

Market Analysis
EUR/USD Konsolidasi Ditengah Tekanan Dolar AS

EUR/USD

Trend : Bearish | Timeframe 30m
EUR/USD – Konsolidasi di Tengah Tekanan Dolar AS
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1.1630, menandai fase konsolidasi setelah penurunan moderat pada sesi Asia. Dari sisi fundamental, tekanan terhadap euro masih bertahan akibat lemahnya data manufaktur Zona Euro dan pernyataan hawkish dari pejabat Federal Reserve yang memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama.
Investor cenderung mencari posisi aman pada dolar menjelang rilis data inflasi AS minggu ini, sehingga menahan potensi rebound euro lebih lanjut.
Secara teknikal, grafik H4 menunjukkan harga masih tertahan di bawah garis tren menurun sejak awal Oktober. Area 1.1660–1.1675 menjadi resistance terdekat, sementara support solid berada di 1.1600, diikuti zona 1.1570.
Indikator RSI mendekati level 50, mencerminkan momentum yang masih netral, namun MA-20 dan MA-50 masih berada dalam posisi bearish crossover.
Saran transaksi, selama harga tetap di bawah 1.1675, bias teknikal condong ke sisi bearish. Potensi short position dapat dipertimbangkan jika terjadi penolakan di area 1.1650–1.1670, dengan target 1.1600 dan lanjutan ke 1.1570, stop loss di atas 1.1700.
Sebaliknya, jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas 1.1680, peluang rebound intraday bisa terbuka menuju 1.1720–1.1740 dengan pengamanan di bawah 1.1640.
Bias utama: sideways-to-bearish dengan potensi koreksi terbatas.
XAUUSD

Trend : Bullish | Timeframe 30m
Perang Dagang Mendingin, Harga Emas Turun
Harga emas turun, tetapi masih mendekati rekor tertinggi yang dicapai dalam beberapa minggu terakhir. Para pelaku pasar mempertimbangkan meredanya perang dagang AS – Cina dan datangnya musim laporan keuangan emiten di Wall Street.
Disisi lain, Penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung terus memicu ketidakpastian, meskipun penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett menyatakan kebuntuan tersebut dapat diselesaikan minggu ini.
Investor juga memantau perkembangan perang dagang AS – Cina dimana Menteri Keuangan Scott Bessent dijadwalkan bertemu Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng di Malaysia minggu ini.
Investor sekarang menunggu laporan IHK September yang akan dirilis pada hari Jumat untuk informasi lebih lanjut, yang tertunda karena penutupan pemerintah.
Secara teknis, setelah harga mencapai 4.380, terjadi koreksi dimana kini harga bergerak di bawah garis tren naik dan sedang menguji level support di 4.300. Koreksi ini menunjukkan momentum kenaikan melemah, meski dalam struktur bullish korektif.
Saran transaksi adalah melakukan aksi jual dibawah 4320 dengan target ke 4270-4236 sengan stop loss di 4335. Skenario pilihan adalah melakukan aksi beli saat harga di area 4.270 – 4.236 dengan target ke 4.318 - 4.375 dan stop loss di bawah 4.200.
USD/JPY

Trend : Bullish | Timeframe 30M
USD/JPY: Momentum Penguatan Dolar Masih Terjaga, Waspadai Area 152.80
Pasangan USD/JPY kembali bergerak di zona tinggi, bertahan di kisaran 152.40–152.70 pada sesi Asia hingga Eropa sore ini. Dolar AS mendapatkan dukungan dari ekspektasi suku bunga yang tetap tinggi lebih lama, sementara yen masih tertekan akibat perbedaan yield yang lebar antara obligasi Jepang dan AS.
Data ekonomi AS yang solid memperkuat pandangan pasar bahwa The Fed tidak akan terburu-buru memangkas suku bunga, menjaga daya tarik USD terhadap mata uang safe haven seperti yen.
Secara teknikal, grafik intraday menunjukkan struktur uptrend kuat dengan harga yang terus bergerak di atas EMA-20 dan EMA-50, sementara indikator RSI masih berada di area netral-positif sekitar 63, menandakan potensi kelanjutan tren bullish selama tidak terjadi koreksi tajam di bawah area 152.10. Level tersebut menjadi support dinamis terdekat, sementara resistance kuat tetap berada di 152.90–153.00, area yang berpotensi memicu intervensi verbal dari otoritas Jepang.
Saran transaksi, selama harga bertahan di atas 152.10, bias intraday tetap bullish. Posisi buy on dip di area 152.25–152.35 dapat dipertimbangkan dengan target 152.85 hingga 153.00, dan stop loss ketat di bawah 152.00.
Namun, jika terjadi penolakan kuat di atas 153.00 disertai divergensi RSI, peluang short-term pullback ke 151.80 terbuka, terutama menjelang sesi New York malam ini.
Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

