English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Bunga The Fed Bisa Turun Lagi, Rupiah Bertaji

Bloomberg Technoz · 55.7K Views

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini. Namun itu tidak lama, karena sejurus kemudian mata uang Ibu Pertiwi berhasil menyeberang ke jalur hijau.

Pada Kamis (9/10.2025), US$ 1 setara dengan Rp 16.571 kala pembukaan perdagangan pasar spot. Rupiah terdepresiasi 0,07% dibandingkan hari sebelumnya.

Namun rupiah tidak betah di zona merah. Pada pukul 09:07 WIB, rupiah berbalik menguat 0,06% ke Rp 16.550/US$.

Rupiah pun menyusul mayoritas mata uang utama Asia yang sudah terlebih dulu menguat. Yuan China memimpin dengan apresiasi 0,17%. Disusul oleh peso Filipina (0,15%), dolar Taiwan (0,1%), dan yen Jepang (0,08%).

Mata Uang Asia vs Dolar AS (Sumber: Bloomberg)

Rupiah dan mata uang utama Asia lainnya mampu memanfaatkan dolar AS yang sedang tertekan. Pagi ini, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) terpangkas 0,08% ke 98,756 pada pukul 09:12 WIB.