English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Isu Independensi The Fed Guncang Dolar, Poundsterling Mencuri Momentum

Lukman Haqeem · 593.3K Views

 

GBP/USD

image.png

Trend : Bearish | Timeframe : H1

Data PMI AS Akan Menentukan Arah Perdagangan

Risalah FOMC bulan Juli tampaknya telah menyelamatkan Greenback, menunjukkan bahwa hanya dua pembuat kebijakan yang mendukung penurunan suku bunga di bulan lalu. Namun, dukungan tersebut mungkin bersifat sementara bagi Dolar AS karena rapat kebijakan tersebut diadakan sebelum publikasi data ketenagakerjaan dan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Juli, dan, sejak rilis tersebut, pasar hampir sepenuhnya menerima dua penurunan suku bunga oleh The Fed tahun ini.

Oleh karena itu, fokus pasar beralih ke data aktivitas bisnis AS awal untuk bulan Agustus, yang akan dirilis hari ini, untuk mengukur kesehatan ekonomi, yang dapat berdampak signifikan terhadap perkiraan pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed. 

Dolar AS sebelumnya mengalami aksi jual tajam karena kekhawatiran atas independensi The Fed muncul kembali setelah Presiden AS Donald Trump meminta Gubernur Fed Lisa Cook untuk mengundurkan diri. Kekhawatiran atas independensi The Fed memicu penurunan nilai tukar dolar AS dimana pada akhirnya dapat membantu Sterling bangkit dari level terendah tiga minggu. Ke depannya, data awal PMI AS kemungkinan akan menentukan arah pasar dolar AS menjelang pidato Powell di Jackson Hole pada hari Jumat.

Saran transaksi adalah jual GBP/USD pada 1.3400 atau lebih rendah dengan target ke 1.3370 hingga ke 1.3350. Skenario alternatif adalah beli GBP/USD pada 1.3410 dengan target ke 1.3440 hingga ke 1.3460. (LH)

 

XAUUSD 

image.png

Trend : Bearish | Timeframe : H1

Harga Emas Memperpanjang Penurunan, Menanti Hasil Jackson Hole

Emas memperpanjang penurunannya ke sekitar $3.330 per ons, bertahan dalam kisaran ketat setelah para pedagang menghindari pergerakan besar menjelang pidato Ketua Fed Powell di Jackson Hole, yang mungkin memberikan sinyal tentang prospek kebijakan AS. Investor memperkirakan peluang 75% untuk penurunan 25 bps pada September.

Sebelumnya, para pejabat Fed memberikan sedikit indikasi dukungan untuk penurunan suku bunga bulan depan. Ini membuat pasar berfokus pada pidato Powell sebagai panduan di tengah tanda-tanda pasar tenaga kerja yang mendingin, sementara inflasi tetap di atas target dan rentan terhadap tekanan terkait tarif.

Di sisi geopolitik, harapan akan potensi kesepakatan damai Rusia-Ukraina meredup, karena laporan mengatakan Rusia melancarkan serangan pesawat nirawak dan rudal terbesarnya ke Ukraina dalam lebih dari sebulan, dan Moskow menuduh Kyiv menolak prospek "penyelesaian yang langgeng dan adil." 

Diyakini bahwa Ketua The Fed Powell akan menolak spekulasi pemotongan suku bunga yang agresif, setelah mempertahankan sikap hati-hati terhadap kebijakan, dalam menghadapi potensi dampak tarif Trump terhadap inflasi. Aksi ambil untung emas tidak dapat dikesampingkan setelah pasar melakukan reposisi menjelang penampilan Powell ini.

Saran transaksi jual emas dibawah $3.330 dengan target ke $3.310 hingga ke $3.300. Skenario alternatif adalah belie mas pada 3.340 dengan target ke 3.360 hingga ke 3.370. 

 

EUR/USD

image.png

Trend : Bearish | Timeframe : H1

Sikap Hawkish The Fed Bisa Mendorong Euro Lebih Rendah

Dolar AS cenderung kuat karena ekspektasi pasar terhadap sikap hawkish The Fed yang mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu lebih lama. Euro sendiri mencapai level terendah sejak 6 Agustus dan terakhir di $1,1583 dalam perdagangan EUR/USD. Mata uang tunggal ini diuntungkan sepanjang tahun 2025 dari penurunan dolar, turun 0,8% dalam seminggu. Untuk tahun ini, nilainya masih naik 12%.

Euro sendiri harus tertekan oleh prospek pertumbuhan ekonomi zona euro yang masih lemah serta tekanan inflasi yang mereda. Secara umum, sentimen pasar saat ini lebih mendukung penguatan USD, sehingga EUR/USD cenderung dalam bias bearish.

Secara teknis, EUR/USD yang saat ini bergerak di area 1.1598, di dekat level support 1.1580. Tekanan turun terlihat dari terbentuknya lower-high dan lower-low yang konsisten. Disisi lain, resistance terdekat berada di 1.1680, sedangkan target rebound jangka pendek ada di sekitar 1.1625. Pada pola candlestick menunjukkan adanya potensi rebound teknikal jika support 1.1580 bertahan.

Saran transaksi adalah melakukan Buy on Dip. Entry pada level 1.1585 – 1.1590 dengan target ke 1.1625. Sementara stop Loss dapat ditempatkan pada 1.1560. Skenario alternatif adalah melakukan aksi jual pada 1.1665 – 1.1680 dengan target ke 1.1600 dan stop loss pada 1.1700

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

 

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.