English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Kebijakan BOJ Tertahan, USD/JPY Berpeluang Cetak Kenaikan Baru di Atas 152.60

Luqman Haqeem · 742.4K Views

USD/JPY

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 30m

Potensi Naik USD/JPY Terbuka, Waspadai Yield AS dan Kebijakan BOJ

Pasangan USD/JPY bergerak stabil di kisaran 151.70, mempertahankan momentum penguatan setelah sempat terkoreksi dari level tertinggi 152.60. Dari sisi fundamental, dolar AS tetap dominan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun bertahan di area tinggi sekitar 4.3%, mencerminkan ekspektasi bahwa Federal Reserve belum akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat. 

Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) masih menahan kebijakan ultra-longgar meski tekanan inflasi domestik meningkat. Ketimpangan kebijakan moneter ini terus memperlebar jarak suku bunga antara AS dan Jepang, menjadikan yen tetap rentan melemah. Investor juga masih berhati-hati terhadap potensi intervensi verbal dari otoritas Jepang apabila USD/JPY kembali mendekati area 152.50–153.00, yang historisnya menjadi zona sensitif.

Secara teknikal, harga bergerak di atas area retracement 0.618 Fibonacci (151.38), menandakan struktur tren jangka pendek masih bullish. Selama harga bertahan di atas 151.00, potensi penguatan lanjutan tetap terbuka menuju 151.90–152.20, dengan resistensi kunci di 152.60 sebagai batas psikologis utama. Pola konsolidasi sempit yang terbentuk di sekitar 151.60–151.80 menunjukkan adanya fase akumulasi menjelang pergerakan lanjutan.

Saran transaksi adalah melakukan aksi beli selama USD/JPY masih di atas 151.00. Beli di 151.50 – 151.70 dengan target ke 152.20 – 152.60 dengan stop loss di 151.00. Breakout kuat di atas 152.60 berpotensi membuka ruang menuju 153.20, sementara penurunan di bawah 151.00 akan mengubah bias menjadi netral–bearish secara intraday. (Lukman Hqeem)

 

XAUUSD 

image.png

Trend : Bearish | Timeframe 30m

XAU/USD Tertekan, Waspadai Rebound Teknis di Tengah Sentimen Dolar Kuat

Harga emas (XAU/USD) kembali mengalami tekanan pada sesi perdagangan 22 Oktober 2025, diperdagangkan di sekitar 4.078 setelah gagal bertahan di area kunci 4.110. Pelemahan ini terjadi seiring dengan penguatan dolar AS yang masih berlanjut, didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama di tengah inflasi yang tetap di atas target. Sentimen risk-off global turut menekan minat beli terhadap logam mulia, sementara imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun bertahan di level tinggi, memperlemah daya tarik emas sebagai aset non-yielding.

Secara teknikal, harga masih bergerak di bawah area retracement Fibonacci 0.382 (4.111) dan sempat menguji area 4.050–4.040, mendekati retracement 0.236 yang kini berfungsi sebagai support penting intraday. Struktur pasar menunjukkan dominasi seller, namun indikator RSI pada time frame 1 jam mulai memasuki zona oversold, menandakan peluang rebound teknis jangka pendek.

Saran transaksi, selama harga masih di bawah 4.110, bias tetap bearish-to-neutral. Lakukan aksi jual dengan target ke 4.040–4.000. Namun, jika muncul candle reversal kuat di sekitar support, peluang buy-on-dip bisa dimanfaatkan. Lakukan aksi beli dengan target 4.125–4.163 dan stop loss di bawah 4.040. Tekanan jual jangka pendek masih dominan, tetapi potensi pemulihan harga dapat terjadi jika momentum dolar AS mulai melemah dalam sesi New York malam ini. (Lukman Hqeem)

 

EUR/USD

image.png

Trend : Bearish | Timeframe 30m

EUR/USD: Tekanan Jual Berlanjut, Dolar Masih Dominan

Pasangan EUR/USD kembali bergerak melemah, dimana harga terakhir terlihat di sekitar 1.1595–1.1600, setelah gagal mempertahankan momentum penguatan di atas area 1.1635. Secara teknikal, harga kini bergerak di bawah garis tren naik jangka pendek yang sebelumnya menopang kenaikan sejak awal pekan. 

Zona 1.1613–1.1635 kini berubah fungsi menjadi area supply atau resistance intraday, sedangkan area 1.1585–1.1560 menjadi penopang utama yang menentukan arah selanjutnya. Jika tekanan jual terus berlanjut dan harga menembus 1.1560, potensi koreksi lanjutan dapat membawa EUR/USD menuju 1.1540 bahkan 1.1505.

Dari sisi fundamental, dolar AS masih mendapat dukungan dari kenaikan yield obligasi AS tenor 10 tahun yang bertahan di atas 4,3%, sementara data ekonomi zona euro menunjukkan tanda-tanda perlambatan, terutama dari sektor manufaktur Jerman dan PMI kawasan yang melemah. 

Kondisi ini membuat prospek pengetatan kebijakan oleh ECB semakin terbatas, berbeda dengan The Fed yang masih menahan suku bunga di level tinggi untuk mengendalikan inflasi. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan pelemahan harga minyak turut memperkuat permintaan terhadap dolar sebagai safe haven.

Saran transaksi, selama harga bergerak di bawah 1.1635, bias intraday tetap bearish. Lakukan aksi jual pada 1.1610–1.1620 dengan target ke 1.1570 – 1.1540 dan stop Loss di 1.1660. Skenario rebound (buy) hanya valid bila harga mampu menembus 1.1660 dengan volume kuat.(Lukman Hqeem)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.