English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Euro Menguat Tipis, Peluang Rebound EUR/USD Setelah Sentuh Level Oversold

Lukman Haqeem · 734.1K Views

EUR/USD

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 1H


Perekonomian Tumbuh Moderat, Euro Berusaha Rebound

Euro menguat 0,1% ke level $1,1651, setelah melemah 0,6% dalam perdagangan EUR/USD. Dolar melemah 0,1% ke level 98,30. Sebuah survei menunjukkan pada hari Rabu bahwa ekonomi zona euro terus berkembang sangat lambat pada bulan Agustus karena pertumbuhan sektor jasa yang lebih lemah mengimbangi peningkatan output manufaktur. 

Investor mencermati serangkaian data pasar tenaga kerja AS yang akan dirilis minggu ini, yang utamanya adalah laporan penggajian non-pertanian hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang arah penurunan suku bunga.

Secara teknis, EUR/USD terlihat dalam tren turun sejak awal September, dengan candlestick merah yang dominan. Saat ini muncul candlestick hijau dengan body cukup kuat,  mengindikasi adanya peluang rebound. Indikator Bollinger Bands melihat harga sempat menembus lower band dan kemudian memantul memberikan sinyal oversold dalam jangka pendek. 

Saat ini harga bergerak ke arah middle band (MA 20), yang menjadi resistance dinamis. Ada candlestick bullish rejection dari bawah yang mengindikasi potensi koreksi naik. 
Namun tren utama masih bearish selama harga di bawah 1.1700.

Saran transaksi adalah beli pada 1.1635 – 1.1650 dengan target 1.1680 – 1.1700 dan stop loss 1.1600. Skenario alternatif, jual EUR/USD jika harga naik ke area 1.1680 – 1.1700 dan gagal break up. Target profit adalah ke 1.1620 – 1.1600 dan stop loss di 1.1730. (LH)

 

XAUUSD 

image.png

Trend : Bullish | Timeframe 1H


Pecah Rekor, Harga Emas Mencapai Tertinggi Baru

Emas memperpanjang rekor tertingginya, naik mendekati $3.550 sebelum sedikit melemah karena para pedagang membukukan keuntungan. Kemenangan beruntun dalam enam sesi dan berpotensi tujuh sesi jika hari ini chandle stick bisa menghijau telah menambah 6% valuasi aset yang berkilau ini dan terjadi meskipun imbal hasil obligasi global melonjak, menyoroti betapa berat sebelahnya sentimen bullish ini.


Permintaan logam mulia terus meningkat seolah tak ada hari esok di tengah ketidakpastian makro yang terus berlanjut. Investor mendambakan perlindungan terhadap volatilitas mata uang, ekuitas, dan utang negara. Terutama bagian utang – imbal hasil obligasi menjadi perbincangan hangat pada hari Selasa.


Secara teknis, harga emas masih dalam tren naik sejak akhir Agustus. Saat ini harga berada di level tinggi, mendekati 3,540 USD. Harga yang bergerak di area upper band dalam indicator Bolliner Band mengindikasikan tren naik masih kuat. Namun, candlestick terakhir menunjukkan konsolidasi horizontal yang bisa memberikan indikasi pasar sedang menunggu momentum baru. Sementara pergerakan harga masih berada jauh di atas MA20 yang menunjukkan tren kuat, tetapi rawan koreksi jika ada tekanan jual.

Level support terdekat adalah di 3,520 yang jika ditembus bisa lanjut ke 3,480 – 3.440. Sementara resistance terdekat ada di 3,550 – 3,560 yang jika berhasil break di atas 3,560, harga emas bisa menuju 3,600. Pola candlestick kecil membentuk doji setelah rally sehingga membuka potensi terjadi reversal jangka pendek atau breakout lanjutan.

Saran transaksi adalah beli jika harga tembus di atas 3,550 – 3,560 dengan target ke 3,580 – 3,600. Stop loss di 3,520. Skenario pilihan, melakukan beli saat harga koreksi di di area support 3,500 – 3,520 dengan target ke 3,540 – 3,560 dan stop loss di 3,480. Pilihan ketiga adalah melakukan Sell Korektif dengan risiko tinggi, jika harga gagal menembus 3,550 dan muncul candlestick rejection maka melakukan aksi jual dengan target 3,500 – 3,480. Stop Loss di 3,560. (LH)

 

GBP/USD

image.png

Trend : Bearish | Timeframe 1H

Inggris Terancam Defisit Fiskal, Poundsterling Melemah

Poundsterling terus melemah, karena investor khawatir tentang kesehatan keuangan pemerintahan global. Para pialang menjual obligasi negara-negara Eropa dan AS sejak Selasa karena fokus kembali beralih ke meningkatnya tingkat utang di negara-negara ekonomi utama, yang memicu kembali kekhawatiran bahwa pemerintah di seluruh dunia kehilangan kendali atas defisit fiskal. Gilt Inggris tenor 30 tahun naik ke level tertinggi sejak 1998, yang juga membuat pound sterling rentan karena jatuh lebih dari 1%. Pasar kurang yakin bahwa pemerintah Inggris bersedia mengatasi secara efektif skala defisit anggaran dan kecepatan penumpukan utang.

Secara teknis, GBP/USD masih indikasikan penurunan yang kuat. Indikator Bollinger Band mengkonfirmasi hal tersebut, dimana harga berada di area bawah, sementara pola candlestick mengisyaratkan upaya rebound sehingga ada potensi koreksi teknis. Penurunan harga sebelumnya secara tajam, diikuti dengan fase konsolidasi sempit. Pola Candlestick menunjukkan rejection dari bawah dimana Kandil terakhir memiliki ekor panjang yang mengisyaratkan sinyal pembalikan jangka pendek.

Saran transaksi adalah melakukan aksi beli di area 1.3360 – 1.3380 dengan target ke 1.3420 – 1.3450. Untuk stop loss di 1.3320. Skenario alternatif adalah melakukan aksi jual jika harga gagal menembus 1.3420 dan muncul rejection. Target ke 1.3340 – 1.3300 dengan stop Loss di 1.3460. (LH).

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.