English
English
繁體中文
Tiếng Việt
ภาษาไทย
日本語
한국어
Bahasa Indonesia
Español
Português
Русский язык
اللغة العربية
zu-ZA
Sign In
Sign Up
0
Market AnalysisMarket Analysis

Market Analysis

Harga Emas Naik Minggu Ini, Simak Ramalan Buat Pekan Depan

Bloomberg Technoz · 482K Views

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat pada perdagangan kemarin. Sepanjang pekan, harga sang logam mulia pun ‘terbang’.

Pada Jumat (1/8/2025), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 3.362,5/troy ons. Melonjak 2,25% dari hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 24 Juli atau lebih dari sepekan terakhir.

Sepanjang minggu ini, harga emas membukukan kenaikan 0,75% secara point-to-point.

Perkembangan terbaru di Amerika Serikat (AS) menjadi katalis kenaikan harga emas. Dini hari tadi waktu Indonesia, US Bureau of Labor Statistics melaporkan penciptaan lapangan kerja non-pertanian (non-farm payroll) di Negeri Paman Sam pada Juli adalah 73.000. Jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan sebanyak 110.000.

Data tersebut menggambarkan bahwa pasar tenaga kerja di AS mengalami tekanan. Oleh karena itu, kebutuhan akan stimulus (termasuk di sisi moneter) jadi mendesakPasar kini memperkirakan bank sentral Federal Reserve bakal menurunkan suku bunga acuan dalam rapat bulan depan. Probabilitas Federal Funds Rate turun 25 basis poin (bps) menjadi 4-4,25% pada rapat September mencapai 80,3%, mengutip CME FedWatch.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi lebih menguntungkan saat suku bunga turun.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana prediksi harga emas untuk pekan depan? Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?

Secara teknikal dengan perspektif mingguan (weekly time frame), emas nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 63. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Akan tetapi, indikator Stochastic RSI ada di 21. Menghuni area jual (short) yang kuat, bahkan hampir jenuh (oversold).

Pekan depan, ada kemungkinan harga emas akan mundur teratur. Waspadai risiko koreksi, meski mungkin tidak terlalu dalam.

Target support terdekat ada di US$ 3.349/troy ons yang menjadi Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka ada kemungkinan harga emas akan menguji support lanjutan di US$ 3.342/troy ons yang merupakan MA-10.

Ada pula risiko harga emas bisa tertekan ke rentang US$ 3.279-2.546/troy ons sebagai target paling pesimistis.

Kemudian, cermati pivot point di US$ 3.367/troy ons. Sebab penembusan di titik ini bisa mengantar harga emas mengetes resisten US$ 3.388-3.411/troy ons.

Target paling optimistis atau resisten terjauh adalah US$ 3.523/troy ons.