

Market Analysis
Harga Emas Hari Ini Senin, 13 Oktober di Pasar Spot Setelah Retorika Perang Dagang Trump Melunak

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas dunia di pasar spot pagi hari ini, Senin (13/10/2025) waktu Indonesia bergerak di zona hijau. Berdasarkan data Bloomberg, emas telah berada pada level US$4.131,93 per troy ounce.
Lonjakan harga emas juga diikuti oleh komoditas lain seperti Bitcoin yang pagi ini naik 0,3% menjadi US$115.369,55 hingga harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) yang menguat 1,3% menjadi US$59,65 per barel.
Sementara itu, harga emas spot pada pukul 6.32 WIB meski masih di zona hijau bertengger pada level US$4.045,58 alias mempersempit kenaikan menjadi 0,71%,
Sementara itu, saham berjangka AS pada awal perdagangan Asia mengalami penguatan setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan dapat menerima kesepakatan dengan China setelah akhir pekan lalu menggertak akan menaikkan tarif seluruh barang impor dari negeri Tirai Bambu itu sebesar 100%. Kontrak S&P 500 naik lebih dari 1%.
Akibatnya pasar saham global terpukul pada jam perdagangan AS pada hari Jumat . Trump juga menyebut akan melakukan kontrol ekspor atas perangkat lunak penting. Kebijakan ini disebut sebagai reaksi atas rencana China yang mengumumkan pembatasan ekspor tanah jarang.
Pada akhir pekan lalu, indeks acuan AS merosot 2,7%, penurunan terbesar dalam 6 bulan. Saham berjangka untuk Australia dan Hong Kong turun, sementara pasar Jepang tutup karena liburan.
Respons apa pun dalam perdagangan Asia mungkin akan diredam oleh sinyal akhir pekan dari Gedung Putih yang menyatakan bahwa mereka terbuka untuk mencapai kesepakatan. Mata uang yang sensitif terhadap risiko, termasuk dolar Australia, menguat tipis pada perdagangan awal Senin.
"Meskipun secara logis kita berasumsi bahwa ini adalah momen TACO lainnya, jelas sekarang ada risiko dan ketidakpastian perdagangan/tarif yang jauh lebih besar yang perlu diantisipasi pasar dibandingkan minggu lalu," kata Michael Brown, ahli strategi di Pepperstone Group. "Untuk saat ini, saya memperkirakan situasinya akan cenderung risk-on, tetapi dengan hati-hati."
Istilah TACO telah menjadi singkatan bagi para pedagang untuk "Trump selalu mundur," karena para investor berupaya melihat lebih jauh dari sekadar gertakan sang presiden.

