English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Fed Angkat Harga Emas ke Level Tertinggi Tahun Ini

Lukman Haqeem · 647.3K Views

XAUUSD 

image.png

Trend : Bearish | Timeframe 30M

Inflasi Dan Lapangan Kerja AS Beri Ruang Harga Emas Naik

Harga emas siap mencatatkan kenaikan mingguan keempat berturut-turut di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada hari Rabu nanti. Harga naik sebesar 1% dalam seminggu, ditopang ekspektasi penurunan suku bunga sebesar 25 bps dan potensi pelonggaran lebih lanjut pada akhir tahun.
 
Data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dan inflasi Agustus yang sesuai telah memberi ruang bagi para pembuat kebijakan untuk melonggarkan kebijakan, sementara dolar yang lebih lemah dan imbal hasil Treasury yang menurun semakin mendukung emas. Emas telah melonjak 39% tahun ini, melampaui ekuitas, dimana permintaan menguat oleh aksi pembelian bank sentral, ketidakpastian geopolitik, dan arus masuk ke ETF.

Saat ini XAU/USD berada di fase konsolidasi setelah rebound tajam. Level kunci yang harus diperhatikan adalah support 3.636 dan resistance 3.661. Breakout dari area tersebut akan menentukan arah intraday berikutnya. Mengacu pada pola kandil dan pergerakan terkini dimana harga di sekitar 3.646 – 3.648, setelah penurunan tajam dan menyentuh area 3.612, harga rebound signifikan menerobos ke level Fib 0.5 di 3.643 serta mendekati area Fib 0.786 di 3.661. Pola bullish recovery memang terbentuk di 3.627, namun menghadapi tekanan jual kembali di dekat resistance 3.656 – 3.661.

Saran transaksi adalah beli jika harga bertahan di atas 3.636 - 3.643, pada area 3.642 – 3.646. Target jangka pendek adalah di 3.656, 3.661 hingga 3.674. Stop loss di bawah 3.627. Skenario pilihan adalah jika harga gagal bertahan di atas 3.636, dengan melakukan aksi jual di bawah 3.635. Target jangka pendek adalah 3.627 hingga 3.612. Stop loss di atas 3.648. (LH)

 

EUR/USD

image.png

Trend : Bearish | Timeframe 30M

ECB Kewalahan, Euro Berpeluang Menguat Tajam Ke $1.12

Euro bisa menguat di atas $1,20, meski hal ini belum tentu menjadi masalah bagi Bank Sentral Eropa. Wakil Presiden ECB Luis de Guindos mengatakan level tersebut bisa jadi sulit. Namun, prospek pertumbuhan telah membaik sebagaimana dinyatakan ECB pada rapat hari Kamis. 

Dalam hal ini, batas toleransi untuk penguatan euro lebih lanjut kemungkinan akan lebih tinggi. Bisa jadi di akhir tahun, Euro menjadi $1,22 – lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya di $1,20. Alasannya, ada ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve yang lebih tajam dan erosi independensi The Fed. ECB akan kesulitan mengimbangi penguatan euro yang dipicu oleh melemahnya dolar. 

Euro diperdagangkan stagnan di $1,1737. Secara teknis, EUR/USD masih cenderung bearish selama harga tertahan di bawah 1.1755. Untuk intraday, peluang jual lebih dominan dengan fokus pada support 1.1719 – 1.1705.
Terjadi pemulihan setelah penurunan tajam di sekitar 1.1665, harga sempat menembus level Fib 0.618 di 1.1733 namun gagal bertahan di atasnya. 

Tekanan jual EUR/USD terlihat dari rejection di area 1.1745 – 1.1754 yang merupakan zona resistance kuat. Trendline turun utama belum ditembus dengan valid sehingga EUR/USD masih dalam bias bearish jangka pendek.  Lebih dengan terbentuk double top mini di sekitar area 1.1745 – 1.1750.

Saran transaksi adalah jual di area 1.1725 – 1.1733 dengan target pendek ke 1.1710, 1.1700 dan 1.1687 dan menguji target jauh di 1.1665. Stop loss di atas 1.1755. Skenario alternatif jika breakout terjadi adalah beli jika harga break & close di atas 1.1755. Target jangka pendek di 1.1779 hingga 1.1800. Stop loss di bawah 1.1715.(LH)

 

GBP/USD

image.png

Trend : Bearish | Timeframe 30M

PDB Inggris Stagnan, Poundsterling Terancam Turun Lagi

Poundsterling bertahan di dekat $1,35, sedikit berubah dari level minggu lalu, setelah data terbaru mengisyaratkan awal kuartal ketiga yang lemah. PDB Inggris dilaporkan stagnan di bulan Juli sesuai perkiraan, tetapi produksi industri secara tak terduga turun 0,9%, menunjukkan bahwa kenaikan pajak dan tarif membebani rumah tangga dan bisnis. 

Rilis ini muncul saat Menteri Keuangan Rachel Reeves bersiap mengumumkan kenaikan pajak lebih lanjut pada bulan November untuk menutup defisit anggaran baru senilai miliaran pound.

Bank of England akan memutuskan kebijakan moneter minggu depan, tanpa ada perubahan suku bunga yang diantisipasi setelah pemangkasannya di bulan Agustus. 

Perhatian pasar akan beralih ke pertemuan bank sentral pada 6 November, yang jatuh tepat sebelum laporan anggaran, dengan banyak pelaku pasar masih mengharapkan penurunan suku bunga lebih lanjut.

GBP/USD sedang berada di fase konsolidasi setelah rebound. Level kunci yang harus diperhatikan adalah 1.3529 (support) dan 1.3580 (resistance). Arah intraday berikutnya akan ditentukan dari breakout pada level tersebut. 

Saran transaksi jika harga bertahan di atas 1.3529, melakukan aksi beli di area 1.3530 – 1.3540. Target jangka pendek ada di 1.3552 dan 1.3580. Stop loss di bawah 1.3510. 

Skenario alternatif adalah melakukan aksi jual jika support 1.3529 ditembus. Entry sell di bawah 1.3525 dengan target jangka pendek di 1.3514 dan 1.3491. Stop loss di atas 1.3555. (LH)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.