English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Dolar Melemah Menanti Jackson Hole, Euro Bisa Naik 

Lukman Haqeem · 591.7K Views

Dolar Melemah Menanti  Jackson Hole, Euro Bisa Naik

EUR/USD

Trend : Bullish | Timeframe : H1

Dolar Melemah Menanti Jackson Hole, Euro Bisa Naik 

Dolar AS melemah karena investor menunggu isyarat kebijakan dari simposium Jackson Hole Federal Reserve sambil mencermati kekhawatiran baru atas independensi bank sentral setelah kritik Presiden Donald Trump. EUR/USD stagnan di $1,1652.

Pasar menilai peluang penurunan suku bunga oleh FED bulan depan sedikit mereda menjadi 82%, memberikan dukungan ringan terhadap dolar karena fokus tetap pada apakah Powell akan melawan ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada bulan September ketika ia berbicara pada hari Jumat. Kemungkinan akan ada reaksi yang lebih besar jika Powell mengindikasikan The Fed dapat mempertahankan suku bunga tetap stabil, daripada jika ia condong ke arah penurunan.

Trump meminta Gubernur The Fed Lisa Cook mengundurkan diri atas dasar tuduhan yang dilontarkan oleh salah satu sekutu politiknya telah membangkitkan kembali kekhawatiran investor atas upayanya untuk mendapatkan pengaruh atas bank sentral. Trump juga telah berulang kali mengkritik Powell karena terlalu lambat dalam memangkas suku bunga, dan telah menyerukan pengunduran dirinya sambil mengakui bahwa status unik The Fed mencegahnya memecat anggota dewan direksi karena perselisihan kebijakan moneter.

Saran transaksi EUR/USD pada 1.1650 indikasi naik. Saran transaksi 1.1650 dengan target ke 1.1680 hingga ke 1.1700. Alternatif scenario adalah jual pada 1.1640 dengan target ke 1.1610 hingga ke 1.1590. 

 

XAUUSD 

Trend : Bearish | Timeframe : H1

Independensi Fed Dipertanyakan, Harga Emas Menguat Kembali

Harga emas naik kembali, didukung oleh melemahnya dolar AS yang terkorkesi dari level tertinggi satu minggu di tengah meningkatnya kekhawatiran atas independensi Fed. Presiden Donald Trump meminta Gubernur Fed Lisa Cook untuk mengundurkan diri atas dugaan penipuan hipotek. 

Hasil risalah rapat Fed bulan Juli mengungkapkan bahwa para eksekutif FED tetap berhati-hati terhadap inflasi dan pasar tenaga kerja. Sebagian besar menganggap pemotongan suku bunga akan terlalu dini. Ini membuat ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada bulan September menurun, probabilitas turun 82%, dari 94% di minggu yang lalu.

Pelaku pasar menunggu data ekonomi klaim pengangguran, PMI, dan penjualan rumah yang sudah ada. Namun, fokus utama tetap pada pidato Ketua Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole karena pasar mencermati tanda-tanda perubahan kebijakan, terutama setelah pernyataan tahun lalu menandakan dimulainya siklus penurunan suku bunga

Perdagangan masih berkonsolidasi  antara 3320 – 3355. Pola Double Bottom dalam gerak mini reversal mengisyaratkan sinyal reversal ke atas. Saran transaksi di 3.340 adalah beli dengan target profit ke 3.350, 3.355. Jika mampu menguat diatas 3.360, akumulasi beli dapat dilakukan dengan target ke 3.375 hingga ke 3.385. Skenario alternatif adalah melakukan aksi jual di 3.330 dengan target ke 3.310 hingga ke 3.300. Menembus level support kuat, aksi jual lanjutan dapat dilakukan dengan target ke 3.290-3.280. (LH)


GBP/USD

 

Trend : Bullish| Timeframe : H1

Suku Bunga Riil Turun, Poundsterling Terdampak Negatif

Penurunan tajam suku bunga riil Inggris yang disesuaikan dengan inflasi selama setahun terakhir berdampak negatif bagi poundsterling. 

Imbal hasil riil yang lebih rendah mengurangi daya tarik relatif aset-aset Inggris, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara seperti AS, di mana suku bunga riil tetap positif." Hal ini dapat memicu arus keluar modal dan membebani poundsterling, terutama terhadap mata uang dengan imbal hasil riil yang lebih tinggi, ujarnya. Inggris menghadapi risiko stagflasi yang meningkat mengingat inflasi yang terus berlanjut dan prospek pertumbuhan yang lemah. 

Fleksibilitas kebijakan Bank of England (BoE) terbatas dan memperdalam kerentanan poundsterling. Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris 10-tahun naik 3 basis poin menjadi 4,707%, menurut data Tradeweb. 

Poundsterling diperdagangkan di $1,3470 indikasikan kenaikan kembali. Saran transaksi GBP/USD pada 1,3470 indikasi naik adalah beli. Target ke 1,3500 hingga ke 1,3520. Skenario alternatif adalah jual dibawah 1,3460 dengan target ke 1,3430 hingga ke 1,3410. (LH)

 

Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!

DISCLAIMER ON

Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.

KEBIJAKAN PRIVASI

PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.

PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN

Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.