English
Bahasa Indonesia
English
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Rupiah Lesu di Awal Perdagangan Hari Ini, tapi Tak Sendiri

Bloomberg Technoz · 54.8K Views

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada awal perdagangan hari ini. Rupiah senasib dengan mata uang Asia lainnya yang tidak mampu menaklukkan keperkasaan dolar AS.

Pada Rabu (20/9/2025), US$ 1 setara dengan Rp 16.297 kala pembukaan pasar spot. Mata uang Ibu Pertiwi melemah 0,32% dibandingkan hari sebelumnya.

Seiring perjalanan pasar, depresiasi rupiah agak melandai. Pada pukul 09:03 WIB, pelemahan rupiah menjadi 0,26%.

Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang utama Asia juga berkubang di zona merah. Won Korea Selatan menjadi mata uang terlemah dengan depresiasi 0,52%. Disusul oleh peso Filipina (-0,4%), dolar Taiwan (-0,29%), baht Thailand (-0,28%), dan rupiah.

Hanya yen Jepang yang mampu menguat. Mata uang Negeri Matahari Terbit berhasil terapresiasi 0,1%.

Riset Mega Capital Sekuritas menyebut bahwa perhatian investor akan tertuju ke Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Siang nanti, Gubernur Perry Warjiyo dan kolega akan mengumumkan hasil RDG, termasuk suku bunga acuan BI Rate.

“Perhatian investor domestik akan tertuju pada keputusan suku bunga BI Rate hari ini dengan proyeksi kami bertahan di 5.25%,” sebut riset itu.

Mega Capital memperkirakan rupiah masih akan tertekan sepanjang perdagangan hari ini. Target ada di rentang Rp 16,250-16.350/US$.