

Market Analysis
Emas Naik di Tengah Krisis Utang Global, Safe Haven Tetap Bersinar

XAUUSD
Trend : Bullish | Timeframe 30m
Reli Emas Tanda Ketidakpercayaan Pada Sistem Fiskal Moneter Global
Reli emas tahun ini menandakan naiknya ketidakpercayaan terhadap tatanan fiskal dan moneter global. Beban utang empat negara ekonomi utama yakni AS, Inggris, Prancis, dan Jepang—semuanya mencapai lebih dari 100% dari PDB masing-masing, sementara profil fiskal mereka masih memburuk. Hal yang terpenting adalah hampir tidak ada keinginan politik diantara mereka untuk melakukan konsolidasi fiskal.
Sementara itu, aset safe haven tradisional lainnya, seperti yen dan franc Swiss, mulai kehilangan daya tariknya. Emas biasanya naik ketika ekonomi sedang goyah atau pasar keuangan sedang kolaps. Reli logam mulia baru-baru ini terjadi meskipun pasar keuangan sedang sehat. Sesuatu yang seharusnya menjadi peringatan bagi para pembuat kebijakan.
Katalis yang kuat dapat terus mendukung harga emas, yang kini telah melampaui batas $4.000, mengabaikan penguatan dollar AS. Permintaan investor dan bank sentral tetap tangguh meskipun ada biaya tambahan untuk mengakumulasi emas lebih lanjut. Bank-bank sentral kembali membeli emas pada bulan Agustus setelah jeda singkat di bulan Juli.
Secara teknis, XAU/USD turun dari puncak 4,059 ke 3,958 dan saat ini di $3,970 bergerak di area retracement 0.618–0.786, menandakan fase koreksi minor dalam tren naik yang lebih besar.
Saran transaksi. Lakukan aksi beli di area 3,960 – 3,970 dengan target ke 4,000 (Fibo 0.786) dan 4,040 (area swing high sebelumnya) dengan stop loss: 3,940 (di bawah support 0.618). Skenario pilihan, jual XAU/USD jika harga gagal bertahan di atas 3,950. Posisi jual di 3,945 dengan target 3,895 – 3,860 dengan stop loss 3,970. (LH)
EUR/USD
Trend : Bearish | Timeframe 30m
Drama Politik Prancis, Beban Utama Euro
Euro tertahan di dekat level terendah dua bulan karena para pedagang bersiap menyambut perdana menteri keenam Prancis dalam waktu kurang dari dua tahun. Dalam perdagangan EUR/USD terakhir kali mencapai $1,15705, bertahan di dekat level terendah dua bulan yang dicapai pada hari Kamis dan diperkirakan akan turun 1,5% dalam seminggu, penurunan tertajam dalam 11 bulan karena gejolak politik di Prancis membebani Euro.
Presiden Emmanuel Macron sedang mencari perdana menteri baru, berharap pilihannya selanjutnya dapat mengarahkan anggaran melalui badan legislatif yang sedang dilanda krisis. Kelumpuhan politik telah mempersulit pengesahan anggaran yang sangat ketat, yang dituntut oleh investor yang semakin khawatir dengan defisit Prancis yang menganga. Di Prancis, gejolak setelah pengunduran diri Perdana Menteri Lecornu telah merusak sentimen EUR. Volatilitas tetap tinggi di seluruh pasar valas dimana para pedagang menyesuaikan posisi mereka, merespons perubahan ekspektasi bank sentral dan risiko politik.
Hal ini membuat dolar menguat, dengan indeks dollar (DXY), yang mengukur mata uang AS terhadap enam unit lainnya, berada di level 99,33, mendekati level tertinggi dalam dua bulan. Indeks ini berada di jalur untuk kenaikan 1,7%, lonjakan terbesarnya dalam setahun. Reli dolar baru-baru ini telah berlawanan dengan posisi pasar dan mendorong penutupan sebagian posisi short USD. Terdapat skeptisisme yang tinggi bahwa USD dapat menembus level 100, dengan cepat berbalik pada bulan Mei.
Berlanjutnya penutupan pemerintah AS dan minimnya atau bahkan tidak adanya data ekonomi yang dapat ditelusuri untuk mendapatkan petunjuk tentang arah yang kemungkinan akan diambil oleh Federal Reserve, memaksa pelaku pasar harus memantau komentar dari para pembuat kebijakan.
EUR/USD pada 1.1570 indikasi netral. Saran transaksi jual EUR/USD pada 1.1570 dengan target ke 1.1540 hingga ke 1.1510. Skenario alternatif adalah melakukan aksi beli pada 1.1580 dengan target ke 1.1610 hingga ke 1.1630.
USD/JPY
Trend : Bullish | Timeframe 30M
Prospek Pemangkasan Suku Bunga Jepang Buram, Yen Turun Sepekan
Yen stabil pada hari Jumat, namun siap mencatat kinerja penurunan 3,5% dalam seminggu tertajam sejak Oktober tahun lalu. Ini karena prospek kenaikan suku bunga jangka pendek semakin menipis. USDJPY menguat tipis 0,2% menjadi 152,7 per dolar AS.
Penurunan drastis dipicu oleh kekhawatiran bahwa Bank of Japan mungkin tidak akan menaikkan suku bunga lagi tahun ini setelah kemenangan mengejutkan Sanae Takaichi sebagai ketua partai berkuasa, memicu kekhawatiran bahwa otoritas Jepang perlu turun tangan untuk mendukung yen.
Menteri Keuangan Jepang Katsunobu Kato mengatakan pada hari Jumat bahwa pemerintah khawatir tentang volatilitas yang berlebihan di pasar valuta asing. Takaichi mengatakan pada hari Kamis bahwa ia tidak ingin memicu penurunan yen yang berlebihan.
Pasar berpandangan bahwa kepemimpinan Takaichi akan mempersulit BoJ menaikkan suku bunga secara politis. Takaichi, akan menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang, mengatakan bahwa BOJ bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan moneter tetapi setiap keputusan yang diambilnya harus selaras dengan tujuan pemerintah.
Keyakinan hanya sekitar 45% bahwa suku bunga dari BOJ akan naik pada pertemuan bulan Desember dan sepenuhnya yakin BoJ akan menaikkan sebesar 25 basis poin pada bulan Maret.
Saran transaksi USD/JPY pada 152.70 indikasi naik. Saran transaksi beli pada 152.70 atau lebih tinggi dengan target ke 153.00 hingga ke 153.20. Skenario alternatif adalah melakukan aksi jual pada 152.60 atau lebih rendah dengan target ke 152.30 hingga ke 152.10. (LH)
Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

