English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Tutup Kuartal Tiga, Wall Street Menguat Abaikan Ancaman Shutdown Pemerintahan AS

Kompas · 139.5K Views

NEW YORK, KOMPAS.com - Pasar saham Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan Wall Street menguat pada perdagangan yang berakhir Selasa sore waktu setempat (Rabu pagi WIB).

Wall Street ditutup lebih tinggi pada hari Selasa karena investor melupakan kekhawatiran akan potensi penutupan (shutdown) pemerintah AS dan mencatat bulan September yang kuat.

Indeks S&P 500 ditutup naik 0,41 persen pada level 6.688,46.

Sementara, indeks Nasdaq Composite naik 0,31 persen dan ditutup pada level 22.660,01.

Kemudian, indeks Dow Jones Industrial Average naik 81,82 poin, atau 0,18 persen, dan ditutup pada 46.397,89 atau jadi penutupan tertinggi baru.

Sebagian besar pasar saham menanggapi prospek shutdown pemerintah dengan tenang. Secara historis, penghentian pemerintah hanya berdampak kecil terhadap pasar, karena jarang berlangsung lebih dari dua minggu.

Namun, beberapa investor khawatir dampaknya terhadap ekonomi AS bisa sangat merugikan kali ini, jika pemerintahan Trump benar-benar melaksanakan ancaman pemecatan massal pegawai federal, atau jika berlangsung lebih lama dari yang diantisipasi.

Pada dasarnya, investor sudah waspada terhadap perlambatan pasar tenaga kerja, risiko stagflasi, dan valuasi saham yang tinggi.

Ketika pemerintah menghentikan operasinya, Departemen Tenaga Kerja menyatakan tidak akan merilis laporan penggajian nonpertanian bulan September sesuai jadwal pada hari Jumat.

Penutupan pemerintah juga dapat mendorong lembaga pemeringkat untuk mempertimbangkan kembali kekuatan kredit AS, yang diturunkan peringkatnya pada bulan Mei oleh Moody’s.

Sementara itu, laporan ketenagakerjaan merupakan salah satu dari beberapa rilis data penting mendatang yang akan memberikan informasi krusial tentang arah perekonomian menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve di bulan Oktober.

Tanda terbaru dari tekanan ekonomi muncul pada hari Selasa, ketika data kepercayaan konsumen bulan September menunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan.

Seiring dengan itu, saham perangkat lunak melemah pada Selasa, dengan Paychex mekemah lebih dari 1 persen setelah hasil kuartalannya dan Salesforce turun 3,3 persen. 

Saham Nvidia adalah titik terang selama sesi tersebut, bangkit dalam simpati Core Weave.

Pergerakan hari Selasa menambah penguatan bulanan indeks-indeks saham utama AS yang solid di bulan September