English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Perlambatan Ekonomi Inggris Tekan Poundsterling, GBP/USD Berisiko Lanjut Melemah

Luqman Haqeem · 891.1K Views

GBP/USD

image.png

Trend : Bearish | Timeframe 30m

Perlambatan Ekonomi Inggris Menjadi Tantangan Poundsterling

GBP/USD cukup menantang dimana ada risiko bagi Inggris setelah muncul perlambatan pertumbuhan ekonomi, inflasi yang tetap tinggi, dan kekhawatiran atas kondisi fiskal yang membebani mata uang. Sebagai contoh, laporan menunjukkan pound melemah terhadap dolar karena berita bahwa biaya pinjaman jangka panjang Inggris melonjak dan prospek pemangkasan suku bunga oleh Bank of England di masa depan. 

Sementara itu, dolar AS masih mendapat dukungan, dan peningkatan aversi risiko global cenderung memperkuat greenback. Sehingga secara fundamental GBP/USD memiliki bias bearish jangka pendek hingga menengah.

Secara teknis, GBP/USD tengah mendekati level support kuat di kisaran 1.3140–1.3200 setelah penurunan yang cukup signifikan. Beberapa analis melihat terbentuknya pola “Head & Shoulders” atau pola pembalikan di zona ini (jika neckline 1.3465) yang bisa memicu koreksi ke atas jika berhasil rebound. 

Namun, pelanggaran jelas di bawah level support 1.3140 dapat mempercepat penurunan lebih lanjut. Dalam jangka pendek level kunci yang harus diperhatikan level support 1.3140–1.3170, resistance di 1.3200–1.3250.

Jika GBP/USD berhasil memantul dari 1.3140 dan menghasilkan candle bullish kuat dengan konfirmasi (misalnya breakout minor ke 1.3200), maka entry long terbatas menuju 1.3250 bisa dipertimbangkan — namun dengan berhati-hati mengingat fundamental lemah.
 
Sebaliknya, jika support ~1.3140 gagal dipertahankan, maka entry sell dengan target ke 1.3050 –1.3100 lebih logis. Dalam jangka pendek masih ada bias bearish, namun akan membuka peluang short/sell terutama jika support krusial gagal. 

 

XAUUSD 

image.png

Trend : Bearish | Timeframe 30m

Investor Panik, Reli Harga Emas Sudah Berlebihan

Sebagian besar pandangan pelaku pasar emas menunjukkan bahwa pergerakan harga saat ini didorong oleh kepanikan investor terhadap ketidakpastian ekonomi global, pelemahan dolar AS, dan ekspektasi bahwa FED akan mulai memangkas suku bunga. Keyakinan tradisional ini mendukung emas sebagai aset safe-haven terus di buru. Akibatnya emas telah menembus level $4.000 per ons, suatu milestone yang menandakan lonjakan permintaan investasi dan pembelian oleh bank sentral. 

Namun, risikonya kini meningkat. Ada keyakinan bahwa reli harga emas ini sudah berada dalam kondisi “over-stretched” atau telah berlebihan. Kondisi yang demikian ini secara teknikal bisa menghadapi koreksi. Secara fundamental, bias tetap bullish jangka menengah, namun dalam perdagangan intraday saat ini penting untuk mewaspadai potensi koreksi teknikal karena kondisi pasar sudah cukup jenuh.

Secara teknis, terlihat bahwa XAU/USD sempat naik kuat tetapi kemudian mengalami konsolidasi. Emas akan menghadapi tantangan kuat di level resisten uatama $4.000 dan jika breakdown di bawah $3.900 bisa mempercepat penurunan lebih lanjut ke– US$3.920 dan resistance di US$4.000 – US$4.040 sebagai zona kunci.

Saran transaksi, jika harga turun ke area support $3.900 lalu menunjukkan pembalikan candlestick (seperti hammer, bullish engulfing) maka peluang buy on dip muncul dengan target $4.040 – 4.080. Sebaliknya, jika support di $3.900 ditembus, maka risiko penurunan ke $3.820–3.860 terbuka. Perlu sikap hati-hati mengingat kecenderungan bullish terjaga, namun dengan stop-loss yang ketat karena potensi koreksi cukup nyata. (Lukman Hqeem)

 

EUR/USD

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 30m

EUR Berkonsolidasi, Strategi Break Out Paling Memungkinkan

Latar belakang Euro agak berat, dimana kawasan zona euro menunjukkan proyeksi pertumbuhan global yang sedikit membaik, namun penggerak utama perdagangan hari ini adalah penguatan kembali dolar AS dan ekspektasi bahwa Fed belum akan sangat agresif menurunkan suku bunga. 

Sementara itu, prospek bagi euro terbatas oleh data ekonomi zona euro yang belum meyakinkan dan risiko bahwa ECB akan mempertahankan kebijakan ketatnya. Dengan demikian, dalam jangka pendek, EUR/USD cenderung berada dalam kondisi konsolidasi atau sedikit condong ke sisi USD.

Secara teknis, EUR/USD yang sempat berada di kisaran 1.1610–1.1630, jika level 1.1600 dipertahankan maka terdapat peluang naik ke 1.1650. Pola grafik menunjukkan bahwa saat ini pasangan ini sedang dalam fase koreksi setelah naik sebelumnya, sehingga bisa terbentuk pola konsolidasi (misalnya segitiga atau wedge).Level kunci: suort di 1.1580–1.1590, resistance di 1.1630–1.1650. Skenario breakout mana pun bisa memberi arah.

Saran transaksi, jika EUR/USD memantul dari support ~.1580 dan menunjukkan momentum bullish (candle bullish kuat diikuti kenaikan volume), maka bisa dipertimbangkan untuk melakukan aksi beli dengan target ke 1.1650 dan stop-loss di 1.1560. 

Namun, jika support 1.1580 ditembus, maka potensi penurunan selanjutnya adalah ke 1.1500 terbuka. Dalam kondisi ini melakukan aksi jual lebih tepat. Saya akan mengambil sikap netral-lean-bearish, lebih waspada terhadap breakout ke sisi bawah. (Lukman Hqeem)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.