

Market Analysis
Wall Street Ditutup Bevariasi, Musim Laporan Keuangan Topang Kinerja Indeks

NEW YORK, KOMPAS.com - Pasar saham Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan Wall Street ditutup dengan hasil bervariasi pada perdagangan yang berakhir Selasa sore waktu setempat (Rabu pagi WIB).
Indeks Dow Jones Industrial Average memecahkan rekor pada perdagangan Selasa, didorong oleh laporan pendapatan yang kuat dari Coca-Cola dan 3M.
Indeks Dow Jones yang berisi 30 saham tersebut naik 218,16 poin, atau 0,47 persen, dan ditutup pada level 46.924,74. Indeks ini sempat mencapai level 47.000.
Kemudian, indeks S&P 500 di pasar umum ditutup tepat di atas garis datar di 6.735,35.
Sementara indeks Nasdaq Composite yang sarat teknologi justru melemah, atau turun 0,16 persen menjadi 22.953,67.
Saham Coca-Cola dan 3M mendukung pergerakan Dow Jones setelah rilis terbaru mereka melampaui perkiraan Wall Street, dengan melonjak 4,1 persen dan 7,7 persen.
Sementara itu, saham General Motors melonjak 14,9 persen setelah menaikkan proyeksinya untuk setahun penuh dan melampaui estimasi.
Produsen mobil asal Detroit ini juga menurunkan estimasi dampak tarif Presiden Donald Trump untuk tahun ini, dengan menyatakan bahwa mereka memperkirakan akan mengimbangi sekitar 35 persen dari dampak tersebut.
Sementara itu, nama-nama lain seperti Zions Bancorp naik lebih dari 1 persen setelah bank regional tersebut melaporkan laba kuartal ketiga yang meningkat dibandingkan tahun lalu.
Hal ini terjadi meskipun terungkapnya beberapa kredit macet akhir pekan lalu yang memicu kejatuhan pasar yang lebih luas.
Namun, saham teknologi sedikit terpukul selama sesi Selasa, setelah Trump memicu ketidakpastian tentang pertemuannya yang diharapkan minggu depan dengan Presiden China Xi Jinping.
Saham teknologi seperti Alfabet dan Broadcom masing-masing turun sekitar 2 persen. Sedangkan, saham kecerdasan buatan Nvidia ditarik kembali hampir 1 persen.
Investor teknologi mengandalkan hubungan yang lebih bersahabat dengan China yang menurunkan tarif dan menjauhkan industri semikonduktor dari keributan.
Para investor memantau minggu krusial yang akan datang untuk laporan laba kuartal ketiga, yang meningkat dengan Netflixakan melaporkan kinerja setelah bel hari Selasa dan Tesla akan dirilis pada hari Rabu.
Awal musim laporan keuangan yang kuat sejauh ini tampaknya mendukung reli pasar secara keseluruhan, terutama di tengah data ekonomi yang tidak lengkap akibat penutupan pemerintah.
Data FactSet menunjukkan, lebih dari tiga perempat perusahaan S&P 500 yang telah merilis laporan keuangan sejauh ini telah melampaui ekspektasi.
Sentimen juga ditopang oleh antisipasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga seperempat poin persentase lagi pada rapat Federal Reserve akhir Oktober.
Data indeks harga konsumen yang akan dirilis Jumat diperkirakan akan memberikan petunjuk mengenai kondisi inflasi, yang dapat memengaruhi keputusan bank sentral selanjutnya.
