English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Harga Emas Diprediksi Bakal Naik Pekan Ini, Simak Faktor Pendorongnya

Kompas · 702.5K Views

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga emas dunia diproyeksikan akan bangkit menguat setelah sempat terkoreksi akhir pekan lalu.

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pada pekan ini, harga emas pekan ini diproyeksikan akan kembali menguat ke kisaran 4.300-an dollar AS per troy ounce.

"Pada pekan depan, emas diprediksi akan kembali menguat dengan support 4.118 dollar AS AS per troy ounce dan resistance di 4.372 dollar AS per troy ounce," kata dia dalam keterangannya, Senin (20/10/2025)

Dalam jangka menengah, pada November 2025 harga emas juga akan menguat sampai ke level 4.437 dollar AS per troy ounce.

Ibrahim menjabarkan, terdapat beberapa faktor yang mendorong harga emas ke depannya. Salah satu faktornya adalah shutdown pemerintahan federal AS yang berlangsung hampir 3 pekan.

Kenaikan harga emas ke depan juga dipengaruhi sentimen perkembangan perang dagang antara AS dan China yang telah mendapatkan desakan berbagai pihak agar segera dapat diselesaikan.

Sedikit catatan, pada 1 November 2025 mendatang, AS akan secara resmi menerapkan kebijakan tarif 100 persen untuk China.

"Ini cukup menarik untuk pasar, seningga harga emas dunia terus melonjak tinggi," imbuh dia.

Kenaikan harga emas ke depan juga didorong oleh sentimen permintaan emas di antara bank sentral global. Hampir semua bank sentral global terus menyimpan cadangan devisa mereka dalam bentuk emas.

Sebagai informasi, harga emas dunia telah naik lebih dari 60 persen sepanjang 2025.

Harga emas spot pada Jumat (17/10/2025) ditutup di level 4.251,82 dolar Amerika Serikat (AS) per ons troy, turun tipis 1,72 persen dari rekor tertingginya sehari sebelumnya di 4.326,58 dolar AS per ons troy.