English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Mengenal Preference Shares dan Contoh Penerapannya di Pasar Saham

Beladdina Annisa · 40.1K Views

Buat Anda yang baru terjun ke dunia investasi, mungkin sudah sering mendengar istilah preference shares atau saham preferen, tapi belum sepenuhnya memahami apa bedanya dengan saham biasa. Padahal, jenis saham ini punya keistimewaan tersendiri yang bisa menarik minat investor dengan profil konservatif maupun moderat.

Apa Itu Preference Shares?

Preference shares atau saham preferen adalah jenis saham yang memberikan hak istimewa kepada pemiliknya dibandingkan pemegang saham biasa (ordinary shares). Pemegang saham preferen biasanya mendapat prioritas dalam dua hal penting: pembayaran dividen dan hak klaim atas aset perusahaan apabila perusahaan dilikuidasi.

Berbeda dengan ordinary shares yang umumnya memiliki hak suara penuh dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), preference shares sering kali tidak memberikan hak suara atau hanya terbatas. 

Jenis-Jenis Preference Shares

image.png

Ada beberapa jenis preference shares yang beredar di pasar saham, masing-masing dengan kelebihan dan karakteristik berbeda:

1. Cumulative Preference Shares

Jenis ini memungkinkan dividen yang tidak dibayarkan pada satu periode untuk diakumulasikan dan dibayarkan pada periode berikutnya sebelum dividen kepada pemegang saham biasa. Cocok untuk investor yang menginginkan kepastian pendapatan jangka panjang.

2. Non-Cumulative Preference Shares

Kebalikan dari cumulative, jika perusahaan tidak membagikan dividen pada periode tertentu, pemegang saham tidak bisa menuntut dividen di masa depan. Risiko lebih tinggi, tapi biasanya menawarkan dividen lebih besar saat dibayarkan.

3. Participating Preference Shares

Selain menerima dividen tetap, pemegang saham ini berhak mendapatkan tambahan dividen apabila perusahaan memperoleh laba yang melebihi target tertentu. Potensi return lebih besar dibanding jenis lain.

4. Convertible Preference Shares

Memberikan hak bagi pemegang saham untuk mengonversi saham preferen menjadi saham biasa pada waktu tertentu dan dengan rasio yang telah disepakati. Jenis ini menarik bagi investor yang ingin potensi kenaikan harga saham biasa.

5. Redeemable Preference Shares

Perusahaan memiliki hak untuk menebus kembali saham preferen pada waktu tertentu, biasanya pada harga yang telah disepakati. Ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola modal.

Bagaimana Cara Kerja Preference Shares?

Cara kerja preference shares mirip dengan saham biasa, tetapi dengan hak istimewa. Berikut proses sederhananya:

  1. Penerbitan Saham: Perusahaan menerbitkan preference shares saat membutuhkan dana tambahan.

  2. Pembelian oleh Investor: Investor membeli saham preferen melalui broker atau bursa saham.

  3. Pembayaran Dividen Tetap: Perusahaan membayar dividen sesuai jadwal dan jumlah yang disepakati. Dividen ini biasanya lebih pasti dibandingkan ordinary shares.

  4. Hak Klaim Aset: Jika perusahaan dilikuidasi, pemegang preference shares menerima pembayaran dari sisa aset sebelum pemegang saham biasa.

Model ini memberikan pendapatan yang lebih stabil dan perlindungan lebih baik dibandingkan pemegang saham biasa.

Keuntungan Preference Shares

image.png

Preference shares menawarkan beberapa keunggulan yang menarik:

1. Prioritas Saat Likuidasi

Jika perusahaan mengalami kebangkrutan atau dilikuidasi, pemegang saham preferen memiliki prioritas klaim atas aset perusahaan di atas pemegang saham biasa.

  • Posisi Lebih Aman: Investor saham preferen akan mendapatkan kembali modal mereka setelah semua utang perusahaan (termasuk obligasi) lunas, tetapi sebelum pemegang saham biasa menerima apa pun.

  • Risiko Lebih Rendah: Keunggulan ini membuat saham preferen memiliki risiko lebih rendah dibandingkan saham biasa dalam skenario terburuk.

2. Tidak Ada Hak Suara

Meskipun terdengar seperti kerugian, tidak adanya hak suara di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) justru bisa menjadi keuntungan bagi investor yang tidak ingin terlibat dalam urusan operasional perusahaan.

  • Fokus pada Dividen: Investor dapat fokus pada imbal hasil dari dividen tanpa harus pusing memikirkan voting atau keputusan perusahaan.

  • Pendekatan Pasif: Ini cocok untuk investor yang memiliki pendekatan pasif atau ingin berinvestasi tanpa harus terlibat langsung.

3. Potensi Kenaikan Harga

Meskipun tidak sebesar saham biasa, saham preferen juga memiliki potensi kenaikan harga, terutama jika kesehatan finansial perusahaan membaik.

  • Penggabungan Keuntungan: Saham preferen menawarkan kombinasi unik dari pendapatan tetap (seperti obligasi) dan potensi kenaikan harga (seperti saham), menjadikannya instrumen keuangan untuk investasi yang menarik.

Secara keseluruhan, saham preferen adalah pilihan yang baik bagi investor yang ingin menyeimbangkan portofolio mereka dengan aset yang menawarkan pendapatan stabil, prioritas pembayaran, dan tingkat risiko yang lebih rendah dibandingkan saham biasa.

Risiko Berinvestasi di Preference Shares

image.png

Di balik kelebihan, preference shares juga memiliki risiko yang harus dipertimbangkan:

  • Hak Suara Terbatas: Biasanya pemegang saham preferen tidak memiliki hak suara penuh dalam RUPS.

  • Dividen Bisa Tertunda: Untuk jenis non-cumulative, dividen bisa tidak dibayarkan jika perusahaan rugi.

  • Potensi Capital Gain Lebih Rendah: Harga saham preferen cenderung lebih stabil dan kurang fluktuatif dibandingkan saham biasa.

  • Risiko Pasar: Tetap terpengaruh kondisi pasar dan kinerja perusahaan.
    Investor perlu menyesuaikan dengan profil risiko sebelum memilih instrumen ini.

Contoh Penerapan Preference Shares di Pasar Saham

Di pasar saham global, banyak perusahaan besar menerbitkan preference shares sebagai alternatif pendanaan. Misalnya:

  • Perbankan Internasional: Bank besar seperti JPMorgan dan HSBC sering menerbitkan preference shares untuk memperkuat modal dan memberikan pendapatan tetap kepada investor.

  • Perusahaan Utilitas: Perusahaan listrik dan infrastruktur yang pendapatannya stabil juga kerap menerbitkan saham preferen untuk menarik investor konservatif.

  • Pasar Indonesia: Beberapa emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga pernah menerbitkan saham preferen, meskipun lebih jarang dibanding saham biasa. Saham preferen biasanya diterbitkan untuk proyek besar atau kebutuhan modal jangka panjang.

Dalam praktiknya, investor membeli saham preferen melalui broker yang terdaftar resmi di OJK dan BEI, sama seperti membeli saham biasa.

Tips Memilih Preference Shares untuk Investor Pemula

Berikut tips untuk memilih Preference Shares bisa Anda coba:

  1. Cek Legalitas dan OJK: Pastikan saham preferen diterbitkan oleh perusahaan yang terdaftar resmi.

  2. Pahami Jenisnya: Tentukan apakah Anda lebih nyaman dengan cumulative, convertible, atau jenis lainnya.

  3. Analisis Fundamental Perusahaan: Periksa kinerja keuangan dan prospek pertumbuhan.

  4. Bandingkan Dividen: Pilih saham preferen dengan tingkat dividen kompetitif sesuai profil risiko.

  5. Diversifikasi Portofolio: Jangan hanya mengandalkan saham preferen; seimbangkan dengan instrumen lain.

Preference shares atau saham preferen adalah instrumen investasi yang menggabungkan karakteristik saham dan obligasi. Dengan hak dividen tetap dan prioritas klaim aset, saham ini cocok bagi investor yang menginginkan pendapatan stabil dan risiko lebih rendah.

Contoh penerapannya di pasar saham, baik global maupun Indonesia, menunjukkan bahwa preference shares adalah salah satu pilihan efektif bagi perusahaan dalam mencari modal sekaligus memberi nilai tambah bagi investor.

Dengan memahami jenis, cara kerja, kelebihan, dan risikonya, Anda bisa menilai apakah preference shares sesuai dengan tujuan dan profil investasimu. Bagi pemula, pengetahuan ini adalah fondasi penting sebelum memutuskan menambahkannya ke dalam portofolio investasi jangka panjang.

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!