English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Data Ekonomi Inggris Memberikan Tekanan Pada GBP/USD

Lukman Haqeem · 682K Views

Data Ekonomi Inggris Memberikan Tekanan Pada GBPUSSD

GBP/USD

Trend : Bearish | Timeframe 1H

Data Ekonomi Inggris Memberikan Tekanan Pada GBP/USD

Poundsterling tertekan oleh data ekonomi Inggris yang melambat. Inflasi menunjukkan tren menurun lebih cepat, sehingga pasar mulai memperkirakan Bank of England (BoE) dapat menurunkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan. Hal ini membuat Sterling melemah terhadap Dolar AS. Greenback sendiri masih solid ditopang oleh ekspektasi suku bunga The Fed yang lebih lama di level tinggi karena inflasi AS tetap kuat. Investor cenderung memilih Dolar AS sebagai asset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Secara teknis, dengan berlatar belakang kondisi ekonomi makro saat ini, sentimen pasar condong bearish untuk pasangan GBP/USD, di mana USD lebih dominan dibanding GBP. Melihat grafik candlestick, terlihat bahwa Harga saat ini berada di 1.3454, setelah penurunan dari area resistance 1.3520 dengan potensi melanjutkan pelemahan menuju 1.3420 – 1.3400. 

Pola candle stick menunjukkan adanya tekanan jual yang masih dominan. Garis MA jangka pendek masih mengarah ke bawah, menandakan momentum bearish masih berlanjut.

Saran transaksi memanfaatkan momentum Bearish sebagai preferensi utama. Lakukan jual pada 1.3450 - 1.3460 dengan memasang target ke 1.3420 atau ke 1.3400. Stop Loss di 1.3500. Sementara scenario pilihan adalah melakukan aksi beli jika harga mampu menembus di atas 1.3520. Aksi beli dilakukan di 1.3525 dengan target profit di 1.3560 dan 1.3600. Stop Loss di 1.3440. (LH).

 

XAUUSD 

++

Trend : Bullish| Timeframe 1H

Fluktuasi Harga Emas Setelah Tertolak Level Resisten

Pergerakan harga emas masih berfluktuasi dalam kisaran pendek. Harga dipengaruhi oleh spekulasi kebijakan moneter The Fed. Inflasi AS yang masih berada di atas target membuat pasar ragu apakah Fed akan menunda pemangkasan suku bunga. Disisi lain, Dolar AS masih relatif kuat, tetapi pergerakan emas menunjukkan ada aliran dana masuk kembali ke aset safe haven seiring dengan gejolak geopolitik serta ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu, menjelang akhir Agustus, permintaan emas fisik di Asia mulai meningkat. Mengingat musim festival di India dan prospek permintaan di Cina yang tumbuh, sehingga menopang harga di level bawah.

Sentimen pasar saat ini masih bersifat netral ke bullish, dimana tekanan beli mulai terlihat pasca harga berhasil menembus level resistance.

Secara teknis, harga saat ini berada di 3,374, sedikit di atas level 0.618 (3,372). Breakout valid di atas level ini membuka peluang kenaikan menuju 3,388 – 3,409. Namun, apabila gagal bertahan, harga bisa kembali menguji 3,360. Dengan indikasi MA jangka pendek sudah berpotongan ke atas, menunjukkan potensi momentum bullish secara intraday. Sentimen saat ini lebih condong ke bullish, bila harga mampu bertahan di atas 3,372.

Saran transaksi memanfaatkan potensi bullish adalah melakukan aksi beli di area 3,370 – 3,375 dengan target 3,388 dan 3,409. Stop Loss di 3,355. Skenario pilihan jika harga berbalik karena gagal bertahan di atas 3,372 adalah jual pada 3,360 atau lebih rendah. Target jual ke 3,349 dan 3,335 dengan stop loss di 3,376. (LH)


EUR/USD

Trend : Bearish | Timeframe 1H

Sektor Manufaktur Eropa Melemah, EUR/USD Dalam Tekanan

Euro tertekan oleh data ekonomi Zona Euro yang cenderung melemah, khususnya sektor manufaktur dan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan. ECB kemungkinan lebih dovish dibandingkan Fed, sehingga menambah tekanan terhadap EUR. Disisi lain, Dolar AS justru menguat kembali dengan dukungan dari spekulasi kebijakan moneter The Fed. Inflasi AS yang bertahan tinggi membuat pasar memperkirakan suku bunga akan tetap lebih lama di level tinggi. Hal ini memberi kekuatan tambahan bagi USD.

Ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi global membuat investor lebih memilih aset aman berbasis Dolar AS. Bagi Euro saat ini, secara fundamental masih condong bearish. Mengacu pada pergerakan grafik, dimana harga berada di sekitar 1.1610, setelah penurunan tajam dari area 1.1700. Candle terakhir menunjukkan tekanan jual masih dominan, dengan rejection di area atas. 

Pergerakan EUR/USD dalam jangka pendek cenderung mengarah ke bawah dalam kisaran 1.1580 – 1.1700 dimana tren masih bearish. Potensi turun adalah mengarah ke area support terdekat di 1.1600 – 1.1580. Sementara kenaikan kembali akan mencoba untuk masuk di zona resistensi di 1.1660 – 1.1700. 

Saran transaksi adalah melakukan aksi jual pada 1.1620 atau lebih rendah dengan target ke 1.1600 – 1.1580. Stop loss di 1.1660. Sementara pilihan aksi lainnya adalah melakukan aksi beli jika harga mampu menembus 1.1660. Posisi beli dapat dilakukan pada 1.1665 dengan target ke 1.1700 hingga ke 1.1730 dan stop Loss di 1.1610. (LH).

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.