

Market Analysis
Euro Rebound Setelah Dua Hari Turun, Sentimen Fed Jadi Penentu

EUR/USD
Trend : Bullish | Timeframe : H1
Euro Bangkit, Dibayangi Sikap Hati-hati ECB
EUR/USD mencatat penurunan dua hari berturut-turut sebelum akhirnya naik kembali disekitar 1,1700 dan mendekati level tertinggi dua minggu. Rebound kuat pasangan ini terjadi sebagai respons terhadap penurunan tajam Greenback karena investor menilai data IHK bulan Juli dan kemungkinan dua kali penurunan suku bunga oleh The Fed.
Pasangan EUR/USD kemungkinan akan tetap melakukan konsolidasi saat ini, kecuali The Fed mengejutkan semua orang dengan perubahan rencana yang tiba-tiba atau ketegangan perdagangan mereda secara signifikan. Sementara itu, dinamika seputar Greenback akan terus menentukan arah pergerakan harga.
Resistance berada di level 1,1788, 1,1830 dan 1,1909, tepat di atas level psikologis 1,2000. Sebaliknya, support dimulai pada level terendah Agustus di 1,1391, didukung oleh SMA 100 dan sebelum mencapai level terendah mingguan di 1,1210.
Sinyal momentum masih beragam, indek RSI naik hampir ke 55, membuka peluang untuk dorongan kenaikan tambahan dalam jangka pendek. Namun, ADX di sekitar 15 masih menunjukkan tren perlu diperkuat.
Saran transaksi adalah beli diatas 1.1700 dengan target ke 1.1730 hingga 1.1750. Skenario alternatif adalah jual dibawah 1.1690 dengan target ke 1.1660 hingga ke 1.1640.
XAUUSD
Trend : Bearish | Timeframe : H1
Aksi Tunggu dan Lihat Investor, Membuat Harga Emas Tertahan
Harga emas bertahan di kisaran $3.350 per ons karena investor mempertimbangkan prospek suku bunga Fed menyusul data IHK AS terbaru. Inflasi utama di bulan Juli dilaporkan mencapai 2,7%, di bawah perkiraan 2,8%, sementara inflasi inti naik menjadi 3,1% dari 2,9%. Data ini meredakan kekhawatiran atas inflasi yang didorong oleh tarif, memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga sebesar 25 bps pada bulan September dan meningkatkan daya tarik emas batangan. Selanjutnya, perhatian pasar kini beralih ke rilis data mendatang, termasuk PPI, klaim pengangguran mingguan, dan angka penjualan ritel.
Harga emas menemukan support di $3.340 dengan upaya kenaikan terbatas saat ini. Bergerak tanpa bias yang jelas karena investor memilih untuk melakukan aksi tunggu dan lihat. XAU/USD telah mencapai target break-in wedge. Sayangnya, indikator teknikal ini menyisakan ruang untuk depresiasi lebih lanjut.
Koreksi harga emas dari area $3.400 tertahan di area support kuat $3.335 - $3.345 bertepatan dengan retracement Fibonacci 50% dari reli awal Agustus. Sentimen pasar yang lebih hati-hati mencegah jatuh lebih jauh. XAU/USD mengonfirmasi pergeseran tren setelah menembus dasar wedge di $3.390, dengan mencapai target wedge di $3.345. Emas kemudian berkonsolidasi, menunggu pemicu fundamental lain untuk menentukan arah jangka pendek Dolar AS.
Secara teknis harga masih menunjukkan potensi penurunan, dimana konfirmasi turun terbuka di bawah level $3.335 dengan target $3.315-$3.305, hingga $3.282. Sebaliknya, rebound akan berusaha menjangkau resistensi terdekat di level $3.380, di depan area $3.400-$3.410. Di atas sini, pandangan bearish akan dibatalkan dimana target kenaikan selanjutnya di $3.440.
GBP/USD
Trend : Bullish | Timeframe : H1
Poundsterling Menguat DItopang Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga FED
GBP/USD menguat setelah rilis data pasar tenaga kerja Inggris yang beragam dan angka inflasi AS terbaru. Ditengah melambatnya pertumbuhan lapangan kerja Inggris yang diimbangi oleh kenaikan upah yang kuat. Pelemahan Dolar AS membantu mempertahankan dukungan, dimana diyakini bahwa Fed akan melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter di bulan September.
Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan bahwa Penghasilan Rata-rata diluar Bonus naik 5,0% YoY, sesuai perkiraan, sementara Penghasilan Rata-rata Termasuk Bonus melambat 4,6% dari 5,0%, ekspektasi 4,7%. Perubahan Jumlah Klaim 4turun sebesar 6.200 pada bulan Juli, menentang perkiraan kenaikan sebesar 20.800 dan menyusul kenaikan sebelumnya sebesar 15.500. Tingkat jumlah klaim tetap stabil di angka 4,4%. Pertumbuhan lapangan kerja naik 239.000 dalam 3 bulan hingga Juni dibandingkan dengan 134.000 sebelumnya. Namun, Tingkat Pengangguran ILO tetap di 4,7%, tertinggi sejak pertengahan 2021, menunjukkan kelesuan pasar tenaga kerja meskipun terjadi pertumbuhan upah.
BoE memangkas Suku Bunga 25 bps menjadi 4,00%. Sebaliknya, FED mempertahankan suku bunga, tetapi pasar semakin yakin bahwa pelonggaran kebijakan moneter akan dilanjutkan pada bulan September. Divergensi kebijakan ini jadi pendorong naiknya GBP/USD.
Saran transaksi, GBP/USD pada 1.3550 indikasi naik. Beli pada 1.3550, target 1.3580 hingga ke 1.3600. Alternatif adalah jual di 1.3540 atau lebih rendah dengan target 1.3510 - 1.3490. (LH)
Mulailah trading sekarang di Dupoin #One-Stop Trading Platform! Download aplikasinya untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia trading dan investasi. Dan jangan lupa untuk selalu membagikan konten ini ke sesama trader lainnya. Semoga bermanfaat!
DISCLAIMER ON
Perdagangan Derivatif melibatkan risiko yang signifikan dan dapat mengakibatkan hilangnya modal yang Anda transaksikan. Anda dianjurkan untuk membaca dan mempelajari dengan seksama legalitas perusahaan, produk dan aturan perdagangan sebelum memutuskan untuk memasukkan uang Anda ke dalam investasi. Bertanggung jawab dan akuntabel dalam perdagangan Anda.
KEBIJAKAN PRIVASI
PT. Dupoin Futures Indonesia memerlukan informasi pribadi bagi mereka yang mendaftar pada website Dupoin untuk keperluan internal. PT. Dupoin Futures Indonesia dan karyawan wajib menjaga kerahasiaan informasi klien dan dilarang untuk dibagikan kepada pihak ketiga. Namun jika diwajibkan oleh undang-undang PT. Dupoin Futures Indonesia dapat memberikan informasi tersebut kepada otoritas publik.
PERINGATAN RISIKO PADA PERDAGANGAN
Transaksi melalui margin merupakan produk yang menggunakan mekanisme leverage, memiliki resiko yang tinggi dan tidak dapat dipungkiri cocok untuk semua investor. TIDAK ADA JAMINAN KEUNTUNGAN atas investasi Anda dan karena itu berhati-hatilah terhadap mereka yang memberikan jaminan keuntungan dalam perdagangan. Anda disarankan untuk tidak menggunakan dana tersebut jika tidak siap menderita kerugian. Sebelum memutuskan untuk trading, pastikan Anda memahami risiko yang terjadi dan juga mempertimbangkan pengalaman Anda.

