English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Bursa Saham Asia Siap Dibuka Positif Jelang Bunga Acuan The Fed

Bloomberg · 774.8K Views

Bloomberg, Bursa saham Asia bersiap dibuka dengan sentimen positif secara umum. Pasalnya, Wall Street mencatatkan rekor tertinggi baru menjelang pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan terjadi pekan ini.

Saham berjangka di Hong Kong dan Sydney menunjukkan kenaikan, didorong spekulasi bahwa pemangkasan suku bunga The Fed pada Rabu sudah diperhitungkan. Tokyo mungkin akan melemah karena pasar dibuka kembali setelah kemarin libur.

Indeks S&P 500 stabil karena lonjakan rekor US$14 triliun di pasar saham AS menuju titik balik. Pemangkasan suku bunga yang diharapkan akan mendominasi pekan ini yang akan membentuk kebijakan bagi setengah dari 10 mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia.

S&P 500 Ditutup di Atas 6.600 dalam Hitungan Mundur Menuju The Fed. (Bloomberg)

Spekulasi pelonggaran The Fed mengerek S&P 500 ke atas 6.600 pada Senin waktu setempat, sementara Nasdaq 100 mencatat kenaikan terpanjang sejak 2023. Lonjakan saham Tesla Inc menghapus penurunan tahun 2025 setelah Elon Musk membeli saham senilai US$1 miliar.

Sentimen pasar juga ditopang oleh kesepakatan kerangka kerja untuk mempertahankan operasional TikTok di AS. Donald Trump mengatakan akan berbicara dengan Xi Jinping pada Jumat.

Obligasi pemerintah AS meningkat, dengan imbal hasil obligasi dua tahun mendekati level terendah sejak September tahun lalu. Dolar AS melemah. Harga emas melesat ke rekor tertinggi baru.

Sementara itu, ketegangan perdagangan antara ekonomi terbesar di dunia berpotensi meningkat setelah China memutuskan bahwa Nvidia Corp melanggar undang-undang antimonopoli melalui kesepakatan besar pada tahun 2020. Pengumuman mengejutkan ini muncul saat pejabat kedua negara memasuki hari kedua negosiasi tarif di Madrid.

Tim pejabat AS dijadwalkan tiba di India pada Senin malam untuk membicarakan kesepakatan dagang, yang menandakan bahwa kedua negara semakin dekat untuk menyelesaikan perbedaan pandangan.

Apa kata para analis Bloomberg

"Para pedagang saham, yang fokus pada pemotongan suku bunga The Fed yang diantisipasi pekan ini, kemungkinan besar tidak akan terganggu kecuali laporan penjualan ritel pada Selasa menunjukkan penurunan tajam. Namun, prospek ini tetap perlu diperhatikan karena kekuatan konsumen telah lama menjadi pilar penting bagi baik ekonomi maupun pasar keuangan."

—Tatiana Darie, Analis Makro, Markets Live.

Beberapa pergerakan utama di pasar:

Saham

Hang Seng naik 0,2% pada pukul 07.27 waktu Tokyo
S&P/ASX 200 naik 0,5%
Nikkei 225 turun 0,2%
S&P 500 relatif stabil

Mata Uang

Euro relatif stabil di US$1,1765
Yen Jepang relatif stabil di 147,35 per dolar
Yuan offshore relatif stabil di 7,1185 per dolar

Kripto

Bitcoin sedikit berubah menjadi US$115.434,84
Ether naik 0,2% menjadi US$4.519,96

Obligasi

Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun turun tiga basis poin menjadi 4,04
Komoditas

Emas spot sedikit berubah
Minyak mentah West Texas Intermediate sedikit berubah