisisi New Gold Inc. senilai sekitar US$7 miliar dalam transaksi saham penuh.